Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 13 Part 3

Sinopsis Drama Korea Parfume Episode 13 Part 3 – Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini yaaa… terima kasihhhhhh….

Min Seok mengantarkan Ye Rin. Ia bicara dari mobil. “Ya. Aku mudah jatuh cinya dan yaa…aku seperti anak TK. Tapi aku tidak sembroni tentang perasaanku. Jika kamu memilihku, aku bisa setia hanya kepadamu. Pikirkanlah.”

Kemudian Min Seok pergi.

****

Ye Rin pun bertemu dengan Jin Kyung.

“Apa yang terjadi pada wajahmu?” Ye Rin melihat Jin Kyung yang bengkak.

“Bukan apa-apa. Aku bertengkar dengan ayahku kemarin. Bukan apa-apa.”

“Apa dia memukulmu? Kenapa dia memukul anak? apa haknya?”

“Kurasa ayahku melihat iklan yang kamu bintangi. Kurasa dia sangat terkejut karena kamu sangat mirip dengan ibuku. Dia terus bertanya tentangmu. Jadi, aku kesal dan bersikap keterlaluan.”

“Maaf…”

“Kenapa kamu minta maaf?”

Ye Rin pun memeluk Jin Kyung.

***

“Pekan mode dunia akan berlangsung dalam waktu empat bulan. Aku bangga terhadap kalian karena bekerja keras selama pelatihan bulan lalu.” Ji Na pun memberikan pengumuman. “Namun, tidak semua orang bisa berpartisipasi di pekan mode dunia. Hanya dua model baru yang bisa menghadiri pekan mode dunia. Tapi jangan terlalu gugup. Hanya karena kalian tidak bisa menghadiri pekan mode dunia tidak berarti kalian tidak bisa menjadi model. Namun, ia adalah acara global. Jadi, itu kesempatan luar biasa untuk menjadi model top. Jadi berusahalah sebaik mungkin.”

“Baik…”

Dan Nona Son nampak datang terlambat.

***

“Berpartisipasilah dalam pekan mode gelombang baru pekan depan. Pekan mide desainer muda berusia 20an. Mulai hari ini, ikutilah audisi dengan 20 desainer yang berpartisipasi dalam pekan mode gelombang baru. Makin banyak desainer yang merekrut kalian dan makin banyak pentas peraga yang kalian jalani, makin tinggi pula poin kalian.”

Suaranya sih suara Ji Na. Tapi adegannya para model pada daftar gitu.

***

Nona Son yang terlambat menghadap pada Ji Na.

“Aku berhenti berakting untuk menjadi model.”

“Kenapa kamu melakukan itu?”

“Aku hanya pikir itu akan menjadi jalan pintas. Aku pikir jika aku menjadi Pak Seo, itu akan menjadikanku bintang top. Sejujurnya, itu tidak serius. Tidak bisakah kamu menganggapnya sebagai gurauan biasa?”

“Gurauan biasa? Apakah penyerangan seksual adalah gurauan bagimu? Karena orang-orang palsu sepertimu. Korban sungguhan dijebak dan disingkirkan dari masyarakat. Apa kamu masih belum paham betapa tercelanya perbuatanmu?”

“Maaf. Aku menyesalinya.”

“Pak Seo akan melaporkanmu ke polisi tapi aku merasa kasihan kepadamu. Jadi, aku memintanya mengakhirinya dengan mengakhiri kontrakmu. Anggaplah dirimu beruntung.”

Nona Son berlutut. “Kumohon. Kamu tahu aku bekerja keras dan bertahan dalam industri hiburan yang keras sejak aku masih kecil. Aku tidak punya tempat untuk kembali. Kumohon, aku putus asa.”

Eeehhh Ji Na malah pergi.

***

Model yang tadi masih dengan gaun silvernya. “Gaun ini indah sekali. Proporsi yang menawan. Aku merasa seolah-olah aku sendirian di dunia ini. Aku membuat gaun ini tampak luar biasa. Aku mungkin akan menerima penghargaan penampilan terbaik tahun ini.”

“Aku yang membuat gaun itu. Ingat?” Ucap Suneo. “Kenapa kamu menyatakan sesuatu yang sudah jelas?”

“Apa kamu sempat tidur semalam? Kulit dan sikapmu sangat kasar sekarang. Aaahhh yaaa… akamu sibuk semalam. Aku terkeeeejeod dengan apa yang kulihat. Bahkan sekarang pun, saat aku memikirkannya, jantungku mulai berdebar kencang. Aku mengerti, akan tiba dalam suatu hari dalam kehidupan semua seorang ketika mereka ingin naik tongkat pogo pada tengah malam.”

Lanjut ke bagian 4 yaaa… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat