Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 13 Part 4

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 13 Part 4 – Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa… terima kasihhhhhh….

Model tadi masih menceramahi Seo Yi Do. “Aku menerima gaun yang sungguh indah sebagai hadiah, jadi aku akan mentraktirmu makan malam nanti. Aku sudah memesan tempat di restoran favoritku. Aaahh yaaa… kamuu mengenal Min Seok? Teman baikku itu? Aku ingin merayakan keberhasilannya menjadi model E-Do Homme, jadi, aku ingin menelepon dia. Tapi dia punya rencana makan malam. Kudengar dia berpacaran. Mungkin dia pergi ke rumah pacarnya.”

Kemudian Suneo nyelonong pergi…

***

Bayangannya. Min Seok minum dengan Ye Rin.

“Jagiyaaa…. berapa anak yang harus kita miliki setelah menikah?” Tanya Min Seok.

“Entahlah. Olahraga yang paling kusukai adalah sepak bola.” Wkwkwkkwkw 11 gitu?

“Sebelas?”

“Entahlah. Kita mungkin butuh cadangan.”

“Lima belas? Sayang, cara berpikirmu luas. Kita tidak punya waktu untuk ini. Kita harus bergegas.”

Kemudian Ye Rin diangkat. Wkwkwkkwkw sumpah drama ini kok lebay.

“Mari bereproduksi!!!!”

Yhaaa itu bayangan Suneo si lebay.

***

“Mereka lebih buruk daripada hewan. Berani-beraninya mereka bereproduksi di rumahku!!!” Ehhh Suneo balik lagi ke kantornya.

Model tadi berkata… “Pak Seo…. mobilku di sini… apa dia berencana melakukannya lagi malam ini?” ehhh model tadi malah melompat-lompat.

****

Suneo di rumahnya bertemu dengan kang paket. “ada yang bisa kubantu?” Tanya Suneo.

“Apa ini rumahnya Min Ye Rin?”

***

Suneo mengendap-endap membawa paket.

“Kamu sudah pulang? Bagaimana dengan makan malam? Haruskah aku membuatkannnya?”

“Buka pintunya….” Teriak suneo.

“Kenapa? Tidak ada apa-apa di dalam.” Kemudian pintu dibuka. Ye Rin hanya menyembunyikan makanan. “Aku gila karena lapar. Maafkan aku, tapi…aku bersumpah aku hanya makan sesuap. Aku akan membuang sisanya.”

“Yoon Min Seok, bukankah dia ke sini?”

“Min Seok? Untuk apa dia datang ke sini kalau kamu tidak ada di rumah?”

Suneo pun merasa lega. “Kamu boleh makan itu. Tapi itu telalu banyak. Makanlah sedikit saja.”

***

Suneo membuka paketnya. Isinya adalah sepatu.

“Aigooo….”

Tulisannya adalah. “Kali ini, ini akan pas untukmu.” Kemudian kertas langsung dibuang. Kemudian kotak dilempar. Dan diinjakkk injaaakkk…

***

“Akhirnya tidak kumakan.” Ucap Ye Rin yang sedang mencuci baskom. “Aku ada audisi dua hari, aku pasti sudah gila. Jika kamu terlambat. Aku pasti dalam masalah.”

“Lupakan saja. Ponselmu bergetar. Kamu tidak memeriksanya?”

“Mungkin itu hanya spam.”

“Itu mengangguku, jadi, periksalah.”

“Kenapa kamu memerintahku dengan ponselku? Keinginantahuanmu terlalu besar,”

“Cepat…. cepat periksa. Itu menggangguku.”

Kemudian Ye Rin memeriksa ponselnya. Dari arah belakang. Suneo mengintip polanya.

“Aku ingin bubur labu. Cepat beli labu, yang besar dan tua.” Itulaaahhhh smsanyaaa dan itu dari suneo sendiri.

Ye Rin sangat kesal. “Kamu bisa bilang langsung kepadaku. Kenapa mengirim SMS? Lagi pula, di mana aku bisa membeli labu selarut ini?”

“Aku harus makan itu, jadi, pergi dan cari labu. Cepat.”

***

Saat Ye Rin pergi. Suneo mengambil ponsel Ye Rin dan mengeceknya.

“Apa kamu menerima paketku?” Tanya Min Seok via pesan.

Jawabannya adalah….. “Kamu membuatku merasa tidak nyaman.” Jawab Ye Rin alias Suneo. “Aku akan mengembalikannya. Jangan pernah mengirimiku hadiah seburuk dan semurah itu.”

“Kenapa kamu bersikap seperti ini lagi? Hentikanlah. Kamu membuatku sedih. Aku memikirkan perkataanmu, tapi hatiku tidak berubah.”

“Tentang apa?”

“Berhentilah pura-pura tidak tahu. Sekalipun kamu menyangkalinya. Takdir kita sudah menjadi bagian dari aliran besar. Pada akhirnya, kamu akan benar-benar menjadi kekasihku. Itu takdir kita.”

Lanjut ke bagian 5 yaa… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat