Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 14 Part 2

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 14 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya bisa dibaca di tulisan yang ini yaaa… terima kasih dan selamat membaca.

Pak Park melapor pada Suneo. “Ye Rin gagal dalam semua audisi. Apa masalahnya?”

***

Tuan Kim tbtb menemui Ye Rin. “Permisi.”

“Ya?” kemudian Ye Rin marah dan nampak wajah ahjumma. “Dasar berengsek! Aku akan memberimu pelajaran!” Ahjumma nampak memukul Tuan Kim sampai pingsan. Tapi semua itu adalah bayangan belaka. Wkwkwk.

“kamu Ye Rin bukan? Begini…Putriku bergabung dalam agensi modeling ini. Kudengar kamu akrab dengan Jin Kyung.”

“Ya. Aku sibuk jadi…”

Suneo pun muncul…. “Ada apa ini?”

“Begini…aku bekerja di departemen pemasaran di susung Electronics. Bolehkah aku meminta kartu namamu? Nona Min?”

Suneo yang menjawab dan mengambil kartu nama Tuan Kim. “Kami tidak bisa memberimu nomor pribadi model kami. Hubungi agensi jika kamu ingin mempekerjakan dia. Ye Rin ayooo…. kita harus pergi.”

****

“Kita akan memulai audisimu sekarang. Jika kamu tidak lulus audisi pada akhir hari ini, kamu akan tersingkir selamanya dari pekan mode dunia.”

“Apa?”

“Pakaian dari adibusana hingga fesyen cepat ada di sini. Ada berbagai pilihan. Pilih 10 pakaian di sini dan tampilkan sebuah peragaan busana. Kamu modelnya, aku jurinya. Aku akan melihat gaya dan eskpresinya. Jika tidak bisa mendapat setidaknya 1 persetujuan dari 10 percobaan, kamu tersingkir dari dunia modeling.”

****

Ye Rin akhirnya nyobain baju satu-satu… tapi terus diomeli oleh Suneo. Suneo bahkan dengan baik hari mengajari dan mencontohkan bagaimana “membawa” pakaian.

Ye Rin akhirnya berkata… “Sejujurnya, aku tidak berkaca sejak 10 tahun terakhir. Pakaian indah? Aku tidak pernah memakai sesuatu seperti itu.”

“Kenapa kamu tidak bercermin?” Tanya Suneo.

“Karena aku membenci diriku sendiri. Aku menyedihkan dan jelek. Aku tidak mau melihat diriku. Bagaimana mungkin seseorang sepertiku menjadi seorang model? Hanya orang-orang yang istimewa dan memancarkan kepercayaan diri yang harus menjadi model.”

“Kamu juga istimewa. Kamu menarik perhatianku. Tidak ada seorang pun di dunia ini yang bisa menjadi istimewa sendiri. Begitu seseorang menghargai nilai orang tersebut, maka orang tersebut menjadi istimewa. Aku tidak tahu kehidupan seperti apa yang kamu jalani sampai sekarang. Namun, aku tahu berapa kerdilnya perasaan seseorag yang tidak dihargai dan dicintai. Aku memikirkanmu…jadi, kamu adalah…orang paling istimewa kedua bagiku.”

Suneo mendekat pada Ye Rin. Mau kissue tapi kagak jadi. wkwkwkkwk…. Suneo hanya tersenyum seperti abis minum kopi.

****

Ye Rin membuka lemarinya dan penuh dengan pakaian cantik dan tas…. ia pun sangat senang.

****

Ye Rin memakai salah satunya dan menemui Suneo.

“Aku boleh memakai ini, bukan?”

“Jika kamu tidak menyayangi dan mengasihi dirimu sendiri. Kamu tidak akan bisa menjadi model yang baik. Terlebih lagi, seorang model harus menyukai pakaian. Mulai sekarang, buatlah dirimu secantik mungkin, dan bercerminlah setiap kali ada kesempatan. Dan setiap kali melakukannya, pujilah dirimu sendiri. Katakan kepada dirimu, kamu istimewa dan berharga.”

“Aku akan melakukan itu, terima kasih. Aku belum pernah menerima hadiah sebesar ini sebelumnya, entah bagaimana harus berterima kasi. Sebesar itu rasa syukurku.”

“Kamu mencapai sejauh ini dengan diperlakukan sebagai pengisap debu. Jangan menyerah….”

“Aku akan berusaha keras. Tapi..bagaimana kamu tahu ukuranku?”

“Itu bakat bagi seorang desainer.”

“Aku penasaran… pakaian di belakang dinding rahasia ruang kerjamu…itu juga sangat pas untukku. Itu pakaian siapa?”

“Seseorang.”

“Cinta pertamamu, bukan? Apakah orang itu Han Ji Na….maaf karena ikut campur.”

“Siapa dia? Orang yang paling kamu sayangi di dunia ini?”

“AHHHH Ituuu… rahasiaa…” Ye Rin pun lari. Wkwkwk.

Lanjut ke bagian ke 3. Bagian terakhir. Klik di sini.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat