Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 37 Part 1

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 37 Part 1 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Untuk selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. bagaimanakah kelanjutan kisahnya setelah Eun Hyuk mengaku bahwa dia menculik Min Soo A?

Kali ini Tuan Min sangat marah. Ia menarik kerah Eun Hyuk. Kemudian menamparnya. Kemudian Chae Rin pun pasang badan.

“Appa… ini bukan salah dia. saat itu dia baru 11 tahun. dia melakukan itu agar bisa kabur dari ayahnya yang jahat. Aku yakin saat itu dia tidak punya pilihan.”

“tetap saja. kenapa dia menghancurkan hidup orang lain demi diri sendiri?”

Min Chae Rin bahkan minta dipukul demi melindungi Eun Hyuk dan akhirnya, Eun Hyuk dan Chae Rin pun diusir.

“Soo A coba jelaskan, sudah buruk kita tahu dia putra Jo Pil Doo. Apa hubungan Chae Rin dengannya?” Nenek pun bingung.

Tuan Min menjawab, “Kudengar dia pacar Chae Rin.”

“Pacar Chae Rin? Berarti maksudnya, kamu merebutnya dari Chae Rin???” Park Hae Ran pun kaget.

“Dia milikku. Min Chae Rin lah yang merebutnya dariku.”

***

“Kamu sudah gila? Kenapa gegabah begitu? sekarang mereka tidak akan melepaskanmu. Mereka melakukan apapun demi Soo A. Kenapa kamu datang ke sini? kamu ingin dihajar habis-habisan? Atau kamu ingin dihilangkan tanpa jejak?” Chae Rin mengomeli Eun Hyuk.

“Kenapa kamu ikut campur? Mereka akan menganggapmu apa?”

“Mana bisa aku diam saja.”

“Kamu bertindak seolah-olah tidak akan bertemu mereka lagi. Kamu bisa melakukannya? Kamu akan selalu bertemu mereka. Bagaimanapun ini rumahmu.”

Saat masuk ke mobil. Kim siljang pun melihat mereka.

***

“Bagaimana mereka terlibat takdir yang mengerikan ini? dia putra Joo Pil Doo. Kenapa harus dia?” Nenek mengomel di depan Tuan Min, Hae Ran dan Soo A.

“Soo A, Ibu tidak akan menyetujui ini. bukan masalah sebelumnya dia pacarmu dan sekarang pacar Chae Rin. Ibu kesal sekali kamu memperkenalkan dia kepada kami padahal sudah tahu semuanya.”

“Soal Chae Rin keluar dari kantor… ada kaitannya dengan lelaki itu?” Tanya Tuan Min.

“Tentu saja. mereka kelihatannya sudah bersama sejak Chae Rin masih di rumah Taesan. Mereka bahkan sempat berfoto. Aigoooo… Pimpinan Moon hebat kerena hanya diam saja melihat hal seperti itu. jangan menangis, percuma saja. biarkan dia dihukum dan cari pria yang lebih baik darinya. Nenek pastikan besok kamu akan memiliki pangkat di perusahaan. Kamu bisa langsung bekerja.”

***

Chae Rin sudah sampai di rumah Eun Hyuk.

“Jangan pernah kembali lagi ke rumah itu tanpa seizinku. Nenekku jauh lebih mengerikan dari yang kamu duga. Dia tidak akan membiarkan ini. biar aku cari cara melepaskanmu dari masalah ini. kamu diam saja.”

“Aku baik-baik saja. jangan khawatir.”

“Apa kamu tidak akan cemas jika berada di posisiku?”

“Aku hanya mau melepaskan rasa bersalahku. Akulah penyebab semuanya. Aku merusak kehidupan seseorang.”

“Bukan kamu yang merusak kehidupan Min Soo A. Karena itu jangan bertindak gegabah.”

***

Soo A sudah duduk di kursi Chae Rin.

“Kenapa kamu tidak tahu sopan santun?” Ucap Soo A saat Chae Rin masuk.

“Sedang apa kamu di kantorku?”

“Sekarang ini kantorku. Pasti kamu belum membaca pemberitahuan kantor.”

“Jika ingin menjadi CFO, kamu harus belajar semuanya dari bawah.”

“Itu berlaku untukmu.  Aku pewaris asli nenek. Apa lagi yang diperlukan?”

“Baik. Lakukan saja semaumu. Kamu tahu tidak semua orang bisa mengelola bisnis.”

“Lantas kamu perlu merasakan apa yang aku rasakan. Cobalah berjalan sampai rasanya kakimu akan hancur dan dijambak oleh klien yang mengamuk. Mungkin dengan begitu kamu sadar penderitaan yang aku alami. Semalam seru juga. Kenapa ikut campr saat dia datang mengakui kesalahannya? Kamu hanya mempersulit dia. paham?”

“Jangan mengusiknya. Hidupnya sudah penuh dengan penderitaan dan penyesalan.”

“Pagi dan baca pemberitahuan penunjukkan personil baru. Menarik bukan? Kita mendapatkan kesempatan untuk memahami posisi masing-masing.”

Dan ternyata. Min Chae Rin dijadikan penjual keliling.

Dan layaknya Chae Rin. Dia pun melakukan apa yang terulis. Chae Rin menjadi penjual keliling.

***

Soo A berbincang dengan Jae Sang.

“Sejak awal ini memang posisiku.” Ucap Soo A.

“Aku tidak akan mengatakannya seperti itu. terlepas dari kehidupan pribadinya, sudah sewajarnya dia mendapat posisi itu. dia berusaha keras jika itu terkait dengan bisnis.”

“kamu memihak Min Chae Rin?”

“Aku hanya menyatakan fakta. Aku tidak menyengkal dia wanita gila, tapi soal pekerjaan, dia kompeten dan bertanggung jawab.”

Kemudian seorang staf menyerahkan dokumen bahan baku pada Soo A. Dan Soo A pun langsung menandatanganinya.

“Kamu tidak perlu memeriksa dokumen pembelian. Seseorang sudah pernah mengulasnya cukup teliti. Maksudku Min Chae Rin.” Ucap Jae Sang.

“Aku memeriksanya secermat dia.”

“Kita tidak bisa mengelola bisnis dengan melibatkan emosi. Lontrak dengan kosmetik bailing tidak hanya penting bagimu.tapi juga untuk Grup Taesan. Perusahaan yang dilegasikan.”

“Kamu tidak perlu cemas. Kenapa aku tidak bisa melakukan apa yang Min Chae Rin bisa?”

“Itu menggangguku.”

***

Min Chae Rin ada dengan pelanggan yang sulit untuk dihadapi. Dan Min Chae Rin pun mampu mengatasi pelanggan yang curang yang mengaku meminta pengembalian dana.

Tiba-tiba ada Kim Siljang muncul. “Itu cocok denganmu. Menjadi penjual keliling.”

“Kenapa kamu di sini?”

“Aku hanya lewat dan kebetulan melihat pertunjukkan hebat. kamu melakukan itu karena samunim mengeluarkanmu? Kamu harus berusaha keras untuk pulang ke rumah.”

“Jika sudah selesai menonton acaraku, kenapa tidak pergi? Ini bukan urusanmu.”

“Kamu… kenapa kamu sangat berbeda? Siapa yang membantumu menjadi seperti ini? sebelumnya kamu tidak seperti ini. kamu harus pulang ke rumah untuk memulainya lagi.”

“Aku punya seseorang yang mencintaiku dan menjadi keluargaku bahkan tanpa melakkan semua itu. untuk apa aku ke sana?”

“Memangnya pria itu bisa menjamin masa depanmu? Dia miskin.”

***

Kim Siljang, menemui Eun Hyuk di rumahnya.

“Kam tahu siapa aku. Kurasa kalian berdua tinggal berdua bersama di sini? ini bodoh.bukan itu yang seharusnya kamu lakukan. Jika ingin dihukum, seharusnya kamu tutup mulut. Kamu seharusnya menjalani hidup di bawah tekanan rasa bersalahmu. Kamu seharusnya menanggung kesalahanmu sampai mati. Bukankah itu terdengar sebagai penebusan yang sebenarnya?”

“Aku bisa merasakan kebencianmu kepadaku.”

“Aku membesarkan Soo A seperti anakku sendiri. dan kamu berbuat salah kepadanya. Bagaimana aku tidak membencimu?”

“Jadi, kamu datang ke sini untuk mengeluh?”

“Kenapa aku datang ke sini? Chae Rin secara material lebih nyaman di rumah Nyonya Na. Sama seperti di Grup Taesan. Siapa yang tahu apa yang akan menimpanya dengan tekadnya itu? dia bahkan mungkin bisa saja menjadi pemilik perusahaan.”

“Kudengar semuanya sudah dimulai sejak pertukaran nasib buruk. Aku tidak tahu hal seperti itu masih ada di zaman sekarang. mengerikan. Bagaimana kamu bisa berpikir seperti itu?”

“Itu pilihannya. Dia bisa kembali ke panti asuhan, tapi dia menutuskan untuk tetap tinggal.”

“Pasti itu pilihan satu-satunya dia. tidak diragukan lagi itu pelecahan anak. Apa yang kamu lakukan saat itu? ketika Chae Rin menderita seperti itu, kamu menyalahgunakan dia juga atau hanya melihatnya terjadi?yang manapun itu, keduanya sama saja. kamu sadar itu bukan?”

“Maksudmu kamu bahagia hidup seperti sekarang?”

“Apa kami senagsara?”

“Kirim dia kembali ke rumah. Aku akan mencoba menyakinkan Nyonya Park.”

“Kenapa kamu ke sini?”

“Bukankah sudah aku beritahu. Kamu bersalah kepada Soo A…”

“Kamu kemari untuk melampiaskan kesalahanmu. Tapi hanya membicarakan Chae Rin. Kenapa kamu lebih memedulikan pengganti yang menerima nasib buruk dibandingkan bosmu yang kamu besarkan seperti anak sendiri?”

“Kamu salah.”

“Sepertinya aku benar. Kamu masih mau di sini? aku harus menemui Chae Rin.”

Eun Hyuk mengantakan Kim Siljang keluar.

“Nyonya tidak akan membiarkan hal ini terjadi. Kamu harus bersiap.”

Kemudian Kim Siljang pun pergi.

klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *