Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 2 Part 1

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 2 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini. Selamaaaatttt lebaran yaaaa guyssss buat kalian….

“Tidak mungkin. Usir hantu ini.” Ucap Suneo.

“ada apa?” Tanya Ji Na.

“Mata jahat itu. Bibir menjijikan itu. Lubang hidung yang kotor itu. Enyahlah setan!!!! Enyahlah sekarang….” Ehhh Suneo malah lari dan pergi.

***

Ji Na memberikan uang pada Min Jae Hee. “Jangan terlalu tersinggung. Ini bayaran untuk hari ini.”

“Itu takdirku dalam hidup ini. Aku ditolak setelah 125 wawancara tahun lalu. Selalu berakhir seperti ini. Bolehkah aku meminta ttd-mu di punggungku? Aku penggemar anda sejak anda masih jadi model. Tolong buat yang indah dan besar.” Jae Hee mulai membungkuk. Ji Na pun memberikan ttdnya.

Jae Hee masih bicara. “Aku mungkin seperti ini sekarang,  tapi impian masa kecilku adalah menjadi model. Bolehkah aku sembunyi di balik sudut dan menonton geladi bersihnya?”

“Silakan.”

***

Suneo melihat modelnya berjalan satu-satu. Hingga ia mengomel pada seorang model. “Yakkk… tampilkan garisnya dengan benar. Apa kamu nenek yang menderita artitis?” suneo pun memberikan sepatu. “Pakai yang ini. Lekukannya tidak tampak benar.”

“Aku tidak bisa memakai sepatu hak tinggi untuk sementara waktu. Aku baru saja menjalani operasi punggung.”

“Apa? Kamu ingin pulang?”

Model pun akhirnya menurut.

Ia berjalan. Dan terpeleset….langsung saja sang model dibawa ke dalam ambulance. Sang model berteriak. “Yak!!!! Kamu,,,, Seo Yi Do, aku akan membalasmu. Aku akan membunuhmu!!!”

Suneo malah bilang… “Kondisinya memburuk!!! Bawa dia pergi. Pergi…”

“aku akan membalasmu.” Model pun sudah dibawa masuk ke ambulance.

****

Suneo resah di samping Ji Na.

“Apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita batalkan?” Tanya Ji Na.

“Kamu sudah gila? Kamu tahu para juri pekan mode sudah datang.”

“Tapi model utamanya tidak ada. Pilihan apa yang kita miliki? Di mana kita bisa menemukan penggantinya sekarang? Peragaannya akan dimulai dalam 30 menit. Tidak ada waktu untuk menyesuaikan gaun itu.”

“Ada satu orang dengan ukuran yang sama… tidakkk…. lupakan saja.” Ucap Suneo. “Bukan dia. Tidak mungkin. Tidak boleh.”

****

Min Jae Hee ngomong sendiri.  “Pria bernama Seo Yi Da itu tampak gila. Bahkan di TV, tapi dia lepas kendali. Itu yang kamu dapatkan jika menyulitkan orang lain. Peragaan busana ini kacau.”

Dan Ji Na memanggil Min Jae Hee…

“Syukurlah. Aku mencarimu ke mana-mana.”

“Aku?”

“Bisakah kamu berputar untukku?” Min Jae Hee pun berputar. “Katamu kamu mau jadi model, bukan? Aku punya pengalaman di runaway?”

“Aku pernah melakukannya sekali. Untuk peragaan busana kelulusan seorang sunbae.”

****

Di belakang panggung. Orang-orang sibuk berisap. Termasuk Min Jae Hee yang sedang didandani. Ia menatap di cermin dan nampak cantik. Tapi, entah bagaimana, Min Jae Hee malah melihat wajah ahjummanya kembali. Ia panik. Kemudian teriak dan pergi.

Yang lain bingung. Tuan Park melapor pada Suneo. “Ahhh dia membuatku gila.”

“ada apa?” Tanya Suneo.

“Model cadangan tidak mau meninggalkan gudang. Dia tidak mau….”

“Minggir.”

Suneo masuk ke gudang dan menuju Min Jae Hee yang duduk di pojokkan.

“Berdirilah. Peragaan busana akan dilakukan dalam 9 menit lagi.”

“Maaf. Aku benar-benar tidak bisa melakukan ini. Aku sangat takut.”

“Apa yang kamu takuti?”

“Tatapan. Tatapan orang-orang… yang melihatku seperti kantong sampah yang mengeluarkan sampah makanan. Tatapan seperti itu.”

“Berdirilah… berdirilah sekarang.”

Min Jae Hee pun berdiri dan ditarik oleh Suneo.

****

Kini Jae Hee ada di depan cermin. Ia menutup matanya. “Buka matamu.” Ucap Suneo. “Aku menyuruhmu membuka matamu!” Min Jae Hee pun buka mata. “Apa yang kamu lihat?”

“Seorang pengecut dengan rasa rendah diri.” Jae Hee masih melihat ahjumma gendut padahal bukan.

“Tutup matamu. Tapi…. orang-orang menyebutku Alkemis kecantikan. Aku bisa membuat orang terjelek terlihat cantik. Aku bisa melakukan itu. Dan sekarang, aku akan menjadikanmu model yang percaya diri.” Suneo mulai memberikan makeup pada Min Jae Hee.

“Lihatlah dirimu dengan matamu sendiri.” Ucap Suneo pada Min Jae Hee yang matanya masih terpejam. Dan saat itu…. wanita cantiklah yang terlihat.

Dalam hati suneo berkata…. “Kamu…. kamu siapa?”

****

Pertunjukkan dimulai. Model berjalan dengan angkuh di pertunjukkan. Di belakang panggung suneo hanya mengecek dan melihat dari monitor.

Kemudian giliran Min Jae Hee yang keluar.

“Aku… bukan sampah makanan. Aku Min Jae Hee.” Ucap Jae Hee sebelum keluar dengan suara ahjumma.

Jae Hee keluar. Semua mata dan kamera menuju padanya. “Jin Kyung… Omma berhasil. Sekarang, akhirnya ibu bisa mati dengan damai.” Ucap ahjumma dalam hati.

****

Tadi gaun hitam. Kini gaun putih. Ji Na membantu memakaikan aksesoris.

“Pakaian ini dibuat untuk model lain. Bagaimana ini bisa pas? Seakan-akan ini dibuat untukmu. Ini tinggal bagian penutup saja. Bisakah kamu bekerja dengan baik sampai akhir?”

“Ya. Aju akan bekerja sebaik mungkin.”

****

Model kembali berlalu lalang…. dan dua anak kecil keluar membawa bunga sebagai penutup. Min Jae Hee pun keluar. Ia akan mengambil bunga tersebut. Sayangnya, dia malah terjatuh pingsan. Atau lebih tepatnya tertidur.

****

“Tunggu. Apa itu? Apa yang terjadi dengannya?” Tanya Suneo saat melihat di balik monitor. “Apa dia mati?”

“Aku akan memeriksanya.” Ucap Tuan Park.

***

Tuan Park mencoba membangunkan Jae Hee. Masih ingat? Di episode sebelumnya, Jae Hee meminum obat tidur banyak sekali? Nahhh… efeknya baru muncul nih.

“Kurasa dia tertidur.” Ucap Pak park di radio sambungan memberi tahu Suneo.

Suneo melonggo… “Begitu rupanya? Dia tertidur.”

****

Dalam perjalanan pulang. Ji Na yang menyetir dan Suneo hanya berteriak.

“tapi peragaan itu berkahir tanpa banyak masalah. Seharusnya kamu berterima kasih kepadanya.” Ucap Ji Na.

“Apa?”

“Kamu mengocehkan omong kosong pada wawancara pagi ini. Jadi orang-orang mengatakan tentang bunuh diri dan pembunuhan. Kamu mendapatkan masalah, tapi malah dia yang menerima akibatnya. Dan seterkenal apapun dirimu, kamu tidak pernah mencapai posisi lima teratas pada kata pencarian internet. Wanita jatuh di peragaan Seo Yi Do adalah kata yang paling dicari di internet sekarang.”

“Apa aku semurah itu? Kamu pikir aku ingin mendapatkan popularitas semurah itu?” Suneo pun mengambil ponselnya dan mencari tahu. Ternyata memang benar. Eehh malah senang dia.

“Kamu senang sekarang?” Tanya Ji Na. “Karena sebenarnya menikmati mendapatkan banyak perhatian.”

“Kenapa apa yang kulakukan?”

“Tapi, kenapa kamu membencinya sejak awal? Apa dia orang yang kamu kenal?”

“Aku merasa tidak nyaman sekali sejak pertama kali bertemu dengannya. Dia sangat mirip dengan seseorang yang kubenci. Orang yang terlihat seperti itu dikutuk.”

“Omong-omong… apakah wanita itu baik-baik saja? Kamu terlalu kejam.”

“Aku menahan diri. Untuk tidak membuangnya ke laut dengan semen.”

Lanjut ke bagian 2 yaaa… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat