Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 37 Part 2

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 37 Part 2 – Episode sebelumnya ada di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di sini.

Eun Hyuk akan menemui Chae Rin. Namun, ada pria yang membawanya untuk menemui Nenek.

Eun Hyuk pun tidak mengangkat telpon saat Chae Rin menghubungi.

“Aku dengar kamu datang ke sini atas keinginanmu sendiri. tentu saja sudah sewajarnya begitu jika kamu adalah manusia. Kurasa tidak cukup untukku, tapi setidaknya ayahmu menghabiskan beberapa tahun di penjara. Kamu bahkan tidak melakukannya. Jika kamu mengungkap dirimu karena ingin dimaafkan, bagaimana jika kamu terkunci dan tetap di sini?”

Orang suruhan Nenek pun  mengambil ponsel Eun Hyuk yang terus bunyi.

“Kamu bahkan bisa melarikan diri. Ini bukan penjara dan tidak ada penjaga. Tapi jika kamu ingin membayar kesalahanmu kepada Soo A. Terima ini sampai aku kaakan sudah cukup. Renungkan apa yang telah kamu lakukan, di tempat yang gelap dan tidak ada siapa pun ini.”

***

Chae Rin mencari Eun Hyuk di rumah. Telponnya pun dimatikan. Chae Rin langsung bisa menebak bahwa ini adalah ulah dari nenek.

Chae Rin pergi ke rumah Nenek. Ia mencari Nenek namun Kim Siljang mengatakan bahwa Nenek sedang ke kuil dan berdoa. Namun Chae Rin tidak percaya akan hal itu.

“Kamu tidak mengunci dia di rumah sakit jiwa bukan?” Tanya Chae Rin.

“Aku bisa mencarinya. Tapi ada syaratnya.”

“Apa syaratnya?”

“Putuskan hubungan kalian. Dia kekasih Soo A.Kalian tidak pernah bisa bersama.”

“Ini semua demi Soo A ya?”

“Ada alasan aku melakukan sesuatu untukmu?”

“Maka aku tidak akan putus dengannya. Aku akan mencari sendiri.” Chae Rin pun pergi.

***

Di kantor, Chae Rin menemui Soo A.

“Eun Hyuk menghilang. Kurasa itu perbuatan nenek.”

“Kenapa memberitahu itu kepadaku?”

“Karena kamu satu-satunya orang yang bisa mengubah pikirannya.”

“Kamu benar-benar tidak tahu malu. Beraninya kamu menemuiku. Bahkan jika dia mati dan pergi untuk selamanya, tidak seharusnya kamu datang menemuiku. Kamu berharap aku melihat kalian bahagia berdua selamanya?”

“Tolong temukan dia.”

“Aku rasa itu tidak bisa. Tapi kita bisa membuat kesepakatan. Kamu masih belum mengerti seperti apa nenek? Jika aku adalah kamu, aku akan memberikan hidupku. Bisakah kamu melakukan itu untuknya? Pergi… aku sibuk.”

***

Soo A pun menemui nenek.

“Apakah Nenek, benar-benar melakukan sesuatu padanya? Nenek tidak menyekapnya di suatu tempat bukan? Dia tidak terluka bukan?”

“Nenek melakukan semua ini untukmu. Nenek memberikan apa yang pantas dia dapatkan demi kamu.”

“Itu… aku memang membencinya, tapi…aku tidak bisa merelakannya. Sulit untuk melepaskannya. Aku tidak ingin Min Chae Rin memilikinya. Aku ingin dia kembali.”

“Kenapa kamu merajuk karena pria bebdebah itu?kamu tahu benar apa yang dia lakukan kepadamu.”

“Aku tahu. Sejujurnya, hari itu aku yang mengikutinya. Saat aku diculik, dia memegang tanganku dan mencoba memulangkanku.”

“Apa? Benarkah?”

“Ya.” Soo A menangis.

***

Soo A menemui Eun Hyuk di ruang kurungan.

“Aku benci diriku karena terus ingin bersama pria yang menghancurkan hidupku dan mengkhiataiku. Anggap saja bukan salahmu saat kamu menculikku, tapi pengkhianatan masalah yang berbeda. Pengkianatan dibalas dengan pengkhianatan. Terdengar cukup adil bukan? Jika kamu melakukan apa yang aku katakan. Nenek bersedia memaafkanmu. Kamu bisa mendapatkan posisi di makepacific juga. Jika berjalan lancar, kamu bahkan bisa menjadi presiden perusahaan. Seperti yang terjadi pada ayahku.”

Soo A mengulurkan tangannya pada Eun Hyuk. “Ayooo… pegang tanganku.”

“Maaf.”

“Genggam tanganku saat kamu diberi kesempatan. Jika tidak, kamu tidak akan bisa pergi dari sini sampai mati. Capat dan pegang tanganku…. sebesar itu arti Min Chae Rin bagimu? Cukup besar hingga kamu maumenghabiskan hidup di tempat ini?”

***

Soo A menghadap nenek.

“Kenapa kamu datang sendiri? bukankah kamu bilang dia akan ikut bersamamu?”

“Ada yang ingin kuminta kepada Nenek.” Ucap Soo A.

Di luar, Min Chae Rin datang kembali dan minta dibukakan pintu untuk bertemu dengan Nenek.

“Apa yang kamu katakan?” Ucap Nenek.

“Aku mau Nenek menghancurkan Eun Hyuk hingga Chae Rin tidak bisa memiliki yang tidak bisa aku miliki.”

“Kamu mengerti apa yang kamu katakan?”

“Ya.”

Chae Rin mendadak masuk.

“Dia di mana? Di mana Nenek menyembunyikannya? Aku akan melaporkan Nenek ke Polisi jika terus begini. Nenek akan dituntut atas penculikkan, penyekapan dan ancaman. Mau aku lanjutkan dengan tuntutan lain?”

“Melaporkanku? Menurutmu aku perlu merasa takut? Silakan saja. laporkan saja. buat mereka menangkapku. Akan aku pastiak dia terkubur hidup-hidup sebelum aku ditangkap.”

Chae Rin pun menangis. “Aku sudah menyerahkan sahamku. Aku diusir dari rumah, dan bahkan kehilangan posisiku sebagai CFO. Apa lagi yang nenek inginkan? Nenek, dia pria malang. Ayahnya penculik, ibu kandungnya meninggalkannya di panti asuhan. Bukan salahnya jika dia dilahirkan dari keluarga seperti itu. jika aku bisa memilih siapa orangtuaku, aku juga akan memilih keluarga sekaya ini sama seperti Soo A.”

“Keluar sekarang juga. Aku muak mendengarkan rengekanmu.”

“Aku akan melakukan apapun yang Nenek inginkan. Tolong biarkan dia pergi. Tolong jangan sakiti dia.”

“Apa yang akan kamu lepaskan? Jika aku membebaskanya tanpa satu goresan di tubuhnya, apa yang bisa kamu berikan?”

“Akhiri adopsiku. Aku akan memutuskan hubungan dengan keluarga ini. bukankah itu yang nenek inginkan? Akhiri adopsiku.”

Bersambung… klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat