Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 13 Part 3

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 13 Part 3 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa baca di tulisan yang ini.

“Permaisuri, apa yang kamu lakukan sangatlah terpuji. Bahkan orang-orang yang mengkritik keluarga kerajaan tampak ramah karena insiden itu.” Ucap Ibu Suri.

“Aku tahu ini akan terjadi. Aku sudah memperluas bagian pusat perbelanjaan untuk Permaisuri. Apakah aku tidak memenuhi syarat sebagai CEO tunggal dengan stategi ini?” Putri ikutan bicara.

“Kamu harus mengawasi mal dari waktu ke waktu.” Ucap Kaisar pada kakaknya.

“Aku melakukannya lebih baik daripada Min Yu Ra. Jangan khawatir Yang Mulia.

“Permaisuri… kenapa kamu pergi ke jembatan?” Tanya Nenek Suri.

“Aku tidak tahu bagaimana melunakkan kemarahan Yang Mulia. Aku merasa stres dan aku pergi jalan-jalan sendiri.”

“Karena aku berpikiran sempit,  dia akhirnya berjalan sendirian.” Ucap Lee Hyuk. “Namun sekarang, semua terselesaikan.” Lee Hyuk menggenggam tangan Sunny.

“Sudah dipecahkan? Apakah itu benar, Permaisuri?” Tanya Ibu Suri.

“Tentu saja.”

Tiba-tiba Ari biacara. “Aku kira Yang Mulia dan Permaisuri mengalami pertengkaran sepasanga kekasih. Ada pepatah, setelah badai akan lebih tenang. Aku sangat senang melihat mereka lebih mesra daripada sebelumnya setelah berdamai.” Anak kecil cuy… ngomong badai-badai segala.

Min Yu Ra mengetuk pintu dan masuk.

“Yang Mulia. Pers sudah menunggu.”

“Baik. Permaisuri… Ayo pergi.”

Sunny memandang aneh pada Yu Ra. Ibu Suri pun menyadarinya.

***

“Bagaimana kamu mencoba menyelamatkan orang yang mencoba melompat?” Tanya wartawan.

“Aku sedang berjalan-jalan dan kebetulan melihatnya.”

“Permaisuri bisa dalam bahaya. Bagaimana mendapatkan keberanian seperti itu?” Wartawan lainnya bertanya.

“Yang bisa aku pikirkan saat itu adalah aku harus menyelamatkannya. Setiap kehidupan itu berharga, dan aku pikir sangat berdosa jika kita mengakhiri hidup kita sendiri.”

Wartawan nanya lagi. “Dia bilang dia melakukannya karena perselingkuhan suaminya. Bagaimana kamu membujuknya?”

“Cinta tidak berubah dengan mudah. Percayalah pada suamimu sekali lagi. Belum terlamat bertindak setelah mengkonfirmasi semua kebenarannya. Itu yang aku katakan padanya. Itu yang aku lakukan.” Sunny memegang tangan Lee Hyuk dengan erat.

“Untuk pasangan, tidak ada yang lebih penting dari pada kepercayaan satu sama lain.” Ucap Lee Hyuk.

“Aku telah menerima begitu banyak cinta dari Yang Mulia. Itu wajar bagiku untuk bertindak seperti itu. semua berkat Yang Mulia.” Min Yu Ra hanya memandang tajam Sunny.

“Aku percaya kebahagaan keluarga adalah kebahagiaan bangsa. Keluarga kekaisaran akan memberikan contoh.” Ucap Lee Hyuk dengan merangkul Sunny.

“Jika kamu melakukan ini, orang-orang akan menganggap kita menyebalkan.” Sunny berkata demikian dan semua orang tertawa. “Mohon pengertiannya. Kami masih pengantin baru.”

***

Wawancara telah usai.

“Yang Mulia. Ayo sarapan bersamaku.”

“Harusah aku ikut?” Ucap Lee Hyuk.

“Nona Min, kamu juga. Kamu selalu memperhatikanku. Tetapi aku tidak pernah berterima kasih.”

“Tidak, aku akan….”

“Semuanya sudah siap. Tolong jangan menolak.” Lee Hyuk pun mengangguk. Yu Ra akhirnya setuju.

***

“Aku akhirnya bisa makan bersama dengan dua orang yang paling aku andalkan di sini. aku terlalu lalai.” Ucap Sunny saat di meja makan.

“Kamu telah membuat keluarga kekaisaran terlihat baik. Aku akan merencanakan seseuatu yang bagus, segera.” Ucap Lee Hyuk.

“Kamu membuatku malu. Aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh Permaisuri. Aku yakin bahkan jika Nona Min ada di sana. Dia pasti akan melakukan hal yang sama. dia putus asa dengan suaminya yang selingkuh. Itu memilukan? Tidakkah kamu setuju Nona Min?”

Yu Ra menjawab. “Aku bahkan tidak bisa membayangkan.aku tidak mengerti mengapa aku harus mempertaruhkan hidupku untuk menyelamatkan seorang pecundang.”

“Seorang pecundang?”

“Jika suaminya berselingkuh. Bukankah istri juga harus disalahkan? Jika aku adalah istri, aku akan merenungkan diriku sendiri karena lalai dan tidak menarik daripada membenci suami dan orang yang diselingkuhinya..”

“Pencuri tidak pernah mengakui moral mereka sudah tidak berfungsi dan menyalahkan istri. Seorang suami yang brengsek dan berselingkuh dari istrinya yang setia dan penyihir yang mencoba mengambil apa yang bukan miliknya keduanya harus tercabik-cabik.” Sunny mencabik-cabik ikan dipiring guys.

Sunny kemudian tertawa.

“Aku minta maaf. Aku terlalu mendalaminya. Silakan makan. Aku mampir untuk meminta kamu berjalan-jalan denganku tapi kamu tidak ada. apakah semalam kamu pergi ke luar? Apa kamu berkencan?” Tanya Sunny pada Yu Ra.

“Permaisuri, kenapa kamu menayakan pertanyaan pribadi?” Tanya Lee Hyuk.

“Ya benar. Aku bersama dengan kekasihku.” Jawab Yu Ra.

“Yaaa ampun. Kamu punya pacar? Benar…. aneh rasanya kalau kamu tidak punya kekasih. Yang Mulia, setiap kali aku ingin tahu sesuatu tentang kamu, aku meminta pada Nona Min sebagai saran.”

“Aku mencoba memberikan saran yang baik. Tapi itu sangat tidak membantu. Aku minta maaf.”

“Maksud kamu apa? Yang Mulia dan aku sangat bahagia dan berterima kasih kepadamu. Pasangan benar-benar tumbuh lebih dekat setelah mereka bertengkar. Apakah pacarmu baik kepadamu? Nona Min?”

“Dia tidak bisa dibandingkan dengan Yang Mulia. Aku sangat iri padamu dibandingkan siapapun di dunia ini.” Ucap Yu Ra.

“Kamu tidak pernah bisa bahagia jika kamu iri kepada orang lain dan menginginkan apa yang mereka miliki. Sayang sekali bahwa seseorang yang bijak sepertimu tidak tahu sesuatu yang bahkan seorang anak kecil tahu. Aku pikir aku akan berhenti meminta saran kepadamu tentang suamiku.” aaayoooo sindir terussss makkkkk. Sindirrrrrrrrr. Siram pake air bila perlu Yu Ra nya.

“Permaisuri, supnya enak. Apakah kamu bisa memberikan lebih banyak?”

“ambil punyaku.. aku tidak ska sup pollack kering.” Saat mangkuk akan diberikan Yu Ra. Langsung ditangkis sama Sunny.

“Tidak. Aku akan membawakan mangkuk baru. Bahkan jika kamu dekat dengan kaisar, kamu harus bisa membedakan mana milikmu dan bukan, Nona Min.”

Sunny ke tempat sup, ia hampir menangis. Dari tutup panci… kelihatan tuh Lee Hyuk memegang tangan Yu Ra dengan mesra.

Waaannnjaaayyy… bahkan tutup panci memberitahumu Sunny. Masa kamu nggak sadar juga?

Karena nggak tahan mau nangis. Sunny akhirnya keluar ruangan.

Sunny menangis dengan menutup mulutnya.

Na Wang Shik pun datang memberikan sapu tangan.

“Sudah berapa lama kamu ada di sini?”

“Sudah lama.”

Sunny mengambil sapu tangannya dan menangis. “Aku tidak menagis karena aku sedih…aku merasa terhina. Itulah mengapa aku menangis. Itu membuatku marah bahwaaku harus menahan diri karena penyihir itu!!! aku Oh Sunny. Aku seorang aktris. Penyihir tidak bermoral itu…aku ingin mencabut semua rambutnya dan membuat wig dengan itu. penyihir jahat itu!!!! aku ingin mengulitinya hidup-hidup dan menggantungnya sampai kering. Tapi aku tidak bisa melakukan itu karena aku adalah Permaisuri. Aku harus menjaga martabatku. Aku tidak bisa bertarung dengan percundang itu…”

“Jangan menahan, Yang Mulia.”

“Apa?”

“Jangan menahan diri. Jangan kehilangan kaisar. Aku akan membantu kamu.”

“Tentu saja. aku tidak mau. Tidak akan pernah membiarkan siapapun mengambil Yang Mulia. Yang Mulia tidak akan mengkhianati wanitanya. Aku sudah menjadi fansnya selama bertahun-tahun. aku tahu dia. ini sangat memalukan.”

***

Di dalam lagi suap-suapan.

Kemudian Yu Ra mendapatkan telpon.

“Ada apa Tuan Han?” Yu Ra pun langsung kaget dan biacara pada Lee Hyuk. “Kamu harus pergi ke ruanganmu.”

“Apa ada yang salah?”

“Pangeran Yoon menelpon.” Lee Hyuk meletakkan sendoknya dan melotot. Ia pun bergegas pergi.

Saat tahu Lee Hyuk dan Yu Ra pergi. Na Wang Shik memegangi Sunny dan menyembunyikannya di balik tiang. Eeehh tatap-tatapan. Ada opening ost segala…

Sunny melepaskan dirinya. “Apa yang kamu lakukan?”

“Maafkan aku. Air matamu…” Sunny pun mengelap air matanya. Kemudian pergi.

Bersambung ke episode 14 klik di sini kelanjutannya.

Komentar dulu ah…

Saya pikir Sunny masih setengah percaya dan tidak. Dan entah kenapa??? saya nggak mau yang disalahkan cuma penyihir jahat aja (baca ; Yu Ra). Suneo juga harus disalahkan karena menjadi  biang keringat dari segala macam perselingkuhan di drama ini… mengingat dia juga ada main dulunya sama Nona Seo (yang sekarang mengasuh Ari).

Btw, tenang kematian Permaisuri yang dulu. mungkin nggak ada hubungannya sama kejadian selingkuhnya Lee Hyuk sampai membuahkan Ari?  Yang jelas sih ada hubungannya sama Ibu Suri.

Untuk Hel Ro dan Lee Yoon. Setuju dehh kalau mereka jadi pasangan. wkwkwkw

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat