Advertisements

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 13 Part 2

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 13 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Sunny hanya mengirimkan pesan terima kasih pada Na Wang Shik atas apa yang telah ia lakukan.

“Terima kasih atas hari ini. sangat menyenangkan mengetahui ada seseorang di dipihakku.”

***

Ibu Suri tidur di kamarnya, ia pun mimpi buruk. Mayat dari Permaisuri lama nampak mengambang di air. Ia pun terbangun karena mimpi buruk tersebut. Ibu Suri mengingat pertanyaan Mr. Lee tentang mendiang.

“Pangeran tidak tahu apa-apa bukan? Tidak. Tidak mungkin.”

***

Di istana sepertinya ada semacam perekrutan para pegawai. Mereka membaca sumpah. Intinya mereka tidak akan mengatakan apapun dari apa yang mereka dengar di dalam istana. Persislah kalau kamu suka nonton drama kolosal lama.

Nona Choi berkata. “Baru-baru ini, rumor tanpa dasar tentang keluarga kekaisaran sedang beredar. Kemarin bahkan ada foto Permaisuri dibawa keluar istana….”

Dan ada pegawai lainnya yang berbisik pada Nona Hong tentang berita Permaisuri menyelamatkan orang yang hendak bunuh diri di Sungai Han.

Mereka pun lapor kepada Nenek Suri.

***

Nenek membaca berita. “Ratu kekaisaran menyelamatkan orang yang akan terjun ke sungai Han.” Bagaimana dengan Permaisuri? Apakah dia baik-baik saja?”

“Ya. dia kelihatan baik-baik saja. setiap kantor berita meminta wawancara.” Ucap Nona Choi.

“Aku tidak mengerti. Kenapa dia di jembatan larut malam?” Tanya nenek.

“Aku juga tidak mengerti.” Ucap Ibu Suri. Nahhh mimin besoksore dong ngerti… mereka nyari orang yang jualan nasi uduk kan? *ehh “Apakah Kaisar sudah bangun?”

“Sepertinya dia tidak kembali semalam.” Jawab Nona Choi.

“Dia belum kembali? Bagaimana dengan Nona Min?”

“Dia tidak ada di kamarnya pagi ini. Menurut Kepala Keamanan, Kaisar memerintahkannya untuk menyiapkan pelayaran kerajaan tadi malam.”

“Pelayaran? Maka kebetulan, apakah Permaisuri…” Ibu Suri mulai curiga.

Nenek mulai marah dari mimiknya.

***

Sunny resah di kamarnya. Ia membuka laci dan mengambil kalung biru miliknya.

***

Suneo dan Yu Ra masih ada di kapal. Panggilan telpon membangunkan Kaisar.

“Ya. aku akan segera ke sana. Lalukan seperti yang aku instruksikan kepada kamu sebelumnya. pastikan tidak ada yang tahu. Hentikan dia dengan segala cara.”

“Apakah kamu akan kembali ke istana?” Tanya Yu Ra.

“Ada insiden tadi malam yang melibatkan Permaisuri. Aku pikir dia mungkin melihat kita.”

“Bagaimana dia tahu kita ada di sini?”

“Cepat. Jika wartawan melihat kita. Itu akan merepotkan.” Ucap Lee Hyuk.

Naik heli cuyyy ke istananya. Kebayang aja ya??? drama ini biayanya nggak murah.

***

Na Wang Shik masuk ke kamar kaisar. Ia mengacak-acak kasur dan menyalakan air di kamar mandi.

Sunny mulai mengetuk pintu. “Kaisar…”

Wang Shik yang mendengar pun mulai bersembunyi.

Sunny pun sudah masuk ke kamar. “Yang Mulia… apakah kamu di dalam (kamar mandi)? Yang Mulia, ini aku. Apakah kamu sedang mandi? Tolong jawab aku jika ada di dalam. Bolehkan aku masuk?”

Baru 3 langkah. Tiba-tiba Lee Hyuk keluar dari kamar mandi.

“Permaisuri, kapan kamu sampai di sini? aaahh aku baru saja membaca artikel. Kamu menyelamatkan seseorang yang sedang dalam bahaya. Kamu menjadi pembicaraan semalam.”

“Aku ingin tahu sesuatu.”

“Tanyakan apapun padaku.”

“Ini tentang kalung ini. aku diberitahu bahwa ini hanya diwariskan ke Permaisuri Korea. tolong katakan kepadaku kebenaran yang ada. apakah kamu telah menipu aku selama ini? perasaan kamu terhadap aku dan tindakan kamu apakah hanya sebuah kebohongan? Apakah aku, seseorang yang berdiri di hadapan kamu, istri kamu?”

“Maksud kamu apa?”

“Di mana kamu tadi malam? Apakah kamu benar-benar tidur di tempat tidurmu? Terlepas dari apa yang aku lihat atau aku dengar. Jika kamu menyangkalnya, aku akan memercayainya. Cewek bego banget. Tolong jangan menyembunyikan apapun dan katakan yang sebenarnya.”

“Kenapa kamu mencurigaiku? Tentu saja, aku tidur di kamar ini. aku mengadakan pertemuan di kapal pesiar kerajaan sampai larut malam. Aku kembali ke sini sekitar jam 3 pag dan pergi tidur kemudian.haruskah aku mengatakan semuanya?”

“Pelayaran?”

“Kami mengadakan upacara ulang tahun ke 10 penobatanku sebagai Kaisar di saat pelayaran. Tunggu, apakah kamu marah karena aku tidak datang untuk melihatmu? Itu sebabnya kamu berteriak kepadaku pagi ini? ini semakin tidak menyenangkan.”

“Benarkah itu? bisakah kamu bersumpah bahwa kamu tidak pernah membohongiku?”

“Tidak pernah. Kenapa aku melakukan hal seperti itu? memang benar aku kesal kepadamu. Aku bersumpah tidak pernah melakukan itu.”

Sunny berkaca-kaca dan memeluk Lee Hyuk.

“Yang Mulia, aku sangat takut. Aku takut kamu berubah pikiran dan membenciku. Tidak bukan? Aku salah?”

“Apakah pertengkaran kita membuatmu kesal? Aku minta maaf telah melakukannya padamu. Aku telah melewati batas. Tolong jangan kesal.” Lee Hyuk menyeka air mata Sunny.

Sunny memeluk Lee Hyuk kembali. “Tidak. Aku seharusnya memercayaimu. Aku sangat jahat. Aku adalah seorang Permaisuri. Aku seharusnya tidak berpikiran sempit. Aku bodoh.” Emaaaang hah!!!!

“Tolong berhentilah menangis. Matamu akan bengkak.”

Dan Lee Hyuk masih dengan tatapan mata jahatnya.

Di tempat persembunyian. Na Wang Shik menyaksikan semuanya.

Wang Shik pun melihat patung dengan pedang di kamar mandir. Dari tembok di dekat patung tersebutlah Lee Hyuk keluar. Cara membukanya cukup mudah. Dengan menggeser letak pedang yang dibawa oleh patung. Pintu akan terbuka.

Wang Shik menggeser pedangnya. Pintu pun terbuka. Jalan tikus menuju luar istana langsung dari kamar.

***

Hel Ro sedang cuci rambut. Ia berteriak pada ayahnya karena air tidak mau keluar.

“Air tiba-tiba berhenti keluar.”

“Apakah aku lupa membayar tagihan?” Ucap Ayah.

“Apa? Ayah pasti becanda!!! Astagaa mataku.”

“Turun dan cuci rambutmu di restoran.”

***

Hel Ro dengan mata pedih masuk ke restoran dan tak sengaja menendang kain pel. Saat terjatuh, tangannya menyentuh paha Mr. Lee yang sedang tertidur. Wkwkwkw

Keduanya langsung teriak histeris.

“Pencuri…. kamu siapa????” Ucap Hel Ro.

“Kamu siaaaappaaa????” Mr. Lee tak kalah panik.

“Aku putri pemilik restoran!!! Hel Ro.”

“Astagaaa aku tidak mengenalimu. Kamu membuatku takut. Kenapa kamu berpenampilan seperti itu? mengapa kamu menyentuh pahaku???” wkwkwkkwkw

“Aku yang harus bertanya. Kenapa kamu tidur di sini?haruskah aku memanggil polisi karena kamu telah masuk tanpa izin?”

“Tidakk… tidak…” Mr. Lee menarik Hel Ro dan salah sasaran. Malah pegang bokongnya Hel Ro… hahaha.

“Kamu cabul.” Langsung deh dibekuk sama Hel Ro.

***

Hel Ro naik lagi ke atas. “Ayah… lihat ini. pekerja paruh waktu ini sedang tidur di restoran sesuka hatinya. Dia bahkan tidak memberitahu.”

“Aigooo… kamu ada di sini?”Ayah malah ramah pada Mr.Lee. “Ngomong-ngomong apa yang terjadi pada pakaianmu? Kamu terlihat kedinginan. Ini pakaian olahragaku, ambilah.”

“Terima Kasih.” Mr Lee langsung memakainya. “Yaa ini sesuai dengan gayaku… bos kamu yang terbaik.”

Mr Lee pun diajak makan.

“Mengapa kamu tidak tinggal bersama kami?”

“Aku sangat ingin!!!”

Hel Ro mulai kesal. “Tidak mungkin. Dia tidak punya martabat.”

Bersambung ke bagian 3 yak. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Satu tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 13 Part 2

  • 13/12/2018 pada 2:39 PM
    Permalink

    aaaaa,,,,, bagian tiganya kak…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *