Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 37 Part 3

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 37 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Sunny memberikan lukisan nenek di hadapan Ibu Suri.

“Bukankah itu adalah Pulau Chungeum? Kenapa kamu…”

“Aku ingin mengembalikannya kepada pemiliknya yang sah.”

“Apa maksudmu?”

“Dari kabar yang kudengar, hanya ini yang ibu warisi dari nenek. Bukankah begitu?”

“Permasuri, apa kamu tertidur ketika pengacara membacakan surat wasiat? Kita mendengar wasiatnya bersama-sama. di mana kamu mendengar rumor konyol itu? kamu begitu senang mendapatkan lukisan ini waktu itu.”

“Ibu mengatakan itu rumor yang konyol, tapi itu pasti cukup mengganggu. Itu sebabnya aku berencana untuk memeriksanya karena rumor tidak mungkin muncul begitu saja. aku akan membawa lukisan ini bersamaku. Tapi, aku akan mencari tahu kepada siapa lukisan ini diberikan. Ahhh kesepakatan apa yang Ibu buat dengan Seo Kang Hee?”

“Apa maksudmu aku membuat kesepakatan dengan Seo Kang Hee?”

“Biarkan aku menjelaskannya. Ari adalah putriku sekarang. jangan coba memanfaatkannya.”

“Kenapa kamu mengatakan hal-hal yang tidak aku mengerti? Apa kamu datang sepagi ini untuk bertengkar denganku?”

“Apa Ibu mencoba memanfaatkan Putri Ari untuk menjadi Putri Mahkota? Dia baru berusia 8 tahun. sebagai ibunya, aku akan melindunginya. Kaisar sudah menjadi bonekamu. Itu sudah lebih dari cukup.”

Sunny pun pergi.

Mak Lampir bersumpah serapah. “Dasar tidak tahu diri. Beraninya dia bicara kasar kepadaku? Bagaimana dia tahu tentang warisan itu? dia pasti tidak tahu, dia akan mati karena itu!!! Choi Timjang….. beritahu kepala Chun untuk datang sekarang!!!”

***

Sunny mendapatkan telpon dari ayahnya. “Ya, appa. Ada apa?”

“Si brengsek itu ada di sini.” wkwkwkw ada Hyuk di depan Hel Ro dan Ayah.

“Sepertinya aku sudah mengganggu keluarga Permaisuri. Pemanasnya juga tidak berfungsi.” Ucap Hyuk di depan ayah dan Hel Ro.

Hel Ro mengambil pel. “Aku sudah membersihkan tempat ini. kenapa masih kotor?”

Hel Ro mencoba mengusir. Tapi Hyuk melompat-lompat riang dan duduk di sofa. “Ini sofa kami. Jangan duduk di situ.”

Hyuk berdiri dan akan duduk di lantai. Baru jongkok… ayah berkata. “Stop!!! Jangan duduk di sana. Itu lantai kami. Semua yang ada di sini adalah milik kami. Jangan lakukan apa pun di sini. jangan bernapas karena udaranya juga milik kami.” Wkwkwkwkw. “Apa kamu menganggapku main-main? Keluar dari rumahku. Brengsek!!!”

“Aku tidak mau. Ketika menantu berkunjung, biasanya mereka akan memasak ayam untuknya. Dan kalian punya banyak ayam di restoran kalian. Sungguh PELIT!!! Ayah, tolong buatkan aku ayam gorengmu.”

“Kamu bercanda. Jangan main-main. Keluar dari rumahku sekarang juga!!!”

“Tolong berikan aku segelas air saja.”

“Bagaimana kamu bisa begitu berani?”

Hel Ro menuangkan air di gelas. Hyuk disiram. “Ini airmu. Kamu sudah sadar sekarang? maka pergilah.”

Hyuk malah tertawa. “Adik iparku seperti kakaknya. Aku suka betapa semangatnya dirimu. Begini saja, sebagai kakak iparmu, haruskah aku memberikanmu uang jajan?” Hyuk mengeluarkan uang.

“Luar biasa. Adik ipar? Kakak ipar? Apa yang coba kamu lakukan sekarang? kamu mencoba membunuhnya sebelumnya. apa yang kamu rencanakan sekarang? seluruh dunia sedang gempar karena kamu membunuh istrimu. Apa yang kamu lakukan? Kenapa jauh-jauh datang ke sini? kamu pasti bukan manusia.”

“Tentu saja. dia adalah anjing. Lihatlah dia seperti anjing. Semuanya sudah berakhir. Keluar dari rumahku. Baik… akan aku tunjukkan bagaimana kegilaan keluarga Oh.

Hyuk diserang. Ehhh malah masuk dan mengunci kamar di kamar Oh Sunny.Hyuk asyik melihat-lihat. Ia juga melihat foto Sunny dengan Ibunya.

Hyuk menemukan buku harian Sunny. Ada semua tentang dirinya. Betapa Sunny dulunya pernah sangat menyukai Lee Hyuk dengan bodohnya.

Hyuk memandang foto Sunny. “Oh Sunny. Kamu dulu selalu tersenyum kepadaku saat pertama kali bertemu denganku.”

“Buka pintunya sekarang. apa yang kamu lakukan di sana. Keluar sekarang…” Ucap Sunny dari luar.

Hyuk malah mengantongi foto sunny.

“Kenapa si brengsek itu ada di kamarmu?aku akan merobohkannya.” Ucap ayah.

Kunci pun ketemu. Tapi Hyuk sudah membuka pintunya sendiri.

“Permaisuri. Melihatmu di sini terasa berbeda.”

“Kenapa kamu datang ke sini tanpa bicara denganku lebih dahulu? Apa yang kamu lakukan di sana?”

“Aku tidak melakukan apa-apa. Aku hanya duduk karena kakiku sakit. Aku ketiduran.”

“kamu tertidur? Bagaimana kamu bisa tertidur sedangkan kami berteriak dan mengetuk pintunya. Dia benar-benar membodohi kita sekarang.” Ucap Ayah.

Sunny menarik Hyuk. “Ayo kita kembali ke istana sekarang.”

“Tunggu duli… tetap saja. sulit bagimu untuk ke sini. kamu harus makan sebelum pergi.” Ucap ayah pada Sunny.

“Aku harus makan?” Tanya Sunny. Ehhh Hyuk senyum.

***

Sunny makan di meja makan bersama keluarganya. Hyuk duduk di pojokkan.

“Aku membuat kimchi segar kemarin. Kamu harus mencobanya. Rasanya enak.” Pokoknya sunny makan.

Hyuk di pojokan berkata. “Beri aku juga. Jangan terlalu pelit dengan makanan. Kalian sangat tidak berperasaan.”

Ada kerang yang terbuka. Ayah melemarkannya.kerang itu jatuh di depan Hyuk. Hyuk memungutnya. Ia menjilatinya.

Edan…. bersambung ke episode 38. klik di sini kelanjutannya.

Komentar Dulu Bok…

Buat saya episode kali ini sangat tidak masuk akal. Okelahhh kemarin cukup menggemparkan dengan plot twistnya.

Tapi apa berikutnya?

Mentah!!!! Ternyata eksekusinya nggak gerak cepat sama sekali. Kita lihat??? Ada polisi melakukan investigasi gitu? Nggak ada kan?

Saya sebagai mimin kece merasa “anu banget” ketika ada adegan sambungan episode satu ehhh tapi GINI DOANG WAHAI PENULIS NASKAH.

Tydak… tydak bole gitu. Sayatu tydak boleh jahara sama penulisnya. Tydak boleh ngatain walaupun pengen berkata kasar.

Kata kasar begini aja; KASAR….KASAAARR… KASAAAARRRR!!!!

Hyuk yang katanya jadi terdakwa kelas negara malah main-main, ke rumah sakit sendirian. Dan terus?? Ke rumah mertuanya ngemis perhatian kayak orang kurang waras.

bikin adegan yang begini apa maksudnya coba? kalau buat ngulur waktu. itu nggak banget.

Masih ingat karakter Sunny yang bego di awal? Sekarang begonya pindah ke Hyuk ‘kan? Hyuk malah lebih bodoh. Dia rela diperlakukan layaknya pengemis menjijikan. Itu lho, kerang kosong aja dia jihat. Apa penulisnya nggak terlalu ekstrim membuat karakter yang tadinya jahara menjadi karakter super bego? terus. gimana pun juga, Hyuk itu Kaisar!!!!

kok dibuat gitu?

Saya melihat kek Suneo yang dibully abis-abisan sama Giant. Mungkinkah saatnya pakai alat doraemon????

DORAAAAA KAMU DI MANAAAAA!!!! Ehh tapi panggil dora nantinya yang kelar anak pake poni lagi. 

Yaaa udahhh… panggil EMON…. EMONNNN… Yhaaa itu temannya Boy kan? *yang tahu ini. buat jebakkan umur aja. *Ketawa jahat.

fokusss woyyyyy jangan gila kaya peyaaaaa!!!!

Di episode ini juga kita diingatkan lagi kalau Bin nggak panjang umurnya…. panjang umurnya  serta muliaaaa… serta muliaaaaaaa…. doi mungkin bakalan metong dalam 3 bulan. Artinya mungkin harus gercep buat membongkar semuanya.

Episode sampai 52 guys. Masih kuat kagakkkk???? *ini tanya ke diri sendiri juga sih.

Di episode ini saya dibuat ngakak sama Ari. Lumayanlah…

 

Advertisements

5 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 37 Part 3

  • 25/01/2019 pada 9:21 PM
    Permalink

    Halo mimin yg kece…
    Biasanya sy cm baca skrg mo ikut komen deh…hehehe…
    Se7 sm kegalauan mimin deh ini drama kok makin ruwet…lompat sana lompat sini, kematian nenek blm slese lompat ke permaisuri so hyun…
    Trs sy agk trganggu jg dgn kaisar yg dibikin ky org idiot bgtu…jd aneh aja ngliatnya…org jahat klo mmg mau sadar jgn dibikin idiot gtu donk jd rada gk msk akal…
    Sy yg ngikutin ikut rada2 jengkel jg nih liat arahnya mkn gk jls sp yg bunuh ini…sp yg bnh it…jd mikir jg jgn2 yg prnh dibunuh2 it trnyata msh pd hidup gmn cb…haddeeehh…
    Trs si sunny sbnrnya udh mulai suka ma bin ato msh ada rasa sm kaisar…tetapkan hatimu sunny…wkwkwkwkwk…
    Ckp esmos jg sm mpok janda permaisuri yg amat sgt jaharraaa…
    Dan episode nya mo diperpanjang…hadduuhh…jgn pjg2 deh…ntar bs makin ngaco deh ceritanya…
    Tp msh lmyn penasaran kelanjutannya min…ini sy udah nonton ampe eps 38 bru baca sinopsismu krn pgn baca komennya mimin…hahahha…

    Tetep semangat bikin sinopsisnya ya mimin yg kece abis…bahasa sinopsisnya sy suka…sy suka…hehehhe
    Gumawo min..

    Balas
    • 25/01/2019 pada 11:58 PM
      Permalink

      nonton ep 38 dimana sih? VIU cuma sampe 37.. kegantung 😭😭

      Balas
  • 25/01/2019 pada 9:31 PM
    Permalink

    2 episode ini emang terasa lambat dan agak sumbang. Yg terjadi di istana seperti cuma mimpi….
    Dan saya penasaran dg min yura dan pengawal kang. Saya kira awalnya yura tahu mengenai rumor perselingkuhan permaisuri so hyun dan pengawal kang. Tp ternyata yura juga baru tahu dan binggung yg sebenarnya terjadi. Dan seo kang hee… benar2 jahara. Benar kiranya dia adalah orang ke2 terjahara setelah ibu suri. Tega benar dia bunuh sahabatnya sendiri setelah mengkhianatinya. Apakah yoon juga melihat kejadian ini???
    Kenapa tidak diungkap dalam novelnya….
    Ahh…. betul kata mimin, jalan masih panjang. Episodenya ditambah, masih kurang 3,5 bulan lagi…..
    Uhfffff…..
    Semangat min!!!!!

    Balas
  • 27/01/2019 pada 8:38 PM
    Permalink

    lhah min jangan kasar2 dulu. itu episode katanya mau dipanjangin sampe 56. kalo episode 30an aja anda ingin berkata kasar macem parutan apa kabar episode 50an. bisa bakar massa anda. yang sabar ya min. termasuk kalo sampe the last empress ganti judul jadi oh sunny naik haji. apakah mamak suri jadi tobat macem haji mukidin trus kumat lagi tobat lagi kumat lagi tobat lagi sampe ntar nyusulin uyut suri? kali kejadiannya begitu tetep bikin sinopsisnya ya min. kita hina penulisnya bersama2. cinta banget dah ma mimin aku tuh.

    Balas
    • 28/01/2019 pada 5:48 AM
      Permalink

      (((bakar masa))) wkwkwkkwkwkw
      bisa aja nih komentarnya Ferguso.

      yhaaa teteup bikin sinopsisnya. sampe final. doakan terus sehat dan punya waktu.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat