Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 17 Part 1

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 17 Part 1 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa baca tulisan yang ini.

“Akan aku dapatkan apa pun caranya. Lacak lokasi Jimn Yong Tae.” Ucap Terius. Ia nampak mempersiapkan dirinya dengan senjata.

Di markas, Agen Yoo dan Agen Ra Do Woo mencari keberadaan Ae Rin. “Lacak lokasi hape Go Ae Rin.”

“Dia berada di Jang Indong, aku menemukan signal di dekat gereja Jangin Dong.” Ucap Ra Do Woo.

“Tunjukkan foto Ae Rin yang kita terima. Kemudian perbesar… lantai semen, batu bata, plastik dan lakban hijau,.”

“Itu lokasi konstruksi.”

“Temukan lokasi konstruksi terdekat dan kirimi aku alamatnya.”

“Kamu akan pergi sendiri?” Tanya Ra Do Woo.

“Kamu tetaplah di sini dan bantu aku.” Agen Yoo pun pergi.

***

Di lokasi, Ae Rin yang sadar mencoba berteriak.

“Sial, kamu berisik sekali.” Jin Yong Tae pun membuka lakban di mulut Ae Rin.

“Selamatkan aku…. aku butuh bantuan. Ada orang??? Haloo… tolong aku.” Ae Rin berteriak.

“Jangan teriak nanti tenggorokanmu sakit. Diamlah.”

“Apa-apan kamu? kenapa melakukan ini padaku?”

“Go Ae Rin kamu pandai berakting. Jika kamu menjadi aktris, pasti menerima banyak penghargaan ya? aku bermurah hati untuk pertama kali seumur hidup. sekarang, aku dalam masalah. Setidaknya kamu pantas menerima ini. kita impas.”

“Sebenarnya, apa maksudmu?”

“Kamu akan tahu detailnya dari Pemilik King’s Bag. Tunggulah 40 menit. begitu mendapatkan keinginanku, aku akan melepaskanmu. Selain itu… diamlah. Situasinya sudah rumit.”

Dan dari arah belakang ada Agen Yoo yang bersiap melawan.

“Jin Yong Tae. Diam atau aku tembak.”

“Siapa kamu?”

“Tiarap.”

“Kamu sudah gila? Jam pasirnya bagaimana? Tidak kamu bawa?”

“Jangan khawatir. Aku akan segera mendapatkannya. Cepat tiarap.”

Jin Yong Tae berusaha kabur. Sayangnya ia bisa dibekuk dan dimasukkan ke dalam mobil bersama dengan Ae Rin.

***

Di dalam mobil, Agen Yoo berbicara dengan Ra Do Woo lewat sambungan telpon.

“Kepala tim. Ibu Kwon mengejar Bon?” Tanya Agen Yoo.

“Entahlah, menurut informasi yang aku dapat, Tim Alpha mengawasi Star Tower selama beberapa waktu.”

(Bukankah Bon itu pengasuh? *Jin Yong Tae bicara dalam hati. Sudah kuduga ada yang mencurigakan. Dia agen BIN? Ahh… tunggu, dia menyelidiku? Lantas mengapa memilih pekerjaan mengasuh anak-anak? Dia tahu bagaimana suami Ae Rin tewas?)

“Menuju Jembatan Seonho. Dua mobil dan kepala Kwon mengejar Bon.” Lanjut Ra Do Woo. “Pintu utama diblokir. Juga pintu selatan.”

Dan dalam bermacet-macet ria. Ae Rin melihat Bon yang sedang berhadapan dengan Ibu Kwon. Ae Rin dan Agen Yoo pun keluar dari mobil.

Kejadian yang sudah di episode lalu pun diputar kembali. Saat Terius menyapa Ibu Kwon kemudian mencoba untuk kabur kembali. Dan tentunya saat terius tertembak oleh Pembersih.

“Tidak….” Teriak Ae Rin yang melihat Terius masuk ke dalam air.

“Turun dan cari dia. Kim Ji Hoon. Panggil para penyelam.” Ibu Kwon memberikan perintah.

Ae Rin bergegas dan masuk kembali ke dalam mobil. Dan Ae Rin duduk di bangku kemudi.

“Ae Rin. Kamu mau apa?” Tanya Agen Yoo yang mengikuti Ae Rin.

“Menyelamatkan Bon.”

Ae Rin memparkirkan mobilnya di semak-semak dekat dengan sungai. Ia berlari yang diikuti dengan Agen Yoo. Melihatnya, Jin Yong Tae pun bingung. “Sebenarnya apa yang terjadi?”

Dan karena ada kesempatan kabur. Jin Yong Tae melepaskan borgolnya dengan alat yang ia miliki. Ia pun kabur.

Sementara itu, Ae Rin masuk ke dalam air dan menyelamatkan Bon.

“Jangan khawatir. Aku berjanji akan melindungimu.” Ucap Ae Rin saat menyelamatkan Bon.

“Janji yang aku sepelekan dan aku tertawakan ternyata benar-benar ditepati.” Suara Bon.

Episode 17 berjudul Menghilang.

Terius diinfus di rumah Ae Rin. Ia ada di kamar anak-anak.

“Tembakannya meleset. Jadi hanya perlu dijahit. Sudah aku berikan suntik tetanus. Bersihkan baik-baik dan jaga dia.” Ucap Dokter.

“Gumawo Oppa. Oppa tahu ini rahasia bukan?” wkwkwkw Oppanya aktor yang sering main drama cuy….

“Berhenti bilang begitu. nanti telinga Oppa berdarah.”

“Ahhhh jadi ini kakak dari Sajangnim?” Tanya Ae Rin.

“Bukan.”

“Lantas siapa?”

“Aku kakak ahli bedahnya yang berbakat dan tampan.” Wkwkwkw.

“Aigoooo…. dasar menyebalkan.” Ucap Agen Yoo.

“Terima kasih banyak.”

“Sama-sama. Kini kamu jadi Bos?” Tanya Oppa pada Agen Yoo.

“Terjadi begitu saja.”

“Dahhh,,,, hubungi Oppa jika dia demam.”

***

Tiga orang ini melihat kondisi Bon yang masih belum sadar.

“Ae Rin, apa yang kamu pikirkan sampai melompat ke dalam air?” Tanya Agen Yoo.

“Aku berjanji untuk melindunginya. Kenapa kalian menatapku begitu?”

“Kamu pandai berenang sejak dahulu?” Tanya Ra Do Woo.

“Sebenarnya ada DNA penyelam mengalir di dalam tubuhku. Ibuku dan Nenekku adalah penyelam.” Wkwkwkw padahal kemarin Ibunya Pembalap.

“Aku melihat sisi dirimu yang lain.” Ucap Agen Yoo.

“Hebat.” Sambung Ra Do Woo.

“Jin Yong Tae kabur. Kita harus bagaimana?”

“Kita hanya perlu menangkapnya lagi. Jam pasirnya ada pada kita, jadi sudah setengah jalan.” Ucap Agen Yoo.

“Tapi ada di mana itu?” Tanya Ra Do Woo.

***

Jam pasir berguling-guling di lantai. Sedang dimainkan oleh….

Joon-Joon.

Hingga Ibu mereka memanggil Joon-Joon, mereka pun keluar dari kamar Go Ae Rin.

“Ada di sini…” Agen Yoo tersenyum dan mengambil jam pasir dari tangan Joon Hee. “Akan aku ambil ini. akan aku belikan yang baru lagi nanti.” Joon-joon pun mengagguk.

“Kalian Joon-Joon?” Tanya Ra Do Woo.

“Bon Ahjussi, apakah baik-baik saja?” Tanya Joon Hee.

“Ahjussi sedang tidur pulas. Jadi jangan berisik.” Ucap Ae Rin.

“Kami boleh melihatnya?” Tanya Joon Soo.

“Hanya melihat yaa???”

Joon-joon berlari ke kamar.

“Tolong jaga dia. pekan ini, misimu merawat Bon.” Ucap Agen Yoo pada Ae Rin.

“Aku mengerti.”

****

Ibu Kwon masuk ke dalam kantor J Internasional. Ia melihat sekeliling.

“Ada kabar dari rumah sakit soal korban luka tembak?” Tanya Ibu Kwon pada Agennya.

“Tidak ada.”

“Bagaimana dengan penyelam?”

“Belum ada kabar.”

“Tembakkan itu tidak mematikan. Terius pasti masih hidup.” dan Ibu Won melihat ada yang mencurigakan. Ruangan tas Jin Yong Tae menarik perhatiannya. Setelah diselidiki Agen ia membawa tas tersebut.

“Ini tas dari King’s Bag.”

“Apa? Kenapa tas mereka ada di J Internasional? Terius datang ke J Internasional. Kita menemukan King’s Bag di sini. Yoo Ji Yeon adalah pemiliknya. Orang yang bekerja di dua tempat, J Internasional dan King’s Bag. Go Ae Rin.”

***

Ae Rin menyiapkan bubur untuk Bon. Sementara Joon-joon memandangi Bon dengan terdiam. Karena ada perlengkapan memasak yang habis. Ae Rin akan ke toserba dan meminta Joon-Joon untuk menjaga Bon.

“Keluar darah dari wajahnya.” Ucap Joon Hee setelah melihat wajah Bon yang penuh luka namun tetap ganteng.

“Haruskah kita mengobatinya?”

Dan plester lucu pun ditempelkan di wajah ganteng Bon. Bon mendapakan perawatan ekstra dari Joon-Joon.

Ekstra sekali plester yang ditempelin di muka Bon. Wkwkwkwk.

Dan tiba-tiba ada suara bel.

Joon Hee pun lari ke pintu.

“Siapaaa???” Teriak Joon Hee dari belakang pintu.

“Nakkkkkk…. Ibumu ada di rumah?” Ucap Ibu Kwon. “Kenapa kamu tidak menjawab? Ibumu tidak ada di rumah?”

“Ya.”

“Dia pergi ke mana?”

“Ke toserba. Kamu siapa?”

“Aku teman Ibumu.”

“Temannya?”

“Sebentar saja. bisakah buka pintunya?”

Dan saat Joon Hee hendak membuka pintu. Bon mencegahnya. Bon mengisyaratkan pada anak-anak untuk tetap diam.

Ae Rin pun sampai. Ia baru saja keluar dari lift.

“Ada urusan apa Anda ke rumahku?”

“Maaf aku datang selarut ini. sejujurnya, ada yang ingin aku tanyakan langsung kepadamu.”

“Anda mau tanya apa?”

“Kamu mengenal Kim Bon?”

“Aku tidak pernah mendengar nama itu.”

“Jangan berbohong. Kamu bisa terluka.”

“Tunggu… anda sendiri bagaimana? Anda berbohong soal mempekerjakanku? Anda ke rumahku tanpa mengabari dan menanyaiku soal orang asing. Kini anda mengancamku? Sebenarnya ada apa ini? merepotkan saja. tolong minggir. Anak-anak menunggu. Anda tida mau pergi? Aku bisa menelpon polisi.

Dan akhirnya Ibu Kwon mau pergi.

Lanjut ke bagian 2. klik di sini.

 

Advertisements

Satu tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 17 Part 1

  • 26/10/2018 pada 3:26 PM
    Permalink

    Aerin begitu berani…salut untuk mama muda yg satu ini…semangat💪

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat