Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 9 Part 2

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 9 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaaa… terima kasih sudah menunggu.

Tuan Park berkata. “Apa katamu? Pak Seo membuatkan sarapan dan mengemas makan siang untukmu?”

“isinya separuh kubis dan dada ayam. Hidupku akan berakhir dalam setengah tahun. Apa gunanya mengurangi kolesterol dan lemak tubuhku sekarang?”

“Pak Seo memasak? Kenapa dia melakukan semua hal yang belum pernah dia lakukan?”

“Apa dia.. jadi, aku bertanya-tanya… apa menurutmu dia menyukaiku? Pikirkanlah. Dia pingsan saat melihat serangga. Tapi berlari ke gunung untuk menyelamatkan aku. Dia bahkan mengemas makan siang untukku.”

“Dengar Nyonya Min, sadarlah. Apa kamu pikir kamu wanita lajang berusia 23 tahun? Putrimu sudah SMA. Kenapa kamu memikirkan dia seperti itu? Serta, apa menurutmu Pak Seo akan memperlakukanmu dengan sama jika dia tahu rahasiamu? Dia akan langsung mengusirmu. Tidak… kamu harus berterima kasih jika dia hanya mengusirmu. Mengenal dirinya, dia akan mencoba menjualmu ke laboratorium atau sirkus. Jangan memikirkan hal itu.”

“Aku hanya bergurau. Berhentilah mengomeliku.”

***

Ye Rin bertemu dengan Ji Na. “Bagaimana perasaanmu? Kamu merasa lebih baik?” Tanya Ji Na.

“Aku harus tetap memakai gips selama 10 hari. Maaf karena menimbulkan masalah.”

“Bagaimana caramu melakukan tugas rumah tangga dengan lengan itu? Kamu pergi ke hotel dengan Pak Seo untuk makan?”

“Dia bilang dia tidak menyukai makanan di hotel.”

***

Suneo kembali memasak lagi. “Kamu membuat kemajuan setiap menitnya.” Ucap Min Ye Rin. “Bahkan penyajiannya sempurna.”

“Bagi seniman jenius, selera bagus akan keindahan bagaikan bernapas.”

Bel berbunyi. Ternyata Ji Na datang bertamu.

Ehh Suneo keburu nyelonong karena mendengar Ye Rin menggosokkan punggungnya di pintu. “Tiba-tiba punggungku sangat gatal.”

“Kemari.” Ucap Suneo.

Suneo pun membantu menggosokkan punggung. Tapi suneo menggosok dengan satu jari saja.

“Tahukah kamu kenapa manisa memiliki 5 jari?” Tanya Ye Rin. “Agar kamu bisa gunakan semuanya saat menggaruk punggung. Tolong gunakan lima jari dan garuk dengan baik.”

Suneo menggaruk seperti kucing. Kemudian dua tamu muncul di hadapan mereka.

“Sedang apa kalian?” Tany Min Seok.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Ji Na.

“Punggungku tbtb sangat gatal.” Ucap Ye Rin.

“Tidak sopan mengunjungi seseorang tanpa memberi tahu.”

****

Mereka pun duduk di meja makan.

“Kamu makan lebih baik dari dugaanku.” Ucap Ji Na.

“Kami juga akan menyantap makanan yang kamu kemas.” Ucap Ye Rin.

“Tidak perlu, jadi, duduk saja.” Ji Na nampak jutek.

“Sulit dipercaya kalian berdua mencemaskan makananku. Itu bahkan tidak berarti sampai membuatku menghela napas.” Ucap Suneo. “Jangan mengganggu waktu makan kami dan pergilah.”

“Apa maksudmu? Aku datang untuk mengunjungi Ye Rin yang sakit.” Ucap Min Seok. “Ye Rin ah. Makanlah jeruk yang kubeli untukmu. Kamu harus makan dengan lahap agar sembuh.”

Suneo melemparkan sesuatu pada Min Seok. “Seharusnya kamu pergi selagi sikapku masih baik.”

“Aneh sekali. Kenapa kamu kesal saat aku bersama Ye Rin? Kamu cemburu?”

Ji Na pun berdiri. “Sungguh. Terlalu kekanak-kanakan untuk dilihat.” Kemudian Ji Na pergi yang diantar oleh Ye Rin hingga pintu.

***

“Nona Han…”

Eh Ji Na pergi begitu saja.

***

“Kamu ingin mendaftarkan kematianmu?” Ucap Suneo.

Mereka bedua malah lempar-lemparan makanan. Benar…. terlalu kekanakkan. Mereka pun berantem.

“Apa yang kalian lakukan?” Tanya Min Ye Rin. “Jangan bermain-main dengan makanan.” Ye Rin melerai mereka sampai keduanya pun mental.

****

Ye Rin mengantarkan Min Seok keluar. “Kamu selebritas dan aku membuat wajahmu terluka. Maafkan aku.”

“Tidak apa-apa. Jadwalku besok kosong. Jadi, aku akan merawatnya.”

“Ada apa dengan keberuntungan hari ini? Nona Han juga terlihat kesal. Apa menurutmu dia kesal karena aku? Apa aku membuat kesalahan tadi?”

“Tidak. Kamu tidak membuat kesalahan. Tapi menurutku dia kesal karena kamu.”

“Apa maksudmu?” Tanya Ye Rin.

“Bukan apa-apa. Sebaiknya kamu kembali.”

***

Kini kembali ke Direktur yang ngurusin Min Seok dan wartawan.

“Bintang dunia kita berkencan belakangan ini.” Ucap Direktur.

“Apa ini? Jangan mencoba bernegoisasi seperti ini. Perselingkuhan dengan seorang wanita yang sudah menikah dan anak-anak yang bermain rumah-rumahan tidak sebanding saat kita bicara soal menarik perhatian.”

“Karena itu aku mendukungmu secara material dan spiritual.”

“Aku tahu. Aku tidak menyukai konflik, permusuhan atau pemisahan. Kita hanya hidup sekali, jadi, kenapa tidak hidup dengan baik?  Aku ingin semuanya berjalan dengan mulus. Tapi wanita ini… dia bukan siapa-siapa. Ini bahkan tidak akan memulai sebuah rumor.”

“aigoo. Itu tidak benar. Kamu mungkin tidak tahu. Tapi baru-baru ini dia mana yang paling dicari di mesin pencari. Dia si wanita jatuh. Dia model dari agensi model Seo Yi Do. Dia akan segera menjadi bintang.”

Eehh apa? Min Ye Rin mau dibuat rumor dengan Min Seok?

***

Min Seok sedang syuting dengan para model. Ye Rin hanya melihat saja karena ia sedang digip.

Lanjut ke bagian 3. klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat