Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini.

Ae Rin menghayal. Bon jadi pengantin??? Wkwkwkwk dan manyun-manyun.

“Kamu tidak tampak seperti itu.”

“Pokonya, jangan beri tahu siapapun soal kejadian hari ini dan yang kamu lihat di temapt kerja. Kamu bisa terlibat masalah. Kelargamu akan sial.”

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

“APA?”

***

Ae Rin dan Bon sampai juga.

“Aku terlambat maafkan aku.” Ucap Ae Rin pada ahjumma Kim.

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

“Kalian pergi ke suatu tempat? Apa terjadi sesatu?”

“Tentu saja tidak. Tidak terjadi apa-apa. Benar bukan?” Ae Rin menatap Bon.

“Tentu saja tidak.”

“Anak-anak sudah tidur. Biarkan mereka di tempatkku. Aku tidak keberatan mereka menginap.”

***

Joon – Joon akhirnya dibawa pulang dengan digendong satu-satu oleh Ae Rin dan Bon.

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

“Bon. Mobilmu bagus sekali? Itu memang mobil sejak lama?”

“Aku baru membelinya.”

“Kukira kamu menyewakan tempatmu. Kapan kamu membeli mobil? Kamu penggila mobil?”

“Itu sebabnya aku mengasuh anak-anakmu. Begitulah aku mendapatkan uang.”

“Astagaaa… bagaimana ini? aku baru dipecat. Sebaiknya kau mencari pekerjaan baruagr kamu bisa membayar uang sewa.”

“Kamu punya dua anak dan harus membayar hipotek. Kini kamu mencemaskan uang sewa mobilku? Tanggung jawabmu benr-benar banyak.”

“Ya. tanggung jawabku banyak.”

***

Yong Tae sudah di kantornya.

“Siapa dia? kamu sudah mengetahui siapa penerobosnya?”

“Belum.”

“Belum? Ada kamera CCTV di mana-mana. Bagaimana mungkin kamu belum tahu?”

“Anda meminta kamu untuk tidak meninggalkan barang bukti. Anda menyuruh kami mencari tempat tanpa kamera CCTV. Itu sebabnya kami memilih gudang itu. tentu saja, kami tidak punya rekamannya.”

“Begitukah? Selama ini pekerjaanmu tidak becus. Bagaimana kamu bisa melakukannya dengan sempurna kali ini?”

“Maafkan aku. Tapi aku yakin satu hal.”

“Apa itu?”

“Saat dipukul, aku tahu dia seorang yang pro.”

“Baiklah… K. Di mana K sekarang?”

“Dia pergi ke macau tiga hari lalu.”

“Kamu yakin?”

“Aku membuntutinya. Aku yakin.”

“Kamu tidak ketahuan bukan?”

“Tentu saja tidak.”

(“Berarti itu bukan K. Lantas siapa?)

“Bagaimana dengan Go Ae Rin? Haruskah kubawa dia kembali?”

“Tidak. Lupakan saja. dia tidak mengerti yang dia lakukan. Karea sudah kupecat. Kamu tidak usah memikirkan dia.”

“Baik.”

“Siapa itu?”

***

Para trio kwek-kwek dan Ae Rin sedang main golf.

“Aku dipecat.” Mendengarnya, Trio Kwek Kwek mendekati Ae Rin.

“Aku dipecat tanpa punya kesempatan untuk mengatakan apapun.”

“Kamu bahkan tidak menanyakan alasan dia berbohong soal harga tasnya?” Ucap Sang Ryeol.

“Aku tidak punya kesempatan.”

“Kenapa tidak?” Ucap Ahjumma Kim.

Namun, Ae Rin mengingat upacan Bong yang melarangnya berkata pada siapapun.

“Kami menganggapnya impas dengan memotong gajiku.”

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

“Astagaaaa sudah kuduga akan begini” Ucap Ahjumma Bong. “Kamu yang membuat masalah dan dia yang berkuasa. Kamu tidak punya hak untuk menanyakan asalannya bohong. Jika di posisinya, aku pun akan memecatmu.”

“Andai saja kamu tidak menumpahkan jus itu di tasnya. Kamu pasti masih bekerja.”

“Aku tidak menyesal.”

“Kamu tidak pantas berkata begitu.”

“Aku tinggal mencari pekerjaan baru.”

***

Ibu Kwon mendapatkan laporan tentang keberadaan Terius. “Kamu yakin Terius terlihat di Ilsosongjung?”

“Ya. saat kamu tiba usai mendaptkan informasi, kami melihatnya bergegas pergi dari tempat itu.” *itu lhoo tempat Jin Yong Tae rapat sama ketua baru yang mau disogok.”

“Dia pergi jauh-jauh kesana. Lalu?”

“Kami melaporkan kepada Kwon saat dia bergerak ke Star Tower.”

“Kenapa tidak membawanya ke mari?”

“Dia tiba-tiba menghilang.”

“APAAAAA…!!!”

“Dia menghilang seperti hantu.”

“Kamu buta? Kamu sangat tidak cakap. Mungkin dia akan muncul lagi. Tempatkan orang di Star Tower.”

***

Do Woo sedang mendengarkan musik di jalan. Ia merasa ada seseorang yang mengikutinya. Do Woo pun masuk ke dalam gedung. Masuk ke toilet dan mengganti bajunya.

Namun, Terius menghadangnya.

“Kamu amat terlatih bahkan untuk seseorang yang bahkan bukan agen lapangan. Mentormu pasti sangat cakap.”

“Kamu sombong sekali. Bagaimana jika aku melaporkanmu.”

Obrolan pun berpindah tempat ke markas King’s Bag.

“Kenapa kamu mengambil peralatan melacak?”Tanya Do Woo yang tahu stikernya dicuri. “Peralatan 11 hilang, dan aku tahu kamu ke gudang di hannam setelah mengunjungi Gedung pemakaman rumah sakit Myeongin. Aku tahu segalanya.”

“Apa lagi yang kamu ketahui? Agen Ra Do Woo?”

“Aku tahu kamu sering datang ke sini. aku juga tahu kamu tinggal di sekitar sini.”

Kemudian Agen Yoo pun masuk. Dia melongo karena ada Bon.

“apa-apaan ini?”

“Kenapa kamu terkejut?”

“Aku bertemu dengannya saat perjalanan ke mari. Dia mirip denganmu. Aku suka itu.” Ucap Bon.

***

Akhirnya mereka bertiga rapat.

“J Internasional adalah perusahaan industri pertanahan yang disamarkan. Mereka ingin memperkenalkan jet tempur baru, itu sebabnya mereka menghubungi Moon Sung Soo, kepala keamanan nasional.”

“Pak Moon menghalangi mereka. Jadi, mereka menyingkirkannya diam-diam. Lalu kemarin, mereka mendekati dan melobi anggota majelis Jeong In Taek.”

“Kamu punya foto pertemuan mereka?” Tanya Bon.

“tidak. Aku melewatkannya. Kurasa mereka menyadari, lalu pergi lewat pintu belakang.”

“Sistem Star Tower berhasil memulihkan catatan peristiwa di ponsel mendiang Pak Moon.” Ucap Do Woo.

“Berarti Jin Yong Tae menelpon di kantor J Internasional.”

“BENAR.”

“Agen Yoo. Kamu sudah tahu lebih banyak tentang Si Pesulap?”

“Wajah yang cocok dengan foto darimu terkahir dilihat tiga hari lalu, di bandara Incehon menuju makau. Sudah jelas paspornya direkayasa.”

Tertulis nama Steven Kim.

Agen Do Woo mengambil berkasnya. “Aku akan menyelidikinya, kamu tahu soal kemapuanku, bukan?”

“Selidiki laporan rekening bank J Internasional dan CEO Jin Yong Tae.”

“Omong-omong. Kemarin kamu terburu-buru mau ke mana?” Tanya Agen Yoo pada Bon.

Namun tiba-tiba King’s Bag kedatangan pengunjung.

***

Pengunjungnya adalah Sang Ryeol dan Ahjumma Bong.

Agen Do Woo diminta untuk masuk ke toko dari luar.

“Bagaimana jika mempekerjakan satu orang lagi?” Tanya Bon pada Agen Yoo.

“Apa?”

“Lihat situasi ini. kurasa kita membutuhkan seseorang untuk menjaga toko.”

“Apa maksudmu?”

***

Ae Rin sedang sibuk membuat resume pekerjaan di rumahnya.

Kemudian tiba-tiba ada Bon memberikan selebaran bahwa King’s Bag membutuhkan karyawan.

“Apa ini?”

“Kamu tahu toko tas yang baru saja buka di luar?”

“ya. aku melihatnya.”

“Aku melihatnya dalam perjalanan ke mari. Kurasa kamu bisa mulai membayar gajiku jika segera bekerja.”

***

Agen Yoo di King’s Bag. Ia mengingat percakapannya dengan Bon.

“Siapa wanita yang harus kupekerjakan? Wanita yang anaknya kamu asuh? Go Ae Rin?”

“Bagaimana kamu bisa tahu namanya?”

“Aku juga tahu suaminya meninggal baru-baru ini. kenapa kamu sangat memedulikannya?”

“Aku kasihan padanya.”

“Kenapa kamu kasihan padanya?”

“Mendiang suaminya, adalah saksi pembunuhan Pak Moon.”

“Apa?”

“Dia tidak tahu apa pun soal kematian suaminya. Jadi jangan katakan apapun. Bertanya pun jangan.

Ae Rin nampak di luar sedang melihat King’s Bag. Ae Rin pun masuk ke toko dan memberi salam pada Agen Yoo.

***

“Kim Bon bisa melihat masa depan?” Ucap Ahjumma Bong.

“Dia sangat cakap. Dia tahu hal buruk akan terjadi pada Ae Rin dan memperingatkan dia sebelumnya.” Ahjumma Kim menjelaskan..

“Ahh aku merinding.” Ucap Sang Ryeol. “Omong-omong hal buruk apa?”

“Aku tidak tahu detailnya. Pokonya, pastikan kalian merahasiakan ini.”

“Benar juga. Kalian tahu? Dia mengunjungi rumah anak-anak? Menurutmu… dia mencari geomansi?” Tanya ahjumma Bong yang langsung diketawai Sang Ryeol.

“kamu benar sekali. Pasti karena itu. penampilannya pun sangat aneh.” Tambah Sang Ryeol.

“Haruskah kita menyempatkan waktu untuk membahas ini dengan Kim Bon?”

“Dia punya instrumen untuk itu atau semacamnya?”

***

Ae Rin sedang diwawancara.

“Ini pertama kalinya kamu bekerja di bidang penjualan?”

“Ya. tapi aku yakin bisa lebih dari siapapun. Bebenah, merapikah gudang bahkan mengantarkan makanan. Aku mengerjakan semuanya.”

“Apa pekerjaanmu sebelumnya?”

“Aku berkerja di firma TI sebagai pemrogram sampai 6 tahun lalu.”

“Itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan penjualan tas.”

“Berarti aku tidak diterima?”

“Akan aku pertimbangkan. Tolong tinggalkan detail kontakmu.”

“Aku bekerja di perusahaan dagang yang mengurus tas baru-baru ini.”

“Sungguh?”

“Nama perushaannya J Internasional. Itu perusahaan kecil yang mungkin belum Anda dengar.”

“Tunggu. Tadi kamu bilang J Internasional?”

“Ya.”

Bersambung ke episode 10. klik di sini kelanjutannya.

Komentar Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9

Ini siapa yang menculik sih?? wkwkwkwk…. kok yang nyulik malah ketakutan sendiri. Yong Tae ini karakternya jahat tapi jahatnya nanggung banget.

Dan saya salah duga tentang siapa penculik Ae Rin. Saya pikir juga malah akan ada adegan apa gitu… eh malah kocak yaa…

Btw, saya suka banget sama penampilan Agen Yoo. Doi waktu di About Time cantik banget. Ini rambut pendek banget kayak gini aja tambah cantik banget. Jadi pengen deh potong rambut kayak begitu.

Dan satu lagi nih saya mau curhat.

Untuk kalian yang setia menanti sinopsis terius behind me dimohon sabar. Karena jika sub indo sudah ada pun ada proses tulis ulang yang sangat memakan waktu dan juga proses posting. Bisa makan 4-5 kali lipat dari durasi asli pas nonton lho. Jadi kalau 1 episode durasi 1 jam. Maka sinopsis bakalan selesai setelah 4-5 jam proses pembuatan. Jadi… mohon kesabarannya.

kalau saya bisa buat cepat ya diusahakan. kalau lagi sibuk yaaa… mohon kesabarannya lagi-lagi.

Advertisements

4 tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 9 Part 2

  • 12/10/2018 pada 7:47 PM
    Permalink

    Ternyata sulit banget ya nulis sinopsis…kami hanya tinggal baca aja ..😢# terimakasih banyak y min udah berkerja keras di setiap episode nya…Semangat💪💕💕💕💕👍

    Balas
    • 13/10/2018 pada 6:34 PM
      Permalink

      nggak sulit sih. hanya butuh latihan dan waktu yang cukup banyak…

      terima kasih sifa syifa sudah komen-komen di sini.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *