Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 48 (Final)

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 48 (Final) – Episode sebelumnya bisa kamu cari tahu di sini. Untuk lengkap selengkap-lengkapnya kamu bisa kepoin di tulisan yang ini.

Satu tahun kemudian…

Yeon Joo ada di rumah ahjumma dengan kedua adiknya. Mereka nampak bahagia dan Yeon Joo akan pergi ke LN untuk melanjutkan sekolahnya di bidang tata rias.

***

Chae Rin kini sibuk menjadi presdir. Soo A pamit padanya dengan membawakan surat pengunduruan diri.

“Kamu akan pergi hari ini?” Tanya Chae Rin.

“Ya. kamu belum mendengar kabar apapun dari Eun Hyuk?”

“Belum.”

“Sudah satu tahun sejak dia menghilang.”

“Dalam kasus seperti ini, biasanya orang hilang itu dianggap sudah mati. Tapi jika kamu yajin dia masih hidup di suatu tempat dan pasti kembali, maka dia akan kembali. Kamu tahu itu dari aku. Aku saksi hidup dalam hal itu.”

“terima kasih.” Soo A kemudian menjabat Chae Rin dan berpamitan.

***

Di bandara. Soo A disusul oleh Do Hoon yang katanya tidak mau kehilangan cinta pertamanya lagi. Mereka pun pergi bersama.

***

Park Hae Ran dan Tuan Min tinggal di suatu tempat.

“Soo A pasti sudah berangkat.”

“Jangan khawatir. Do Hoon akan menjaganya.”

“Memiliki pasangan hidup itu membahagiakan. Tapi ibuku bisa hidup sendiri saat dia bahkan tidak punya tubuh yang sehat. Kuharap dia behenti keras kepala dan tinggal di sini bersama kita.”

***

Chae Rin masuk pada acara TV. Bisnisnya sukses besar hingga sanghai. Kemudian host  bertanya sesuatu kepadanya.

“kamu sukses dalam karirmu setelah inagurasi. Kudengar kamu menerima respon antusias di acara riasan belakangan ini di Shanghai. Aku juga mendengar kamu akan segera meluncurkan pusat perbelanjaan di Tiongkok.”

“Aku yakin ini akan membuat kami memainkan peran utama dalam gelombang riasan korea sekali lagi.”

“Kamu gila kerja. Btw, apa kamu punya pacar?”

“Ya. aku punya. Jika bukan karena dia, aku tidak bisa menjadi diriku yang sekarang atau sampai di saini hari ini.”

“Dia mungkin memonton saat ini. bagaimana jika kamu mengatakan sesuatu kepadanya?”

“Aku ingin melihatmu setidaknya dalam mimpiku. Jadi, segeralah kembali.”

“Pacarmu sepertinya ada di tempat jauh. Jika kamu menonton ini sekarang, Presdir Min menunggumu.”

***

Pada acara festival korea. seseorang didandani dan dia gelisah karena tidak bisa menutup mata pandanya. Kemudian Min Chae Rin pun membantu.

***

Seorang pegawai melapor pada Moon Jae Sang. “Sajangnim ada yang aneh tentang saham perusahaan kita.”

“Ada apa dengan itu?” setelah dicek. Saham menurun dengan tajam. “Kenapa tiba-tiba begini? Segera cari tahu penyebabnya.”

Setelah dicaritahu, penyebabnya adalah sebuah artikel.

***

Jae Sang marah dan menemui Min Chae Rin.

“Kenapa kamu berani masuk tanpa izin?” Tanya Chae Rin.

Jae Sang memberikan salinan artikelnya. “Ini perbuatanmu bukan? Kamu tega menusukku dari belakang setelah mengambil apa yang kamu mau? Jika ini bukan ulahmu, jangan bilang ada seorang pria mati yang hidup kembali dan melaporkannya ke polisi.”

“Bagaimana kamu tahu dia mati?kenapa kamu begitu yakin?

***

Kasus mulai diungkit. Jaksa sudah menangkap Pimpinan. Tahanan adalah atas mendalangi pembunuhan mantan istri Moon Jae Sang. Pimpinan dibawa oleh jaksa.

Sebagai anak, Jae Sang mencari tahu.

“Tuan. Aku tahu saudara anda adalah jaksa agung.”

“Kamu mau wewenang saudaraku?”

“Ayahku… Pimpinan… dia lemah dan tua. Dia tidak akan tahan dengan penyidikan ini. bukan itu… dia tidak bersalah. Dia dijebak merencanakan pembunuhan.”

“Ini sangat berbeda dari apa yang dilaporkan oleh sekertaris kepalaku. Menurutnya, Pimpinan Moon jelas bersalah.”

Sekertaris yang dimaksud pun masuk.

“Kamu… kamu kenapa di sini” Jae Sang sangat kaget. “Dia seperti anjing yang menyerang majikannya sendiri. dia juga akan segera menusuk anda dari belakang. Waspadalah.”

“Wajar menyerang majikan yang tidak manusiawi. Aku tidak bisa melayani orang yang lebih buruk dari anjing sebagai majikanku.”

Jae Sang gagal mendapatkan bala bantuan.

***

Kilas balik, saat Eun Hyuk dibuang. Seseorang menolongnya dan merawatnya. Dia adalah Kim Siljang.

“Kamu sudah sadar? Aku khawatir kamu tidak akan bisa bangun untuk selamanya.”

“Bagaimana Kim Siljang bisa sampai di sini?”

“Aku akan pergi karena kamu sudah sadar. Aku sudah selesai dengan apa yang bisa kulakukan.”

“Selama ini kamu mewawatku di sini? kenapa? kamu berusaha membunuhku.”

“Aku ingin menyingkirkanmu sendiri karena Chae Rin menyerahkan sahamnya dan meminta pengadopsiannya dibatalkan. Itu sebabnya diam-diam mengikutimu. Entah itu disebut beruntung atau tidak, tapi aku menyaksikan kecelakaanmu. Aku bisa berpura-pura tidak melihatnya, tapi kenapa aku menyelamatkanmu? Mungkin karena aku teringat pada diriku 40 tahun lalu. Aku sekarat setelah kecelakaan mobil. Tapi Na Hae Geum pura-pura tidak tahu. Aku akan melakukan hal yang sama jika mengabaikanmu. Itu sebabnya aku menyelamatkanmu.”

Kim Siljang menaruh micro sd di meja. “Ini Chip memori kamera dasbor yang dipasang di mobil terbaik. Kamu akan menemukan dalang di balik kecelakaan itu.”

“Kamu mau ke mana?”

“Aku akan melakukan sesuatu yang aku tunda selama 20 tahun. aku akan menemuinya, jadi aku harus mengakhirinya.”

***

Kim Siljang pergi ke kantor polisi.

***

Sementara Jo Pil Doo lebih gelandangan dari sebelumnya.

***

Min Chae Rin menemui Kim Siljang di penjara.

“Kenapa kamu membawaku ke rumah Soo A? Bukankah mengabaikanku sudah cukup?”

“Kamu ke sini untuk membicarakan itu?”

“Kamu mengaku sebagai ibuku. Kamu seharusnya tidak melakukan itu sebagai ibuku.”

“Aku bukan manusia atau seorang Ibu saat itu. aku bukan apa-apa selain hewan liar yang dibutakan balas dendam.”

“Apa kamu masih bukan seorang Ibu?”

“Bukankah itu jelas? Aku tidak punya hak menjadi ibu siapapun. Jadi jangan pernah menemuiku lagi. Di hari itu, kamu menyuruhku melihat bagaimana kamu akan hidup. kamu menyuruhku bagaimana kamu mengatasi takdir pahit sebagai pengganti untuk menerima kesialan seperti aku. Baik. Silakan. Aku akan terus melihat bagaimana kamu melakukannya.”

“Tidak sedikitpun? Kamu tidak merasa kasihan kepadaku sedikit pun saat aku masih kecil?”

Kim Siljang berkaca-kaca. “Tidak.”

Dan Kim Siljang hanya menangis mengingat bagaimana dulu Chae Rin tumbuh. Jadi ceritanya saat Chae Rin sakit dan dikurung, Kim Siljanglah yang diam-diam merawat Chae Rin. Dan Chae Rin sembuh bukan karena gingseng 100 tahun itu.

***

Nenek tinggal sendirian. Dia menangis dan Chae Rin datang menemuinya. Nenek bersikap dingin kembali.

“Kenapa kamu di sini?”

“Aku seharusnya memberitahu nenek, kami baru saja mengirimkan ekspor ke Tiongkok.”

“Kamu mau aku memujimu atau apa?”

“Kudengar ahjumma juga berhenti kerja. Nenek pasti tinggal sendiri di sini. itu pasti sepi dan tidak nyaman.”

“Kenapa kamu repot-repot memikirkannya?”

“Ya. itu bukan urusanku. Aku tidak akan menemui nenek lagi. Jagalah diri nenek di sini.”

“Min Sajang… kamu bisa membawaku ke Yang pyeong?”

“Nenek bilang apa?”

“Apa? Kamu tidak mau aku memanggilmu Min Sajang? Orang luar pada akhirnya mengusir orang dalam. Silakan lakukan apa yang kamu bisa.”

***

Chae Rin mengambil ponsel milik Eun Hyuk yang ditemukan di sungai dari dalam tasnya. Ia mendengarkan suara Eun Hyuk yang sedang menyanyi… Chae Rin pun menangis.

Dan tiba-tiba Eun Hyuk SMS minta ketemuan di suatu tempat. Chae Rin berlari menemui Eun Hyuk. Mereka bertemu kembali.

“Lama tidak bertemu.” Ucap Chae Rin.

“Aku tahu.”

“Aku memintamu tidak meninggalkanku sendirian.”

“Itu sebabnya aku kembali seperti ini.”

“Kubilang, jangan selamatkan aku jika kamu tidak akan tanggung jawab sampai akhir.”

“Itu sebabnya aku akan bertanggung jawab sampai akhir.”

“Aku merindukanmu.”

“Aku juga sangat merindukanmu.”

Ditutup dengan adegan kissue…

Tamat.

Terima kasih sudah mengikuti sinopsi hide and seek.

Review/komentarnya dibuat secara terpisah. klik di sini untuk reviewnya.

 

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!