Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2 – Episode 3 Part 1 sudah saya buat di sini yaaaa…

Park Joon Ki berkata pada Kang Kwo Joo, “kami akan kembali ke markas. Do Kang Woo benar-benar gila, dia menerobos dan tanpa berunding dengan kami.” Di sisi lain, Yeom masih memperhatikan dari jendela.

“kerja bagus. Kalian bisa kembali.” Polisi pun pergi. Yeom Gi Tae menutup tirai jendelanya. Namun ia membuka tirai itu kembali saat mendengar suara anak-anak. Saat melongok ke bawah, banyak anak-anak di bawah apartemen. Matanya seperti haus saat melihat anak kecil perempuan.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Ia kemudian membuka laci. Nampak ia memasukkan barang-barang di dalam tasnya.

***

Ayah Hee Joo duduk dan berbicara pada Detektif Yang. Yeom Gi Tae sebenarnya tidak menuntut namun Ayah Hee Joo harus meminta maaf. Ayah Hee Joo justru menangis dan berteriak karena dia tidak mau minta maaf pada orang yang sudah berbuat buruk pada keluarganya.

Kwon Joo yang memantau dari luar mengatakan pada Detektif Park, “Ayah Hee Joo nampaknya mengidap kecemasan dan gangguan kelekatan reaktif. Hee Joo berniat memfinah Yeom Gi Tae.”

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Do Kang Woo-lah yang merespon, “Kenapa Hee Joo berpikir kebohongan itu bisa dipercaya?”

“Kurasa aku paham alasan korban pelecehan seksual dijuluki “penyintas” mereka hanya bisa melanjutkan hidup jika bisa memendam kepedihan itu dengan cara apapun. Tapi kenapa aku gelisah meski kasus ini sudah beres?”

Sementara itu Dok Ki melaporkan via telpon bahwa Kang Min Soo sudah keluar dari taksi dan dia kehilangan jejaknya. Nampaknya Kang Min Soo kabur sebagai penumpang gelap di pelabuhan. Kang Woo pun melaporkan hal itu pada Kwon Joo.

***

Ji Wook, adik Hee Joo pulang sendirian dari sekolah saat hujan. Saat ia bermain-main dengan jam tangannya. Terlihat seseorang mendekatinya.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

***

Hee Joo dan Ibunya datang ke kantor polisi untuk menemui ayah Hee Joo.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2 Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2 Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

“Minta maaflah pada ayahmu.” Hee Joo masih nampak kesal saat ibunya berkata demikian.

“Yeobo, jangan memarahi Hee Joo. Hee Joo tidak bersalah. Semuanya adalah salahku.”

“Baguslah ayah sadar. Ayah merusak segalanya.”

“Kenapa kamu tidak sopan pada Ayahmu?”

“Apa? Semua gagal karena ayah ikut campur. Jika menyerahkan ini kepada polisi. Dia pasti kembali ke penjara. Atau ayah bisa membunuhnya di penjara.” Hee Joo terus memarahi ayahnya. Hingga dipukuli oleh Ibunya. Dia bahkan mengatakan pada Ibunya jangan sok menderita, karena dialah yang paling menderita. Hee Joo bahkan berkata dia lebih baik mati pada saat itu daripada hidup seperti ini.

Ayah Hee Joo meminta mereka pulang. Ibu Hee Joo menelpon Ji Wook dan ternyata ponselnya tidak bisa dihubungi.

Sementara itu Kang Kwon Joo mendengarkan percakapan yang menurutnya mencurigakan. Saat mencari sumber suara, ternyata dari percakapan dua orang wanita yang menemani Yeom Gi Tae di apartemennya.

“Apa maksud kalian berdua?”

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

“Tentang apa? Kami akan bersaksi sebagai saksi mata untuk kasus itu.”

“Bukan. Mengenai kotoran di kaus kaki kalian.”

“Aku bilang seharusnya kami membantu membersihkan rumah Gi Tae. Aku memakai kaus kaki pagi ini, tapi sudah kotor.”

(kenapa ada banyak debu di rumah pengidap rinitis? Dia menahan napas saat didekati polisi wanita. Jangan-jangan….) kemudian ada agen Park Eun Soo yang melapor lewat radio.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

“Ada kemungkinan kasus Yeom Gi Tae paling parah di antara pelaku pencabulan karena dia pedofil. Pelaku mengiming-imingi anak-anak dengan lagu atau gim. Jadi, orangtua terlambat mengetahui pencabukannya dan pelaku sulit ditangkap. Biasanya mereka berlaku dengan normal. Saat tertarik pada anak-anak. Mereka menampakkan sikap obsesi yang janggal dan sadisme pada anak-anak. Di negara lain, ada pelaku yang membunuh dan mengawetkan anak kecil. YGT mencurigakan karena dia memotong semua kuku Hee Joo.YGT membantah, tapi karena orangtua Hee Joo, mereka tidak pernah memotong kuku Hee Joo sependek itu. ada juga rekaman suaranya yang dibuat-buat seperti anak kecil. Kami belum sepenuhnya yakin dia pedofil karena ini, tapi ini bisa digunakan untuk bukti tidak langsung di negara lain.

(Suara dibuat-buat seperti anak kecil? Mungkinlah. Kang Kwon Joo teringat suara “Aku akan bermain dengan Hee Joo kecil.” Hee Joo kecil?)

Kwon Joo langsung panik dan berbicara pada Do Kang Woo.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

“Yeom Gi Tae tidak kena rinitis. Dia menahan napas karena benci pada wanita dewasa.”

“Apa?” Kang Woo mengingat saat Yeom Gi Tae menolak untuk disentuh seorang perawat yang akan merawat luka di leher karena pisau Ayah Hee Joo. “Tidak heran dia menjaga jarak dari wanita.”

“Ada satu hal lagi. Saat menutup pintu. Dia berkata “aku akan bermain dengan Hee Joo kecil”dengan suara anak kecil. Aku yakin Yeom Gi Tae merencanakan sesuatu. Hee Joo kecil. Siapa maksudnya?”

“Ji Wook. Dia pasti marah karena dipenjara akibat Hee Joo. Mungkin dia berniat balas dendam saat dibebaskan. Tapi Hee Joo sudah remaja, dia sudah tidak tertarik lagi. Kini dia berpaling pada Ji Wook. Jika dia merencanakan ini sejak dipenjara, mungkin ulahnya ke Ji Wook lebih keji daripada Hee Joo.”

Langsung Kwon Joo memerintahkan Agen Park untuk melacak ponsel Hwang Ji Wook dan gelang kaki dari Yeom Gi Tae. Informasi yang didapatkan adalah USIM Ji Wook dicabut dan gelang Yeom Gi Tae ada di rumahnya.

Kang Woo langsung menelpon Dok Ki yang ada dipelabuhan. Dia bertanya apa ada broker yang bisa memotong gelang kaki? Dok Ki mengatakan bahwa ada hal itu namun jasanya sangat mahal atau bisa diet agar gelang itu bisa dilepas. Kang Woo da Kwon Joo pun mulai bergegas.

Kwon Joo menghubungi Ibu Hee Joo yang masih di kantor polisi. Ibu Hee Joo mengatakan bahwa seharusnya Ji Wook berada di tempat penitipan anak. Ibu Ji Wook bahkan mengatakan perilaku Ji Wook yang menggambarkan teman rahasia di buku gambarnya. Ji Wook menyamar menjadi badut.

Do Kang Woo yang diberitahu informasi demikian makin yakin karena di laci Yeom Gi Tae ada alat peniup balon dan hidung merah badut.

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2 Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Hee Joo kemudian memperlihatkan gambarnya, “Yeom Gi Tae menculik Ji Wook? Dia menggambar jari badutnya seperti ular. Aku tahu seperti apa rasanya. Setiap saat saat tidur dan makan, rasanya seperti ada ular yang menjalari tubuhku. Aku tahu bagaimana rasanya.”Hee Joo pun menangis. “Rasanya seperti ada ular yang merayap di tubuhku.”

“Hee Joo, aku janji untuk menolongnya.”

Akhirnya kode zero dinyalakan kembali.

(Yeom Gi Tae datang ke toko. Sepatunya nampak berlumpur. Bagaimana jika dia menyusuri TKP sebelum datang ke toko ikan Hee Joo?).

“Kamu bilang Hee Joo dicabuli di dekat laut?”

Agen Park menjawab, “Ya. di rumah kosong dekat laut.”

“Periksa semua CCTV didekat situ.”

Tim Golden Time sudah berada di lapangan, mereka melacak lokasi di dekat laut.

***

Seorang badut mendorong gerobak. Ada anak kecil yang senang melihat badut. Sang badut berkata, “Nanti aku kan bermain denganmu.”

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Semua Tim di dekat laut mendapatkan hasil nihil. Yeom Gi Tae/badut sama sekali tidak ditemukan. Akhirnya badut itu ditemukan lewat CCTV dan ia memasuki pusat sashimi. Semua Tim lapangan menuju lokasi yang dimaksud.

Di dalam ruangan miserius. Sang badut membuka kotak. “ji Wook.”

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Kemudian Ji Wook terbangun, “Aku ada di mana?”

Sinopsis Drama Korea Voice 2 Episode 3 Part 2

Sang badut melepaskan rambut dan hidung merahnya, “Kita akan bermain permainan yang asyik. Permainannya, tentang dirimu yang beranjak dewasa.”

Ji Wook pun ketakutan, “Aku tidak mau main. Nanti Ibuku khawatir. Aku ingin pulang.”

“Kenapa? kamu ingin bernasib seperti Noonamu? Noonamu cantik sekali, selain itu kami pernah saling jatuh cinta. Lalu dia beranjak dewasa dan kami berpisah. Kini kamu menggantikannya. Jika bukan karena bocah yang nakal itu. aku pasti menjadi guru yang baik.” Yeom Gi Tae mulai melepaskan kancingnya. “Seorang guru yang baik. Mari kita bermain.”

Kemudian Ji Wook berteriak.

Berlanjut ke part 3 yaaa.. klik di sini

yang punya facebook bisa like fanpage besoksore.com di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!