Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 7 Part 3

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 7 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Sunny masuk kem kamarnya yang sangat mewah.

“Sama seperti yang dikatakan oleh Ayah. Ini adalah sebuah keajaiban. Aigooo… Oh Sunny kamu luar biasa. Waw daebak, ini yang tidak bisa dipercaya. Ruangan ini memesona.

Sunny mengeluarkan barang dari kopernya. Ada juga figura foto yang ia sedang kissue dengan Kaisar.

Juga sepasang bebek dari ayah yang pernah bilang begini. “Aku membayar banyak uang untuk membeli ini dari keluarga dengan lima putra. Taruh ini di atas kepala tempat tidur seperti ini. dengan ini, kamu akan segera dikaruniai bayi.” *saling berhadapan .

Sunny ngomong sendirian. “Aigoooo… ayah, mengapa kamu memberi ini? dasar ayah. Dia tidak pernah malu.” Sunny pun meletakkan bebeknya.

***

Kaisar kemudian datang. “Kamu menyukai kamarnya?”

“Yang Mulia. Kapan kamu tiba di sini?”

“Kenapa wajahmu merah sekali? Apakah kamu sakit?” Lee Hyuk pun memegang jidat Sunny.

Langsung salah tingkah. “Aku baik-baik saja. terlalu panas di sini. btw, sudah lama sejak terakhir aku melihatmu,Yang Mulia. Saya mengerti bahwa kamu sibuk, tapi kamu tidak datang saat pemberian hadiah sendiri.”

“Aku tidak punya pilihan karena aku banyak urusan sebelum pernikahan. Untuk menebusnya, aku menyiapkan sesuatu.”

Jari dijentikkan. Dayang membawakan sesuatu. Sebuah perhiasan biru seperti yang ditemukan pada mayat saat episode yang pertama.

“Kalung safir ini diwariskan hanya kepada Ratu Korea. seorang kaisar sebelumnya secara khusus menugaskan sebuah toko perhiasan Prancis. Ini adalah salah satu dari jenisnya.”

“Ini terlihat sangat mewah. Saya akan buta jika memakainya.” *karena terlalu berkilauan.

“Ratu Korea layak menerimanya.” Lee Hyuk pun memakaikannya pada Sunny. “Terima kasih sudah menikah denganku, Oh Sunny.”

“Aku yang menerima lebih. Anda terus memberiku banyak hal. Aku merasa sangat buruk. Agak memalukan untuk memberimu sekarang, tapi…tunggu sebentar.”

Sunny mengambilkan sesuatu.

“Ini hadiah dari saya.”

Kaisar menerimanya dan itu adalah sebuah gelang biru. “Ini gelang.”

“Aku membuatnya sendiri. gelang pasangan batu azure.” Sunny memakaikannya di tangan Lee Hyuk. “Lihat….” Sunny mengangkat lengan bajunya dan menunjukkan gelang yang sama. “Gelang pasangan. Mereka bilang batu biru membuat cinta tumbuh. Yang Mulia, sebenarnya… “

Sunny pun mendekat selangkah.

“Aku sudah menjadi fansmu sejak SMA.”

“Apa?”

“Anda adalah alasanku menjadi aktris musikal, dan aku menulis ratusan surat. Sehingga aku bisa datang ke tempat makan siang waktu itu. aku tahu bahwa aku tidak cukup baik dan bahwa aku lebih menyukaimu. Tapi aku akan bekerja keras menjadi seseorang yang cocok untuk jadi istrimu. Aku akan memastikan kamu lebih menyukaiku. Tunggu dan lihat.” Sunny pun bersemangat.

Dan lagi-lagi melompat ke pelukan Lee Hyuk.

“Aku akan menunggu. Sunny Sshi.”

Dan tatapan itu lagi.

***

Woo Bin sudah ada di istana. Ia akan masuk dengan kartunya ke suatu ruangan namun ia urungkan karena ada pertugas lain yang lewat.

***

Reporter melaporkan dari istana.

Kami berada di depan Istana Ehwa, tempat Kaisar dan Oh Sunny akan melangsungkan pernikahan. 121 tamu undangan sedang masuk sekarang. keluarga kekaisaran mengawatakan bahwa pernikahan akan sangat sederhana dan memberi contoh kepada orang-orang.

Perwakilah dari seluruh dunia mengirim ucapan selamat kepada Kaisar Dinasti Korea. upacara pernikahan abad ini, disiarkan langsung di seluruh dunia akan diadakan di Istana Ehwa.

***

Kedua pengantin didandani dan sudah siap.

Sunny keluar dengan pakaian pengantinnya. Namun, saat Sunny tersenyum. Wajah Sunny nampak seperti mendiang Permaisuri dahulu.

Lee Hyuk jadi bengong dan memanggi “Permaisuri”. Namun, Lee Hyuk pun lekas sadar.

“Kamu terlihat cantik. Oh Sunny Sshi.”

“Anda terlihat lebih gagah.”

Kaisar memakaikan sepatu pada Oh Sunny. Namun bayang-bayang mendiang istrinya masih menghantui.

Tak lama, para pengawal pun datang.

“Kaisar dan Permaisuri, kami akan mengawal anda dari sini.” Ucap pimpinannya. Di sisi lain ada Pil Joo yang sedang diam mengamati. Dalam romobongan pengawalan juga ada Woo Bin.

Ada bayangan saat Pil Joo memotong sesuatu di mimbar. “Ini akan menjadi pernikahan yang sangat menarik.”

***

Nenek pun bahagia. “Akhirnya saatnya telah tiba.”

“Nenek, pernikahan kekaisaran macam apa ini? kita tidak mengundang bangsawan asing, tidak ada pertunjukkan khusus, dan tidak ada kereta emas juga.” Ucap Putri.

“Kita membawa setiap kuda hitam dan kuda putih dan memberi kau pernikahan terbesar bagi seluruh dunia untuk dilihat, dan kamu bercerai dua kali. ini salahmu. Aku sakit perut setiap kali melihat kereta emas.”

“Sejujurnya, ibu membuatnya dengan cepat dan mudah karena keluarga pengantin wanita menyedihkan bukan? Ibu adalah putri keluarga Chaebol. Bagaimana Ibu menyetujui menantu perempuan seperti itu?”

Ibu Suri menjawab. “Yang Mulia ingin menikahinya. Karena Permaisuri adalah orang biasa, pernikahan kecil yang sederhana sepertinya juga bagus.”

“Yang Mulai jelas bukan orang biasa. Kamu akan lihat.” Ucap Nenek.

“Nenek Suri, Apakah Yang Mulia Kaisar menikahi pengantinnya hari ini?” Ucap Ari.

“Yaa itu benar.”

“Semua koran memuji Permaisuri. Mereka mengatakan meskipun dia miskin, dia memiliki martabat, dan meskipun dia rendah hati… dia percaya diri. Mereka mengatakan di usianya dipenuhi dengan kecantikan yang murni dan menonjol jika dibandingkan dengan yang lain.” settt daaahhh cilik-cilik omongannya. “Seperti Ibuku.”

Wkwkwkwk… langsung besar kepala kan Putrinya.

“Ari kamu salah tentang satu hal. Yang satu ini (Putri) jelas tidak alami.” Ucap Nenek.

Putri jadi marah. “Song Ari sudah kubilang jangan mengatakan hal bodoh. Cepat pergi ke pesta pernikahan. Pengasuhhh di mana kamu…..” Putri teriak dan membawa putrinya pergi.

***

Tiba-tiba Nona Hong datang, “Yang Mulia, Nona Min Yu Ra ada di sini untuk menemuimu.”

“Yaa masuklah.” Ucap nenek.

Ibu Suri yang melihat Yu Ra langsung berubah mimiknya.

“Min Yu Ra. Apa yang kamu lakukan di sini?” UcapIbu Suri. “Apakah kamu tidak tahu ini hari apa?”

“Sudah lama tidak menyapa.” Ucap Yu Ra. “Saya adalah Asisten kepala keluarga kekaisaran yang baru bertanggung jawab atas kaisar dan permaisuri.”

“Asisten kepala? Kau? Kata siapa?”

“Aku menunjuknya.” Ucap nenek. “Kamu harus menaruh hormat pada Nona Min. Kaisar sudah menyutujui. Tidak ada alasan lagi.”

“Kaisar dan Permaisuri akan tiba sebentar lagi di upacara.” Ucap Yu Ra.

“Baiklah. Kita harus pergi.”

“Yu Ra…. bagaimana dia bisaaaa…” Ucap Ibu Suri yang kesal.

Lanjut ke episode 8 yak. klik di sini. kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *