Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 14 Part 1

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 14 Part 1 – Haloooo…. akhirnya bisa ke sini lagi…. setelah molorrrr… wkwkkw. Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa.. gumawoooo udah ngikutin ya.

Saat Ye Rin sedang berlatih berjalan. Salah satu model teriak setelah membaca artikel. “Apa ini? Tidak mungkin.”

“Kenapa? Ada masalah?” Tanya teman di sebelahnya.

“Astagaa… Mi Yoo Unnie…mencoba bunuh diri,”

****

Ye Rin datang menjenguk di rumah sakit. Sebelum masuk, Ye Rin bertemu dengan pria tinggi besar yang tidak ramah.

“Siapa berandal kasar yang baru saja pergi? Apa kamu mengenalnya?” Tanya Ye Rin.

“Apa urusanmu? Kenapa kamu datang ke sini?”

Ye Rin pun menyediakan bubur. “Makanlah. Aku pernah melakukan hal ini sebelumnya. Hidup juga sulit, tapi mati lebih sulit lagi.”

“Untuk apa aku mati? Aku minum beberapa pil tidur karena aku tidak bisa tidur. Berhenti bersikap berlebihan.”

“Sungguh? Baguslah.”

“Kamu sangat menyebalkan.”

Dan biasa banget yaa… drakor itu asal enak lepas infusan kemudian pergi. *Saya pakai infusan nggak berani asal lepas gitu. Mi Yoo malah pergi.

***

Eeehh malah pergi minum-minum dengan Ye Rin.

“kenapa kamu membuntutiku dan membuatku kesal?” Tanya Mi Yoo. “Perempuan gila.”

“Yak… perempuan yang gila itu aku atau orang yang minum alkohon setelah perutnya dipompa?” akhirnys setiap Mi Yoo menuangkan minol. Ye Rin yang meminumnya.

***

Karena tidak bisa menghubungi Ye Rin. Suneo memberikan sms. “Di mana kamu? Berani-beraninya kamu pergi tanpa melapor atasanmu!”

***

Ehhh Ye Rin malah mabuk. Mi Yoo bertanya. “Kenapa kamu melakukan ini? Apa kamu menyukai aku? Itukah preferensimu?”

“Untuk apa aku menyukai berandal tidak sopan sepertimu?”

“Lantas,, kenapa kamu menempel kepadaku seperti lintah?”

“Belum lama ini aku minum pil tidur untuk bunuh diri. Seorang pria tua berusaha keras mencegahku. Berkat dia, aku hidup hari ini. Aku ingin membalas perbuatan pria itu lewat dirimu. Kamu sangat cantik, sehat, dan berbakat. Kamu masih punya bertahun-tahun untuk dijalani. Kamu masih cukup muda untuk mencoba sesuatu hal yang baru jika kamu fokus. Bukankah itu sayang sekali?”

***

Suneo lagi olahraga di rumahnya. Ia menunggu notifikasi di ponselnya. Tak lama ponsel itu bunyi.

“Di mana kamu?” teriak suneo.

“Hei… aku tidak tahu bagaimana cara pulang. Jemput aku”

“Apa kamu bergurau? Untuk apa aku menjemputmu?”

“Ahh benar… kamu bukan kekasihku. Aku baru ingat. Aku punya pacar superstar! Aku akan meminta Min Seok untuk menjemputku. Sampai jumpa.”

***

Akhirnya, Suneo pun menjemput Ye Rin. “Kenapa kamu mabuk setiap kali ada kesempatan?”

“Ohhh Seo Yi Dooooo…”

***

Ye Rin masuk ke dalam mobil dan berkata. “Seo Yi Do, kamu sangat beruntung. Kamu tampan, sukses, dan memiliki banyak uang.”

“Apa?”

“Kamu tahu? Sebagian besar orang di luar sana…belum pernah mengalami hal-hal yang pernah kamu alami. Bahkan selama satu menit pun. Apa kamu menydarai itu?”

“Kamu ini… kamu menjadi tidak sopan setiap kali kamu minum.”

“Jadi, bersikap baiklah kepada orang-orang ya? Seorang pecundang yang tidak memiliki apa pun sepertiku bisa berteriak pada dunia. Tapi kamu tidak boleh melakukan itu, jika seseorang yang punya banyak hal melakukan itu, orang-orang akan membencimu. Kamu orang paling kusayangi kedua di dunia ini. Aku tidak ingin kamu dibenci orang-orang…”

“Siapa yang paling kamu sayangi???” Ehhh udah molor Ye Rinnya.

****

Ye Rin kembali melakukan pemotretan. Saat akan mengganti baju. Para gadis mulai bergosip.

“Kamu tahu Min Ye Rin, bukan?”

“Gaya berjalannya buruk, jadi desainer lain tidak memilih dia. Kenapa kamu memilih dia?”

“Yoon Min Seok menelepon dan bilang akan berjalan di peragaan busana dengan Ye Rin. Seorang topstar mau berjalan di tempat kita. Tentu saja, dia harus dipilih.”

“Wahhhh punya pacar terkenal memiliki keuntungan tersendiri. Dia bisa membintangi iklan dan melakukan pemotretan. Sekarang, dia bhakan membantunya masuk ke dunia model. Ahhhh Min Ye Rin aku iri sekali.”

Ye Rin pun mendengar semua ini.

***

Min Seok kembali bertemu Ye Rin… “Apa kamu tidak ingin berjalan di peragaan busana denganku? Aku membuatmu diterima. Kenapa kamu menolaknya?”

“Dengar… aku tidak akan pernah mencapai apa pun dengan usahaku sendiri. Hanya sekali sebelum mati, aku ingin mencapai seseuatu dengan usahaku sendiri, jadi, jangan mengangkatku karena aku jatuh. Aku ingin bangkit sendiri.”

“Kamu memang pandai membuat orang menjadi gila. Bagaimana aku bisa mencari jalan masuk jika kamu sangat waspada.”

“Jangan mencoba masuk. Aku bukan Mi Ye Rin, seperti yang kamu pikirkan.” Ye Rin pun pergi.

Min Seok kesal dan bicara sendirian. “Wahhh… apa artinya itu?”

Lanjut ke bagian 2 yaaa klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat