Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 35 Part 2

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 35 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Bin memberikan kompres pada Sunny. “Apa kamu marah?” Tanya Sunny melihat Bin yang kesal.

“Ya. sangat. Kenapa kamu membiarkan Ibu Suri menamparmu seperti orang bodoh? Bajingan itu, Hyuk…kenapa kamu melindunginya?”

“Itu karena aku harus membuatnya percaya dan mengandalkanku. Kamu tahu itu.”

“Ya. tapi aku tidak suka. Aku benci saat kamu memihaknya. Aku benci kamu dipukuli oleh Ibu Suri karenanya, aku benci kamu memihaknya, dan aku benci kamu terluka.” Bilang aja cemburu deh Bin. Ribet. “Yang paling aku benci adalah, aku berdiri di sana dan tidak bisa melakukan apa-apa. Aku merasa seperti orang bodoh dan aku benci itu. aku sangat marah. Itu membuatku gila. Tapi, bisakah kamu pergi saja dari istana? Aku akan mengurus kasus TETE MAMA dan Nona Hong. Tulung pergilah jauh dan hidup dengan bahagia.jalani hidup normal seperti orang lain. kumohon.”

“Itu tidak terlalu sakit. Aku cukup buat, jadi aku tidak akan menyerah sama sekali.”

“Ikutlah bersamaku. Ada yang harus kulakukan mulai hari ini.”

***

Kali ini Bin mengajari Sunny untuk bak bik buk… alias mempertahankan diri alias belajar bertarung.

Bin berkata dalam hati saat melihat Sunny berlatih. “Dari semuanya, Permaisuri harus bisa bertahan hidup bahkan di saat aku tidak bisa melindungimu.”

Sunny belajar sampai bisa menjatuhkan Bin.

***

Sunny ngaca. “Aku kepanasan. Haruskah aku mencari udara dingin?” Sunny kemudian menemukan sesuatu di kamar mandinya. Lampu-lampu bintang dari Bin. Ada memo tertulis di kaca.

“Ini akan melindungimu menggantikanku.”

Sunny pun membuat uap di kaca dan menggambar emot senyum.

“Terima kasih, Na Wang Shik.”

Jang Nara ini suka banget yaaa gambar di kaca pakai uap dari mulut. Di drama Go Back Couple juga begitu.

***

Hyuk menutup novelnya.

“Lee Yoon. Seberapa banyak yang kamu tahu?”

Bin mengetuk dan lari menghadap Hyuk.

“Yang Mulia, Auditor kekaisaran ada di sini untuk menyelidiki.”

“Apa? Auditor kekaisaran?”

***

Mak Lampir bicara pada Perdana Menteri.

“Aku benar-benar tidak ingin membahas ini. kurasa aku tidak punya pilihan. Penyebab kematian So Hyun, bukan karena serangan jantung. Dia tenggelam.”

“Lalu. Apakah aku harus percaya isi novel itu adalah benar?”

“Dia tenggelam, tapi karena bunuh diri. Permaisuri So Hyun berselingkuh dengan Kang Joo Seung. Ketika kaisar mengetahui tentang perselingkuhan mereka, dia telah membuat keputusan yang salah karena malu.”

“Jika begitu, kenapa anda berbohong bahwa Permaisuri terkena serangan jantung?”

“Keluarga kekaisaran menutupinya untuk menjaga harga dirinya tetap utuh. Namun, Putra Mahkota telah salah paham. hanya berdasarkan spekulasi, dia telah menulis novel ini. Putra Mahkota sangat menyukai Permaisuri So Hyun, kusarankan untuk menyelesaikan ini tanpa melangkah lebih jauh.” Mak Lampir pura-pura sedih.

***

Di koridor istana. Perdana Menteri gandengan tangan kayak mau nyebrang dengan Jalang Seo. Tanpa sepengetahuan keduanya. Sunny ada di belakang dan melihat mereka.

Tak lama, perdana menteri pun pergi. Jalang Seo berbalik dan melihat Sunny dengan kaget.

Jalang Seo pun bicara berdua dengan Sunny di ruangannya.

“Maafkan aku tempo hari telah bersikap kasar. Maafkan aku, Permaisuri. Aku mengira anda membenci Putri Ari.”

“Putri Ari seperti putriku. Kenapa aku harus membencinya? Berkerjasamalah dengan investigasi terkait kasus kematian Permaisuri So Hyun. kamu adalah teman dekatnya.”

“Tentu saja. aku benar-benar ingin tahu siapa pelakunya. Siapa yang telah membunuh teman baikku. Semakin memikirkannya, semakin membuatku marah.”

“Kebanaran yang membuat orang penasaran akan segera terungkap.”

Keduanya sama-sama saling senyum palsu.

***

Sunny membagi-bagikan buku di dalam istana diam-diam. Ia menaruhnya di tempat umum agar bisa diambil oleh para pelayan.

Jalang Seo yang melihatnya. Mengambil salah satu bukunya. Ia melihat dengan jelas sampulnya berhubungan dengan kematian So Hyun. bayangan Hyuk yang ditenangkan oleh Mak Lampir.

***

Suneo dengan wajah ketakutannya langsung menemui Ibunya.

“Kenapa Ibu menyuruh Auditor Kerajaan pulang?”

“Kenapa? kamu ingin membahas sesuatu bersama mereka? Apa kamu akan mengaku bahwa kamu yang telah membunuhnya?”

“Ibu…”

“Aku bisa menanganinya dan menyuruh mereka pergi, yang harus kamu lakukan adalah berterima kasih kepadaku.”

“Aku punya pertanyaan. Apa ibu benar-benar mengkremasi  permaisuri So Hyun hari itu?”

“Apa maksudmu?”

“Menurut novel itu, mayatnya dikubur di suatu tempat. Jika dia menulis buku karena mengetahui segalanya, di hari ketika mayatnya diketemukan….”

“Tenangkanlah dirimu. Ini bukan waktunya untuk dipermainkan pikiranmu sendiri. jasadnya dikremasi di krematorium kekaisaran dan abunya dimasukkan ke dalam kotak, yang terbuat dari pohon rubah kerajaan. Mayatnya tidak akan ditemukan. Selain itu, sudah 7 tahun lalu.”

Hyuk terlihat lemas dan marah. “Kenapa Ibu… berbohong padaku hari itu? seandainya ibu tidak berbohong padaku bahwa So Hyun berselingkuh.”

“Kamulah yang membunuhnya, Peya. Kenapa menyalahkanku? Jika kamu benar-benar memercayai istrimu, kamu seharusnya tidak meragukannya, apapun yang kamu dengar.”

“Apa karena itu alasannya? Ibu tidak tahan melihatku bahagia dengannya?” Hyuk teriak dan menangis. “Karena Ibu, hidupku jadi berantakkan. Permaisuri So Hyun dan anakku. Ibu membunuh mereka semua.”

“Aku tidak menyentuh mereka. Aku bebas dari kejahatan apapun.”

“Aku tidak percaya lagi padamu. Semakin ibu ingin menyingkirkan Oh Sunny, aku akan melindunginya sampai akhir.  Bahkan jika dia menyakitiku, aku tidak akan pernah meninggalkannya.”

“Apa yang bisa Permaisuri lakukan untukmu? Kamu hanya seperti kerang kosong. Kamu tidak bisa mempertahankan posisimu tanpa bantuanku.”

“Biar kuperjelas. Mulai hari ini, aku menyerah menjadi putramu. Kamu telah kehilangan seorang putra lagi.”

Hyuk pergi walaupun mak lampir teriak memanggilanya.

“Baik. Aku tidak punya pilihan selain meninggalkanmu juga. Choi………”

Dayang Choi menghadap. “Di mana Min Yu Ra sekarang?”

***

Di koridor. Hyuk bicara pada Bin.

“Ambil guci permaisuri So Hyun di kuil dan percepat permintaan untuk komponennya..”

“Bolehkan aku bertanya untuk apa?”

“Aku tidak bisa memercayai siapapun. Aku harap mengungkap semuanya satu per satu.”

***

Seorang pelayan baru masuk ke istana.

Dia adalah Min Yu Ra.

“Aku Min Yu Ra. Aku ingin memberi hormat pada Ibu Suri.”

“Dokter Seo belum berubah sama sekali.” Yu Ra memegang pipinya. “Kamu terlihat lebih cantik daripada yang kuharapkan.”

“Terima kasih telah membiarkanku kembali ke istana.”

“Kamu bisa berterima kasih kepadaku, setelah kamu menepati janjimu. Kamu berjanji untuk membawakan Na Wang Shik kepadaku. Apakah kamu sudah menemukan adiknya?”

“Jangan khawatir. Aku sudah menyuruh seseorang jadi tinggal menunggu waktu saja. aku tidak hanya akan memberikanmu Na Wang Shik. Tapi aku akan memberikanmu seluruh kekaisaran.”

“Apa maksudmu?”

“Maksudku tak akan menunggu lama untuk anda memegang kekuasan penuh atas kekaisaran.”

“Kamu begitu berani.”

“Kaisar telah meninggalkanku. Aku akan memberikan sisa hidupku untuk membantu anda menjatuhkan kaisar.”

“Aku menantikannya.”

Lanjut ke bagian 3 yoh… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat