Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 23 Part 1

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 23 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa baca tulisan yang ini. untuk pembagian part tergantung pada jumlah kata dan foto, makin banyak, makin dipecah dalam beberapa bagian.

Komentar di awal…

2 episode ini adalah favorite mimin banget? Kenapa? udahhh baca aja. hahahhaah.

***

Dokter yang di belakang Oh Sunny menyerobot dan masuk keruangan. “Dokter Oh, kenapa kamu ada di sini? aigooo… orang-orang di ruang operasi mencarimu.”

“Aku? Aku tidak menerima telpon.”

“Aigoo. Kenapa kamu begitu cerewet? Cepat pergi dan lakukan operasi. Aku akan menangani pasien ini. cepat pergi….” Doker Oh pun akhirnya pergi.

“Senang bertemu Anda Yang Mulia. Aku Ketua Gu Pil Mo.”

***

Kilas baliknya begini. Oh Sunny lari kencang. Ia dapat keterangan dari Pak Byun begini. “Di rumah sakit, ada seseorang yang bisa membantu Yang Mulia. Anda harus cepat menemukannya.”

Oh Sunny berlari menuju rombongan dokter dan melihat pada name tag ada nama Gu Pil Mo.

“Yang Mulia Permaisuri…” Dokter pun memberi hormat.

Sunny langsung menarik Dokter Gu. “Ini keadaan yang mendesak. Cepatlah.”

“Apa yang terjadi, Yang Mulia? Ada apa ini?”

Dokter Gu mendapatkan pesan dari Pak Byun. (kode hitam. Bantu untit 1).

“Apa yang bisa aku bantu Yang Mulia?”

Kilas balik berakhir.

***

“Ini sebenarnya tidak terlalu mengkhawatirkan.” Ucap Dokter Gu.

“Tapi dokter yang tadi mengatakan ini sangat serius. Dia mengatakan ada sesuatu di kepalanya.” Ucap Yu Ra.

“Ahh temanku kadang suka salah bicara.”

“Lalu apa bagian putih di sini.” Min Yu Ra menunjuk di layar komputer pada bagian peluru.

“Oh itu… bukan hal yang besar. Tidak ada apa-apa. Bagian yang kontras terhapus. Terkadang, bagian putih itu muncul.”

Dokter pun menerangkan dengan memperhatikan hasil CT Scan yang lainnya. “Ini adalah hal umum di seperti apa pasien yang lain. tapi, lukanya cukup dalam. Kita harus merawatnya selama beberapa hari di rumah sakit. Dia akan menerima perawatan di sini.”

Lee Hyuk merespon. “Sekarang juga pindahkan dia ke bagian VIP, dan berikan dia perawatan yang baik. Tidak boleh ada kesalahan dalam perawatannya.”

“Tidak perlu khawatir, Yang Mulia.” Ucap Dokter Gu.

***

Sebuah acara mandi susu khas putri raja. Tapi kali ini Mak Lampir yang mandi.

“Ini air susu dari ibu yang baru saja melahirkan *anjay… ini disiapkan karena baik untuk sel-sel kulit dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Apakah anda menyukainya?” Ucap Nona Choi.

“Pantas saja. ini menyegarkan. Air susu dari ibu yang belum menyusui sebelumnya memang lebih hangat.”

“Saya akan menyiapkan air susu untuk mandi mulai sekarang.”

“Aku tidak pernah bisa menyia-nyiakan tempat sebagus ini. jika aku bisa hidup selama 200 tahun tanpa menua, aku akan melakukan apa saja untuk itu.” orang begini nggak usah lama-lama hidup kan guys? “Oh yaa… apakah kamu mencari tahu tentang penyerangan itu?”

“Dia putra dari Nona Hong.”

“anaknya Nona Hong? Rencana Ijah memang tidak bisa membantu sama sekali. Dia seharusnya memikirkan agar rencana itu berhasil.”

“Saya sudah memastikan pers untuk tidak ikut campur. Dan hari ini adalah hari peringatakan kematian Permasuri So Hyun. semuanya sedang dipersiapkan di kuil.”

“Nenek Suri telah meninggal. Kenapa aku harus melakukan peringatan seperti itu? tidak ada yang akan mengingatnya juga. Letakkan saja bunga di kuil.”

***

Dokter Gu pun bicara empat mata dengan Oh Sunny.

“Dia sekarang dalam kondisi yang sangat kritis. Dia masih bertahan hidup, ini luar biasa. Dia sudah dirawat di rumah sakit, dia bisa segera dioperasi. Jika bukan hari ini, operasi tidak bisa dilakukan.”

“Tapi, ini adalah RS kekaisaran, apakah ini akan baik-baik saja?”

“Jangan khawatir. Aku sudah menyiapkan rumah sakit lain untuk melakukan operasi padanya.”

“Kalau begitu, malam ini lakukan operasi untuknya.”

Oh Sunny dapat panggilan dari Pak Byun yang memintanya untuk bertemu.

***

Na Wang Shik pun sudah sadar. “Apa kamu sudah sadar? Apakah kamu baik-baik saja?” Tanya Lee Hyuk.

Dengan wajahnya yang kayak badut, make up luntur kemana-mana, So Jin langsung mendekat pada pacarnya. “Kamu baik-baik saja? apa sakit di tempat lain? Si Gila itu, apa yang telah dia lakukan kepadamu.”

“Noonim yang membuat dia tambah sakit, jangan banyak bicara, pergilah sana.”

Yu Ra ikutan ngebacot, “Kenapa kamu sangat emosional Putri? Dia bukan penjagamu.” Yu Ra pun menarik So Jin.

“Apa? Itu….”

Na Wang Shik udah geleng-geleng.

“Sekarang seseorang sedang terluka. Siapapun yang dia jaga, apa itu penting sekarang? apakah kamu adalah orang yang tidak berperasaan? Pokonya… jaga dirimu. Sampai jumapa, aku pergi.” Putri pun pamitan pada Na Wang Shik.

Lee Hyuk sok khawatir. “Mereka bilang lukamu tidak serius, syukurlah. Walaupun begitu, kamu harus dirawat beberapa hari untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Istirahatlah.”

Yu Ra masih saja usil. “Apakah kamu punya penyakit kronis yang kamu sembunyikan dari kami?” Yu Ra mengeluarkan obat dari kantongnya. “Obat ini, obat ini milikmu bukan?”

“Kenapa kamu memiliki obatnya?” Tanya Lee Hyuk.

“aku menemukannya kemarin, tapi tidak mendapatkan kesempatan untuk mengembalikannya. Aku merasa khawatir. Jadi aku memeriksanya dan aku mendapatkan hasil ini adalah obat penghilang rasa sakit yang sangat kuat. Kenapa kamu membutuhkan obat semacam ini?”

“Tempo lalu, saat aku melawan Na Wang Shik, aku cidera dan lukaku cukup parah. Ini obat yang biasa untuk penjaga sepertiku.”

“Obat penghilang rasa sakit yang biasa digunakan untuk bius luka tembak…”

“Ho Ho…. lambemu…” Ucap Lee Hyuk kesal.

“Maaf aku kurang memperhatikan. Mulai sekarang luka sekecil apapun padamu harus diobati dengan benar. Tubuh penjaga utama, sama dengan tubuhku juga.”

“Ya. Yang Mulia.”

***

Masih di lingkungan rumah sakit. Oh Sunny bertemu dengan Pak Byun.

“Chun Woo Bin adalah Na Wang Shik, kenapa kamu tidak mengatakan hal ini sebelumnya?”

“Dia tidak ingin melakukan itu. dia bilang nanti akan menjadi beban bagi Yang Mulia.”

“Walaupun itu benar, dia dalam kondisi yang buruk. Dia seharusnya dirawat terlebih dahulu.”

“Dia memiliki sebutir peluru di otaknya. Dia menyembunyikan kenyataan itu.”

Sunny pun menangis. “Dia sangat bodoh, dia bahkan tidak merasa bahwa dia sedang sekarat.”

“Urusan rumah sakit, Pak Kepala Gu yang akan mengurus,  dia pasti akan baik-baik saja. aku tidak bisa melakukan apa-apa karena orang akan mengenaliku. Tolong jaga dia Yang Mulia.”

Di samping pintu, ada rombongan Lee Hyuk dan Yu Ra yang melintas.

Yu Ra pun melihatnya.

“Kenapa tidak pergi.” Ucap Lee Hyuk pada Yu Ra yang sedang melihat Sunny dan Pak Byun.

“Duluan saja Yang Mulia, aku pikir aku meninggalkan ponselku di kamar.”

“Baik. Ayo pergi.”

Min Yu Ra pun ngintip….

***

“Apa yang baru saja kamu katakan?” Ucap Woo Bin pada Sunny.

“Na Wang Shik, benar itu namamu? Pria yang menyelamatkanku dari kolam”

Lanjut ke bagian 2. klik di sini kelanjutannya.

 

Advertisements

5 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 23 Part 1

  • 28/12/2018 pada 7:20 PM
    Permalink

    Ga sabar nunggu kelanjutannya…
    ❤️❤️❤️

    Balas
  • 28/12/2018 pada 7:33 PM
    Permalink

    Takut sad ending gegara peluru di kepala NWS. Cepetan di ambil yee baang

    Balas

Tinggalkan Balasan ke Mayasari Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat