Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 16 Part 1

Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 16 Part 1 – Episode sebelumnya bisa kamu lihat di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini.

Ae Rin berlari karena merasa diikuti. Ia pun masuk ke dalam minimarket dan menelpon Bon.

“Bon. Ada yang mengikutiku. Aku ada di minimarket depan King’s Bag.”

“Aku menemukannya.” Nyatanya yang mengikuti Ae Rin adalah Bon.

“Apa-apaan ini?”

“Kamu sadar aku mengikutimu dan berlari lebih cepat dariku. Kamu bersembunyi di tepat terang dan sepi. Kamu juga langsung menghubungiku. Sudah aku bilang berkali-kali. dalam situasi berbahaya…”

“Jangan terlibat.apapun yang terjadi, larilah dan hubungi polisi. Apapun yang terjadi, minta bantuan. Pikirkan Joon Soo dan Joon Hee. Jangan terlibat.”

“Bagus. Kamu melakukannya dengan baik. Jadi akan aku traktir. Pilih sesuatu.”

Mereka pun minum kopi. Kalau saya disuruh milih, saya pasti milih Bon.

“Kopi dari toserba di tengah malam. Manis dan enak.”

“Karena kamu habis berlari.”

“Lebih enak karena kamu mentraktirku. Terima kasih.”

“Apa Jin Yong Tae menghubungimu?”

“Benar juga.. sudah lama tidak kudengar kabarnya.”

***

Jin Yong Tae di kantornya. Ia membaca berkas tentang Agen Yoo dan Ra Do Woo yang teryata adalah dua agen rahasia.

“Sudah aku duga. Mereka adalah bagian dari BIN.”

Yong Tae pun masuk ruangan rahasianya. Ie melihat-lihat tas….

***

“Jung In Soo. Namanya Jung In Soo bukan Jin Yong Tae.” Ucap Bon saat membaca berkas bersama dua agen lainnya.

“Seperti yang kamu lihat, Jung In Soo dinyatakan tewas dua tahun yang lalu.”

“Pria yang sudah mati bangkit. Dia hidup dengan nama dan wajah baru.”

“Mungkin dia disuruh seseorang. Agar mudah dimanfaatkan dan disingkirkan.” Ucap Bon. “Aku akan mendekati J Internasinal mulai besok.”

“Sungguh? Bukankah Ae Rin akan lebih cepat? Jangan menatapku seperti itu. wanita itu bekerja lebih baik daripada dugaanku.”

“Bagaimana dengan Kwon Young Shil?”

“Dia terus mengawasi King’s Bag. Hanya itu. dia pasti melihat aku dan Do Woo. Tapi dia tidak bertindak. Dia ingin meremehkan kami secara psikologis.”

“Kuharap memang karena itu. sudah dapat informasi tentang King Castle?” Tanya Bon pada Do Woo.

“Pertama, kebanyakan informasi yang kudapakan dari penghuni wanita. Sejak kartu pendeta wanita muncul, 43 keluarga sudah pindah ke sini. kompleks apartemen ini besar dan beruntung jika pindah hari itu. lebih banyak dari dugaanku.”

“Hubungi aku jika ada yang aneh.”

“Ok.”

“Aku harus pergi.” Ucap Bon.

***

Bon minum-minum dengan Sang Ryeol. Biasa, minum Yogurt.

“Belakangan ini, Ibynya Yu Ra nampak aneh. Entah apa yang menyibukkannya, tapi dia terus memeriksa ponselnya. Bu Shim juga sibuk… (wkwkwkw mian, Ibu ketua yang suka saya tulis Ahjumma Kim ternyata Shim… waakk kuping yaaa kuping).”

“Dia ketua Klub hijau.”

“Ibunya Do Min Joon dan Bu Shim akrab? Tampaknya tidak begitu.”

“Dengar… Ibunya Min Joon adalah ketua klub hijau Seongjon sebelum ibunya Seung Hyun. Kakanya Min Joon kelas satu SMP. Sampai Mi Na kelas 6 SD, Ibunya Min Joon adalah orang penting di King Castle. Perebutan kekuasaan keduanya luar biasa. Kami mendukung Ibunya Seung Hyun. Dari latar belakang keluarga, pendidikan, keuangan, informasi, keluarga Seung Hyun adalah yang terbaik.”

“Baiklah…”

“Keduanya sangat kompetitif soal pendidikan. Ibu Seung Hyun dan Ibu Min Joon saling mengawasi. Persaingan mereka melebihi banyangan kita.”

“Menarik.”

“Lagi pula, pertengkaran mereka tidak ada gunanya.”

“Kenapa?”

“Dalam semua hal, Seng Gi lebih hebat dari mereka. Aku pemenangnya.” Wkwkwkkw…

Bon memegang tangan Sang Ryeol. “Sudah kuduga. Kamu memang panutan.” Wkwkwkw

“Kamu membuatku tersipu.”

***

Dan dua ahjumma lainnya datang seperti biasa.

“Akan aku beritahukan nasib dari yang kalian berikan tempo hari. Ini yang terakhir kali. aku tidak mau mengulanginya lagi.” Bon jadi dukun….

***

Kini tinggal Agen Yoo dan Do Woo yang bicara di markas.

“Bon selalu berkumpul dengan para ahjumma itu bukan?”

“Saat pria menua, hormon kewanitaan mereka meningkat. Mereka lebih nyaman dengan para ahjumma.”

“Bon tidak akan begitu.”

“Sunbae tahu dari mana? Katamu dia tidak suka anak-anak, tapi mahir mengurus mereka.”

Agen Yoo marah…. “maksudku, bukan berarti sunbae tidak tahu banyak soal Bon. Aku Cuma bilang orang bisa berubah.”

“Orang tidak mudah berubah.”

“Konon, orang bisa mati jika tiba-tiba berubah.”

“Hentikan. Belakangan ini, Bon seperti orang asing.”

***

Bon mulai memberikan tulisan merahnya pada Tio KIS. Ia pura-pura kerasukan, “Rawatlah mertuamu. Anggota keluarga baru akan merebut semua uangnya.” Ucap Bon pada ahjumma ketua.

“Maksudmu, iparku?”

“Heii… bukankah suamimu menghasilkan banyak uang, katamu harta mertuamu tidak banyak. Jangan tamak” Ucap Ahjumma Bong.

“Ini soal anak keduamu.” Bon membacakan ramalan untuk ahjumma Bong. “Tidak ada anak antara kamu dan suamimu. Kamu sungguh tinggal dengan ayahnya Yu Ra?”

“TEEEEE teeeentu  sajaaa…” dan Sang Ryeol tertawa mendengar jawaban temannya.

“Bon kamu belum pernah melihat ayahnya Yu Ra. Yu Ra mirip sekali dengan ayahnya.

“Anak keduaaa… kamu tidak akan punya anak lagi.” Bon menggebrak meja, ia membaca ramalan Sang Ryeol.”

“Jika istriku cuti melahirkan setelah punya bayi, mungkin aku harus mencari nafkah.”

“Jangan lemah. Kamu takut bekerja lagi?”

“Ya.”

Ramalan nasibnya kurang enak. Wkwkwkwk Bon ngacir pergi.

“Dia payah. Tebakannya tidak ada yang benar.” Ketiganya bilang Bon penipu. Wkwkkw padahal ketiganya sangat resah.

Dan entah kenapa. di rumah Sang Ryeol, ada sepatu hak tinggi merah yang disorot.

***

Seorang bapak-bapak menerima email dari komputernya. Isinya adalah J Internasional sudah terekspos. Gambarnya buram. Tapi itu bapak-bapak.

Usai itu, ia menelpon dan meminta J Inernasional untuk “dibersihkan.”

***

Pesulap membersihkan semua data. Di komputer, kertas dan ponsel yang digunakan Yong Tae. Ruangan pun diacak-acak. Jin Yong Tae dalam perjalanan ke kantornya.

Ia sedikit ragu untuk masuk. Namun akhirnya masuk juga. Saat Yong Tae akan pergi. Ia mendengar pintu terbuka.

(itu pembersihnya).

Pesulap membawa pistol. Dua tembakkan untuk Yong Tae namun ia mencoba untuk kabur. Yong Tae auto panik dan berlari.

Yong Tae pun berjhasil keluar gedung dan masuk ke dalam taxi.

Pembersih melaporkan bahwa pekerjaannya gagal. Namun Yong Tae akan dilacak dan pembersih harus menyimpan tasnya.

***

Pembersih masuk lagi ke dalam. Ia masuk dalam ruangan penyimpanan tas. Namun, saat tasnya dibuka, ada logo King’s Bag di dalamnya.

Yong Tae sudah mengganti semua tasnya.

***

Yong Tae berada di sebuah kantor. Ia pergi ke bank. Namun ia tidak bisa menarik uanganya. Pegawai meminta Yong Tae menunggu selama 10 menit. namun Yong Tae sudah merasa ada yang aneh.

Saat keluar dari gedung bank, Yong Tae mendapatkan telpon dari pak Park, ajudannya.

“Bos. Ini aku. Kamu di mana?

Pembersih menodongkan pistol pada Pak Park.

Berlanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Satu tanggapan untuk “Sinopsis Drama Korea Terius Behind Me Episode 16 Part 1

  • 21/10/2018 pada 8:14 AM
    Permalink

    Kasihan yong tae…habiz manis sepah dibuang…😢# mimin SEMANGAT!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat