Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 11 Part 1

Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 11 Part 1

Inget yaaa nama blog yang nulis sinopsis The Last Empress ada di besoksore.com. jadi kamu bisa langsung masuk ke sini dan cari postingan barunya. Untuk episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Kembali ke Nenek Suri yang meminta penjelasan dari Min Yu Ra.

“Maafkan aku. Aku sudah berhati-hati supaya tidak ketahuan.”Wakkkkkk gilaaakk Min Yu Ra minta dijambak.

“Apa kamu tidak menyadari hal buruk apa yang telah kamu lakukan?” nenek ngomong sambil teriak… ya iyalahh bila perlu pake toa.

“Yang Mulia, aku mencintai kasiar dan dia mencintaiku.”haruskah aku cie cieini gitu…. ahhh kampret.

“Kaisar milik Permaisuri. Kamu tidak boleh menginginkannya.”

“Kaisar yang menginginkannya. Dia dan aku bersama lebihdahulu. Kami jatuh cinta sebelum dia menikahi permaisuri.”

“Itu tidak masuk akal.” Yaaa gitulah nek, masalah cinta emang nggak pernah masuk akal. Waakk komen mulu miminnya. “Sekarang pergi dari istana, cepat pergi sana.”

“Aku akan pergi jika kaisar yang memerintahkanku. Jika dia yang membuangku, aku akan meninggalkan istana tanpa melihat kembali ke belakang. Tapi, tidak ada orang lain sekalin kaisar yang bisa menendangku keluar.”

“Beraninya kamu…!!!”

***

Sunny kesulitan berdiri seperti anak umur satu tahun yang lagi belajar jalan. Na Wang Shik pun membantunya.

“Aku baik-baik saja. ini milikmu.” Sunny memberikan jas itu kembali.

Baru satu langkah menuju kamar. Sunny hampir jatuh lagi. Dankarena Jang Na Ra itu kecil banget plus nggak tua-tua mukanya. Akhirnya digendong oleh Na Wang Shik. *yaaakk saya tahu ini nggak nyambung. *bilang aja mau komen.

“Apa yang sedang kamu lakukan?” Ucap Sunny yang kayaknya nggak paham kalau dia lagi digendong. Wkwkwk. “Turunkan aku. Turunkan aku. Cepat!!!”

Sunny diturunkan di kasur. “Pergilah sekarang… pergilah.”

Wang Shik malah memeriksa pergelangan kaki Sunny. Sangat memardan merah. Deeehhh kayaknya lebay deh, itu sih kayak kejatuha batako 5 biji. “Aku akan memberi tahu tim medis untuk membawakan tukang urut  kompres es.”

“Aku bilang aku baik-baik saja.”

“Jika Anda tidak dikompres, itu akan menjadi lebih buruk Yang Mulia.”

“Aku mengatakan kau untuk keluar. Apa aku terlihat lucu didepanmu?” *nggak Sun, lu kelihatan kayak orang bego yang memelas abisnya nggak sadar juga.

Wang Shik akhirnya pergi. Sunny pun mengambil ponselnya, ia menelpon si jalang Yu Ra. “Nona Min, kamu di mana?”

***

Lee Hyuk marah besar di tempat abu mendiang istrinya disimpan.

“Berapa lama kamu menyiksaku? Jika kamu mati. Pergilah sana. Keluarlah dari ingatanku.

Ia membanting-banting barang dan hampir membanting abu istrinya. Beruntung ada Wang Shik yang datang dan mencegahnya.

“Yang Mulia.”

“Lepaskan, kamu tidak dengar?” tangan Lee Hyuk masih dipegang Na Wang Shik.

“Tolonglah tenang.”

“Aku berkata untuk melepaskan tanganku. Pergi!!! Tinggalkan aku sendiri!!!” Na Wang Shik malah digebukin sama Si Suneo. Eh Lee Hyuk. Namunakhirnya Suneo bisa tenang juga. Mungkin karena alat doraemon.

“Apa yang terjadi hari ini, jangan khawatir Yang Mulia. Aku akan memberitahu Nona Min untuk membersihkan semuanya dengan tenang.”

Darah menetes dari tangan Lee Hyuk. Na Wang Shik langsung mengambil sapu tangannya. “Yang Mulia Permaisuri juga terluka di pergelangan kakinya.”

“Aku tidak mau mendengarnya.” Keduanya pun bangkit.

Lee Hyuk melihat sudut Wang Shik yang terluka. “Maukah kamu menemaniku malam ini?” wkwkwkw kok rada gimana ya?

***

Jalang Yu Ra sudah ada di kamar Sunny. “Yang Mulia menjadi  marah? Mengapa?”

“Aku juga tidak tahu. Aku menyiapkan sema hal yang dia sukai, seperti yang kamu katakan. Freesia, musik yang dia suka, dan kue panekuk kentang.”

“Apa dia benar-benar marah tentang hal seperti ini? sebenarnya, semua yang Anda siapkan hari ini adalah hal-hal yang digunakan oleh mendiang permaisuri yang dulu untuk Kaisar. Aku memberitahumu karena aku dengar dia sangat mencintaimu. Aku pasti salah informasi, Yang Mulia.”

“Begitukah? Dia pasti mengira aku mencoba meniru mendiang istrinya. Aku dengar mereka sangat dekat. Dia pasti terikat dengannya.” Yu Ra menunduk padahal tersenyum licik.

“Seharusnya aku tidak melakukan itu. aku tahu aku melakukan untukmu, tapi itu kesalahanku. Tolong hukum aku Yang Mulia.” Dengan senang hati luu Yu Ra sini gue gorokkkkk…

Dengan kebodohannya, Sunny malah mendekati Yu Ra dan memegang tangannya. “Tidak. Aku tahu perasaanmu. Jadi jangan merasa bersalah. Kesalahpahamanhanya harus diselesaikan.”

***

Lee Hyuk dan Na Wang Shik ada di garasi. Mereka mau balapan motor.

Lee Hyuk mengambil helm. “Aku tahu ini berbahaya. Tapi aku merasa itu akan lebih berbahaya jika aku tidak melakukan apa-apa. Jangan berpikir untuk menghentikanku.”

Wang Shik mengambil helm juga.”Aku akan menjaga anda sebaik mungkin.”

Balapan dimulai. Kebut-kebutan…

Saat di jalanan. Lee Hyuk membayangkan wajah istrinya danlagi-lagi ada adegan ciuman segala.. Sedangkan Woo Bin membayangkan Ibunya dankematiannya yang sangat tragis. Mimin besoksore pun membayangkan mantannya yangmencampakkkannya. *eh

 

***

Nona Choi melapor pada Ibu Suri.

“Terjadi kekacauan di kamar permaisuri. Aku pikir mereka bertengkar.”

“Mereka bertengkar? Tentang apa?”

Kepala keamanan lari menuju Ibu Suri.

“Yang Mulia….”

“Ada apa?”

“Kami tidak bisa menemukan kaisar.”

“apa????? Sejak kapan?”

“Kami tidak bisa melacaknya. Sejak meninggalkan istana. CCTV menangkapnya sedang mengendarai motor.”

Ibu Suri langsung panik. “sepeda motor? Kamu bego!!! Bagaimana mungkin kepala penjaga mengatakan ini? cari tahu di mana Yang Mulia segera.”

***

Dua pembalap ini akhirnya dikejar para pengawal istana dan dikepung. Yaaa udah deh, balik soalnya disuruh Emak.

Semua menunggu di semacam lapangan.

Sunny pun ikut keluar. “Apa yang terjadi?” selalu aja jadi yang telat tahu.

“Istana panik karena kaisar hilang dan Permaisuri bahkan tidak tahu? Tunggu… kudengar dia pergi ke kamar Permaisuri? Apakah kalian berdua bertengkar?” Ucap Putri.

“Tidak, kami tidak bertengkar. Ada kesalahpahaman.”

Yu Ra pun menjawab. “Yang Mulia pergi dengan sepeda motor dan Ibu Suri khawartir sepanjang malam.”

“Kenapa itu membuatnya khawatir? Apakah kaisar tidak punya SIM?” WKWKWKWKWK

“Dia mengalami kecelakaan mengerikan di masa lalu. Dia mengendarai sepeda motor dan itu sangat dilarang keluarga.”

Tak lama. Yang dikhawatirkan pun tiba juga.

Ibu Suri langsung lari ke anaknya. “Yang Mulia, apa yang terjadi? Bagaimana kamu bisa menaiki sepeda motor?” *digass makkk digasss masa kayak gitu nggak tahu.

Ibu Suri pun melihat tangan Lee Hyuk yang terluka. “Apa yang terjadi dengan tanganmu? Bagaimana luka ini terjadi padamu?”

“Tidak apa-apa.”

Ibu Suri langsung menuju Na Wang Shik dan menamparnya. Dua kali tamparan keras.

“Melindungi Yang Mulia adalah tugasmu. Beraninya seorang penjaga membaahayakan keselamatan Yang Mulia.”

“Aku yang menyarankan agar kami keluar. Dia tidak melakukan kesalahan apapun.” Jawab kaisar.

“Tidak. Dia gagal melindungi Anda bahkan jika Anda membuat keputusan yang salah. Itu membuat penjaga salah. Kita tidak bisa membiarkan ini berlalu tanpa sebuah hukuman. Kepala Keamananm kunci dia di sel istana.”

“Ya. yang Mulia.”

Na Wang Shik dibawa tanpa perlawanan.

Ibu suri kini mengomel pada Sunny. “Apakah kamu bahkan tidak menyadari Yang Mulia telah meninggalkan istana?”

“Aku minta maaf Yang Mulia.”

“Jangan bicarakan hal ini kepada Nenek Suri.”

Semua pun bubar. Sunny mendekat pada Lee Hyuk. “Yang Mulia.”

Tapi Lee Hyuk nggak peduli dan pergi.

Berlanjut ke bagiian 2 yaaakkk. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

7 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea The Last Empress Episode 11 Part 1

  • 07/12/2018 pada 6:33 PM
    Permalink

    Behhhh, drama ini benar2 sesuatu….
    Mimin besok sore sampe koar2 trus di sepanjang tulisan.. 😋😋😄😄😄

    Balas
  • 07/12/2018 pada 7:42 PM
    Permalink

    Min mantan istri kaisar meninggal gara2 apa?

    Balas
  • 07/01/2019 pada 6:57 AM
    Permalink

    Pas lihat dramanya q bersungut2 marah sama min yu Ra, tapi pas baca sinopsisnya jadi ketawa2, apalagi ada jalang yu Ra itu, pas banget dahhh, 😂😂😂

    Balas
    • 22/02/2019 pada 8:00 PM
      Permalink

      Mohon maaf min lebih baik jangan menuliskan kalimat konyol pribadi. Alangkah baiknya tertulis secara formal saja dan baku. Ini hanya saran saya saja. Terima kasih.

      Balas
  • 04/02/2019 pada 12:42 AM
    Permalink

    Suka banget sama komen2nya mimin di sela gregetnya sinopsis ini. Gemes sama si yu ra, di kompori lagi mbak mimin hehe tamnah seru bacanya. Thanks keep up the good work

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat