Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 29 Part 2

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 29 Part 2- Episode sebelumnya di sini. selengkapnya ada di sini.

Setelah tadi marah-marah sama Mak dan Suneo. Yoon kini suap-suapan bareng Hel Ro. Namun, semuanya berubah ketika negara api menyerang (baca ; ayah Sunny ikutan makan di meja makan).

“Dong Shik akan makan nanti.” Ucap Ayah. “Dia benar-benar pulas. Dia masih tidur.”

Yoon yang lagi disuapin tiba-tiba keselek. “Astaga… pelan-pelan, dari waktu ke waktu, kamu seperti sudah kelaparan berhari-hari.” Ucap ayah.

“Aku tahu.” Hel Ro masih menggoda. Dan kaki hel ro menggoda kaki Yoon. Yoon sampai merinding dan berkata ke ayah. “Sajangnim, tambah nasi.”

“Jangan seolah-olah tidak diberi makan, aku terkejut.” Ayah pun mengambil nasi untuk Yoon. Kali ini Hel Ro salah “bermain kaki” dia menyentuh kaki ayah.wkwkwkwkkw… langsung ketahuan. Keduanya disidang.

“Aku tahu ini akan terjadi. Teganya kalian menipuku saat kita tinggal serumah?”

“Maafkan aku Pak Oh, begini…” Yoon masih nganu… sulit bicara.

“Appa… aku menyukai dia. dan aku bukan anak kecil. Maka tolong, setujuilah dia, ayah tahu dia pria baik.”

“Tentu, ayah tahu. Karena itu ayah menentang ini.” wkwkwk auto ngakak akutu. “Sadarlah Mr Lee, kenapa kamu menyukai dia dari sekian banyak wanita? Kamu bisa jauh lebih baik dari ini. aku sama sekali menentang hubungan ini.”

“Apa?”

“Appa?”

“Kamu tahu, Hel Ro, bersikap sangat sombong demi membawa pulang sedikit uang. dia tidak bisa mengerjakan pekerjaan rumah. Sehari baginya tidak cukup untuk menyombongkan diri. Aku mengatakan ini karena menganggapmu anak sendiri, Mr. Lee.” Wkwkkkwkw Jujur bethhh dah. “Belum terlambat bagimu menemukan wanita baik.”

Hel Ro ngamuk. “Adapakah aku diadopsi? Ada rahasia di balik kelahiranku?”

“Lihat itu? bukankah aku benar? Lihat betapa pemarahnya dia? kamu harus tahu diri. Mr Lee itu pria bertanggung jawab, rajin dan tulus. Beraninya kamu mendekati dia dan berusaha merusak hidupnya!! Menyingkir dari sana.” Ayah menggeser Yoon jauh dari Hel Ro.

Ayah emang makhluk ajaib dari awal episode.

***

Hyuk pura-pura sakit di leher demi perhatian Oh Sunny.

“Astaga… lu bau koyok tempel.” Ucap Sunny.

“Tubuhku sakit setelah menerima pukulan darimu. Ayo bicara…”

“Tidak ada yang ingin aku katakan kepadamu. Minggir.”

“Tidak akan lama.” Hyuk memegang tangan Sunny. “Jangan pergi, Permasuriku.” Sunny menatap Hyuk. namun yang ia ingat justru ketika Na Wang Shik menangisi ibunya.

Kaki Hyuk tbtb ditendang Sunny. “SADARLAH LU KAMPRET! Pikirmu ini lelucon, apa hidup itu permainan bagimu? Orang lain memangis kesakitan karena perbuatanmu. Kamu ingin mengabaikan itu? pikirmu aku alat karena rela kembali padahal kamu mau membunuhku. Jadi kamu bersikap begini? Kamu edan, sampah… dan brengsek. Dekati aku lagi kalau berani, aku tidak akan sungkan kali ini.” SUNNY WANITA GALAK.

Sunny pun pergi dengan baskomnya. Hyuk hanya mengeluh. “Aku harus bagaimana? Kenapa… kenaa kamu tidak mau membuka hati kepadaku? Kamu mudah dekat dengan Woo Bin.”

***

Dan keknya pasangan baru mulai dekat.

“Aku mencari-carimu. Dari mana saja? kamu sudah makan? Kepalamu tidak sakit? Kamu pilek?tadi malam sangat dingin bukan?”

“Tolong pelan-pelan. Tanyakan aku satu persatu.”

“Aku sangat cemas. Kulihat kamu baik-baik saja. bagaimana tanganmu?” Sunny mengambil tangan Bin. “Sudah aku duga. Kamu bahkan tidak mengoleskan salep. Jika luka terindeksi, nanti sakitnya makin parah. Ikuti aku…”

Sunny mengobati luka Bin. “Lukanya cukup dalam. Aku bisa mengobati luka yang kelihatan. Bagaimana aku bisa mengobati luka di hatimu.” Yeee pepet Sunnnn pepet jangan kasih kendor. Sampe ditiup-tiup lukanya kayak lilin ultah. Plester kuning dengan motif anak-anak pun ditempelkan.

Lalu Bin memberikan hadiah kepada Sunny berupa syal merah. “Kapan kamu membeli ini? tidak usah repot.”

Bin malah memakaikannya pada Sunny. “Terima kasih banyak. Yang Mulia.”

“Tidak sama sekali. Itu hal sepele.”

Karena kikuk… Sunny pun pergi. Bin senang dapat plester lucuk.

***

Sunny kembali ke kamarnya. Berbunga-bunga. “Katanya ini hadiah, hanya karena dia berterima kasih. Itu saja.”

Tak lama Sunny mendapatkan telpon dari Pak Byun dan mereka bertemu.

“Maksudmu pulau Chungeum?”

“Ya. aku dengar ini tempat berlibur ntuk keluarga kekaisaran. Kurasa ada sesuatu tersembunyi di sana. Pernahkah Permasuri So Hyun bilang kepadamu?”

“Tidak. Sebenarnya, permaisuri So Hyun…salah satu pengawal istana sering pergi ke sana. Dia tinggal di situ saat cuti kerja.”

“Dia di mana sekarang?”

“Di hari permaisuri tewas, dia pun menghilang. Aku berusaha mencari dia sendiri, tapi tidak menemukan apapun. Dia murid kesayanganku.”

“Siapa nama pengawal itu?”

“Kang Joo Seung.”

“Kang Joo Seung? Di mana aku mendengar nama itu?” Sunny kemudian mengingat kejadian saat makan siang dan dia jatuh dari kolam. “AHHH yaaa… pria yang menyerang kaisar tempo hari,  dia saudara dari Kang Joo Seung.”

***

Kang Joo Seung menulis namanya di tembok.

KANG JOO SEUNG.

MIN YU RA.

Ia mengingat masa bahagia saat bersama dengan Yu Ra dan bayi yang dikandungnya. Kemudian Joo Seung mengamuk. Berteriak tanpa kendali hingga para medis menenangkan dia dengan suntikkan.

***

Ayah nampak galau di kedainya. Yoon menyapanya. “Sajangnim…”

“Di luar dingin. Begitu pula hatiku.” Kek puisi aja nih. “Aku teringat akan istriku.”

“Samunim meninggal karena sakit?”

“Itu operasi sederhana, tapi dia tidak bisa dapat transfusi darah. Dia memiliki darah yang langka.”

“Ahhh semacam Rh- atau semacamnya?”

“Ya, yang paling langka, AB.”

“Ohh itu sama dengan Peya.”

“Jangan bandingkan dengan bedebah sepertinya. Apakah kamu penggemarnya? Bagaimana kamu tahu itu?”

“Tidak. Aku pernah dengar entah di mana. Anda mau bir?”

“Tentu…”

Yoon mengambil bir. Yoon mengingat kejadian 10 tahun lalu yang menimpa Hyuk. usai mengambil bir, Yoon bertanya kepada Ayah Sunny. “Sudah berapa lama sejak istrimu meninggal?”

“Itu 10 tahun yang lalu.”

“Di rumah sakit mana dia menjalani operasi?”

“Rumah sakit kekaisaran. Ahhh kenapa kamu tiba-tiba bertanya itu? aku tidak tahan dengan apa pun mengenai kekaisaran. Ahh sangat meninggalkan rasa tidak enak di hatiku.”

***

Bin sedang bercakap dengan Pak Byun via telpon.

“Permaisuri datang?”

“Dia ingin tahu pulau Chungeum.aku berencana untuk segera pergi.”

“Apa yang Anda temukan dalam dokumen So Jin?”

“Mereka jauh lebih besar dari yang aku kira. Mak Suri mungkin mengambil sejumlah uang yang banyak. Jika kita memiliki materi bisnis apa saja yang dia kendalikan, akan lebih mudah untuk mengetahuinya.”

“Baik. Saya akan serega mengirimkan informasi lebih lanjut. Segera setelah informasi itu kudapat.”

***

So Jin sedang di kursi pijatnya. “Ahhh… nyaman sekali.”

Kemudian Bin pun muncul. “Gungju Mama…”

“Bin. Ada apa dengan mu? Apa ada masalah?” Tanya So Jin.

“Saya menyelidiki ke perusahaan yang sedang Putri kelola, dan nampaknya mereka lebih bahaya dari yang diperkirakan.”

“Apa maksudmu berbahaya?”

“Mereka mengambil keuntungan keluarga kekaisaran. Jika mereka diaudit, anda akan dikirim ke penjara karena penggelapan.”

So Jin kaget dan langsung berdiri. “APA? Itu tidak mungkin. Penggelapan? Aku tidak bersalah.”

“Itu sangat buruk, tapi sudah diatur sedemikian rupa kalau andalah yang akan tertimpa masalah.”

So Jin mendadak lemas. “Aku tidak ingin percaya. Tapi itu berarti Ibu sudah menipuku selama ini. aku perlu bicara dengannya sekarang!!!” So Jin langsung mengeraskan suaranya.

Bin menarik So Jin. “Putri, anda tidak bisa menyelesaikan apa pun dalam keadaan emosional.”

“Lalu apa yang harus aku lakukan? Aku seorang janda cerai, tapi sekarang, aku akan masuk penjara. Aku tidak bisa menerimanya. Bagaimana ini? apakah kamu punya rencana?”

“Pertama, aku perlu dokumen untuk membuktikan Putri tidak terkait dengan perusahaan-perusahaan itu. dan anda harus mengubah CEO menjadi Mak Suri karena Putri tidak bersalah.”

So Jin mengangguk. “Tentu. Aku mungkin bodoh, tapi bukan orang jahat.” So Jin langsung mencari dokumen di laci dan memberikannya pada Bin. “Apakah ini akan berhasil? Apa lagi? Apa lagi yang kamu butuhkan? Aku akan melakukan apapun saat kamu menyuruhku melakukannya.”

Bersambung ke episode 30. Haaaaaduhhhh sampai hampir 38 menit sendiri…..

klik di sini selanjutnya.

Komen dulu…

Kang Joo Seung belanja bareng perlengkapan bayi mungkin karena sama-sama mau punya anak juga… Dong Shik waktu di kandungan Yu Ra. Tapi kenapa Yu Ra jadi anti Dong Shik padahal dia sebahagia itu pas mengandung?

Udahh komen jangan panjang-panjang.

Advertisements

2 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 29 Part 2

  • 11/01/2019 pada 5:53 AM
    Permalink

    Min yura sakit hati sama seung jo- so hyun. Dikira mereka beneran selingkuh. Mungkin karna itu jg dia mendekati peya(ng)….
    Dan episode ini tdk ditunjukkan kamar hyuk(mungkin spreinya lgi dilaundry, ntar mau dipasang lagi)….
    😁😁😁😁😁

    Balas
  • 07/03/2019 pada 8:53 PM
    Permalink

    pusing saya gais… kebanyakan tokoh tapi seruuuuu

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat