Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 27 Part 3

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 27 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Sunny membereskan kamarnya. “Kuatlah Oh Sunny. Jangan biarkan itu menjatuhkanmu.”

Wang Shik datang. “Kapan kamu tiba di sini kepala Chun?”

“Ayah anda datang berkunjung?”

“Ya. Dia menyuruhku untuk bertahan dengan beberapa makanan. Dia membawakanku banyak lauk pauk. Btw, Ijah sudah bicara? Soal di mana Ibumu dikubur?”

“Belum. Akan aku buat dia bicara dengan segala cara.”

“DASAR KAMPRET. Teganya dia enggan bicara? Mulutnya harus kurobek.”

“Aku akan menemukan Ibuku bukan?”

“Tenu saja, kita akan menemukannya. Pasti. Kamu belum makan siang bukan? Mau makan siang denganku? Kini, aku akan berperang dengan Mak Suri. Aku harus makan berutama salama berperang.

Hyuk jalan di koridor dekat kamar sunny dan mendengarkan percakapan berikut.

“Kamar Anda cukup dingin. Anda baik-baik saja bukan?”

“Ya. aku baik-baik saja.”

“Beri tahu aku kalau membutuhkan sesuatu.”

“Terima kasih telah menjagaku, Kepala Chun.”

“Tidak masalah.”

Suneo bengong saat mendengarnya. Ia akan pergi tapi mengurungkannya. “tidak, kenapa aku menghindari mereka? Untuk apa?”

***

Sunny membuka semua rantang dari ayahnya.

“Bagaimana?banyak bukan? Kamu pasti berselera makan.” Ucap Sunny.

“Kalau makan, berat badanku naik dengan cepat.”

“Jadikan hari ini pegecualian. tidak masalah. Makanlah tanpa peduli kalori. Baiklah… ini mantraku. Kamu harus makan sebelum meminum obatmu. Kamu meminum analgesik yang kuat.”

Sunny memberikan sumpit. Wang Shik masih geleng-geleng. “Astaga…. keras kepala sekali. Kamu memaksaku menunjukkan cara membuat bungkusan makanan yang enak.”

*itu yang dibungkus daun dimasukkin daging.

“Aku sungguh tidak apa-apa.” Ucap Bin.

Sunny memberikan suapannya. “Ini. kamu pasti kelaparan karena belum makan seharian.” Dan tbtb Wang Shik mengingat Ibunya. Akhirnya Bin mau makan.

*udah suap-suapan nih.

“Minumlah ini juga.” Ucap Sunny. Bin keselek. Ternyata anggur beras.

“Bukankah ini makgeoli?”

“Segelas saja seperti obat. Pencernaanku sering terganggu sejak datang ke istana. Pencernaanku sulit mencerna makanan di sini.” Sunny makan minuman bekas Bin.

Hyuk tbtb datang.

“Kepala Chun.”

Bin auto berdiri. “Peya.”

“Sedang apa kamu di sini?” tbtb Hyuk langsung duduk di tengah-tengah mereka.

*krik… krik.. wek… wekk…

“Makanannya tampak lezat. Aku juga ingin makan sedikit.” Hyuk mengambil piringannya dan menatap Sunny. Sunny mengambil potongan makanan dengan sumpit. Hyuk senang. Kemudian makanannya malah buat Bin. Wkwkwkkwkw

“Selamat makan Kepala Chun.”

*wek… wekkk…

Hyuk melempar piriangannya.

“Apa yang kamu lakukan?” Ucap Sunny. “Kenapa datang tanpa diundang ke kamar orang lain dan sok akrab?”

“Apa? Kamar orang lain? tidak ada milik orang lain di sini. semua milikku. Itu milikku. Itu milikku. Itu… itu… itu…” Hyuk menunjuk semuanya hingga ia menunjuk Sunny”

Sunny mentap galak.

Jari Hyuk yang menjuk Sunny jadi belok kiri. Wkwkwkw… “Itu milikku juga. Semuanya milikku.”

“Ayahku membawakan ini, jadi bukan milik anda.”

Sunny menutup makannannya. “Ini… ini… ini….”

“Semua milikku, paham?” Ucap Hyuk dan Sunny pergi. “Kalau kaisar menginginkannya. Itu miliknya. Semua milikku.”

Bin tbtb dapat panggilan telpon dan ia pun pergi.

*Hyuk ditinggal. Wkwkwkwkkwkwkw…..

***

Timun Suri berkata pada Nona Choi. “Dia pergi saja? setelah melihat semua itu? dia seharusnya membawa putrinya pergi dari sini. ayahnya sama saja dengan putrinya. Apa jadwal permaisuri.”

“Dia harus menghadiri pusat kesejahteraan pembuatan kimchi dan bekerja bakti untuk manula.”

“Buat dia terlalu sibuk sampai tidak makan. Kita akan mengajarinya tidak mudah menjadi permaisuri. Kamu sudah mencari tahu novel yang ditulis oleh adiknya? Apa sumbernya?”

“Aku mencari tahu soal Vincent Lee dan ada sesuatu yang mencurigakan. Agensi amrik bilang Vincent Lee adalah seorang pria.”

“PRIA? Galilah lebih dalam. Apa yang mereka rencanakan?” selain tukang suntik. Nona Choi juga nyangkul.

Bin masuk ruangan Timun Suri.

“Anda memanggilku, Yang Mulia?”

“Ya. mendekat dan duduklah. Apa yang terjadi? Sudah lama aku menyuruhmu menyingkirkan Sunnya. Kenapa kamu lamban sekali menyingkirkan gadis itu? salahkah aku menilaimu?”

“Aku mulai dekat dengannya. Tolong bersabarlah.”

“Aku enggan menunggu terlalu lama. Jadi bawakan hasilnya kepadaku.”

“Akan kulakukan yang terbaik.”

“Kamu boleh pergi.”

“Baik. Yang Mulia.”

Mak Suri dapat telpon. “Halo Pak Mo, sudah terima dokumennya? Belum kamu terima? Aku menyuruh Putri So Jin untuk meneken dan memberikannya kepadamu. Akan aku periksa lagi.” Bin nguping dengan baik.

***

Bin ada di kamar So Jin. Memeriksa berkas. Ia melihat laporannya dan difoto.

Tak lama So Jin masuk. “Bin apa yang kamu lakukan di sini? sedang apa kamu di kamarku yang kosong?”

Bin mengambil cincin di atas meja. “ini. aku temukan di belakang halaman. Ini milik anda bukan? Kukira aku pernah melihat anda pernah memakainya.”

“Kenapa cincinku ada di halaman? Apakah pelayan bersih-bersih mencuri? Akan aku buat mereka…” So Jin akan ngamuk. Tapi….

Bin mencgahnya. “Akan kucari tahu. Anda tidak perlu terlibat. Akan kusuruh para pengawal untuk lebih perhatian juga.”

“Bin…. kenapa kamu begitu bisa diandalkan.” So Jin lumalu kucing. “Bin-ku berbagi kamar ini denganku. Aku tidak membutuhkan pengawal.” Saat disentuh So Jin. Bin mundur-mundur dan menjatuhkan dokumen tadi.

Bin memungutnya. “Apa ini?”

“Itu seperti pekerjaan sampingan. Ini perusahaan yang dijalankan Ibuku, tapi itu ada di bawah namaku. Aku hanya perlu meneken. Itu cukup banyak menghasilkan uang. ahhh iya…. dia bilang kirimkan sebelum pagi ini.” So Jin akan meneken. Bin mencegahnya.

“Anda harus membaca ini dengan teliti. Ini mungkin membahayakan anda.”

“Heiiii… Ibuku tidak akan menipu putrinya sendiri. masih banyak lagi yang seperti ini. tapi selama ini tidak bermasalah.”

“Aku tetap saja khawatir, Putri. Kalau nanti ada masalah. Anda akan kesulitan. Aku tidak mau itu.”

So Jin senang. “Apakah Bin mencemaskan aku? Benar…. ibuku benar-benar mampu melakukan yang terburuk. Dia punya mal, lalu merenggutnya, aku tidak bisa memercayainya. Bin… aku harus bagaimana?”

“Haruskah aku selidiki diam-diam untuk anda?”

“Kamu bersedia?”

“Tentu saja. lagi pula, ini demi anda.”

***

Na Wang Shik menelpon Pak Byun. “Aku mengirimkan dokumen mengenai perusahaan cangkang. Tolong dilihat. Tampaknya itu milik Mak Suri. Tapi detail transaksi mendaftarkan akun Swiss.”

Bersambung… klik di sini episode selanjutnnya.

 

Advertisements

5 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 27 Part 3

  • 05/01/2019 pada 9:04 AM
    Permalink

    Jadi malas nonton pilemnya. Lebih seru baca sinopsis ala mimin yg keceh ini.
    Suka senyum sendiri saya bacanya. Dalam part ini ada tokoh baru yah. Timun Suri. Wkwkwkwkw…….
    Thank you mimin keceeehhh, jerih payah jarimu membuat hati orang teralihkan sesaat dari kejamnya dunia ini.

    Balas
  • 05/01/2019 pada 11:33 AM
    Permalink

    yang Ngebunuh ‘Kayaknya Mah Emaknya Ari…Pengasuhnya siapa itu Namanya…Temennya permaisuri So Hyun…

    Balas
    • 05/01/2019 pada 12:53 PM
      Permalink

      Sementara ini emang kayaknya itu yg paling mungkin. Dia memang tidak punya motif kuat untuk membunuh tete mama. Tapi sepertinya dia yg paling diuntungkan dari kasus ini, belum lagi dia yg menjebak nona hong agar wasiat tete mama tidak sampai ke parlemen…..
      Dan lagi sampai saat ini dia orang yg paling tidak dicurigai meskipun dia ada di lokasi dan tahu kejadiannya….
      Wah….
      Nona seo memanfaatkan kasus ini agar anggota keluarga saling mencurigai yg pada akhirnya saling menjatuhkan. Saat semua ancaman sudah hilang dg sendirinya, dia akan melancarkan rencananya yg di bantu oleh perdana menteri….
      Gimana menurut teman2 analisa saya. Wkwkwkkkkk…..
      Trus…..
      Siapa yg make blue safir di awal episode?????

      Balas
  • 05/01/2019 pada 11:42 AM
    Permalink

    Uhfff……
    Ambil napas dulu min….
    Episode ini gak terlalu menegangkan. Sebaliknya, kita disuguhi potongan2 puzzle yg siap untuk disatukan….
    Dan siapa yg membunuh tete mama sesungguhnya…..
    Semua punya alibi dan penjelasan di episode ini. Nampaknya saya mulai curiga dg nona seo, mungkin dia pelakunya lalu sengaja membuat keluarga kekaisaran saling menyerang….
    Karena dlm hal ini dia yg banyak dapat keuntungan…..
    😕😕😕😕😕😕😕😕😕
    Mari kita lihat bersama…..

    Balas
  • 05/01/2019 pada 3:28 PM
    Permalink

    Trimakasih min
    Sinopsisny bagus & jelas.
    Abs nntn tetap baca sinopsis.
    Cz ada yg lbh jelas klo baca sinopsisny ktimbang nntn.
    Smgt terus y min.
    😘😍🤗😊

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat