Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 33 Part 1

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 33 Part 1 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Untuk selengkapnya ada di tulisan yang ini.

“Aku datang karena pimpinan Moon memintaku. Dia memintaku menjemputmu untuk rapat.” Ucap Eun Hyuk saat Soo A masih belum menghadapkan wajahnya.

Soo A kemudian menghadapkan wajahnya, “Kenapa kamu di sini?” Ucap Eun Hyuk.

“Aku adalah tamu penting yang harus kamu temani hari ini. akulah pewaris Makepacific sesungguhnya, Min Soo A. Kenapa kamu sangat terkejut? Kamu tidak percaya bahkan setelah melihatnya sendiri? aku Min Soo A. Akulah pemilik asli perusahaan ini.”

Min Chae Rin pun kemudian datang. “Melihatmu sudah tahu akan hal ini, tapi tidak memberitahunya, hubungan kalian pasti tidak terlalu kuat. Eun Hyuk Sshi. Mari kita pergi. Kita terlambat.”

Soo A pun pergi dan disusul dengan Eun Hyuk yang sama sekali tidak menyapa Chae Rin. Chae Rin pun mengejar Eun Hyuk. “Aku ingin berbicara denganmu sebentar.”

Namun, Soo A keluar dari mobil. “Kita tidak berangkat?”

Dan Eun Hyuk pun masuk ke mobil. Meninggalkan Chae Rin,

***

“Hidup cukup menarik. Kamu sama sekalai tidak ahu apa yang akan terjadi.  Siapa yang tahu kita akan bertemu lagi seperti ini? sayang sekali kamu penilai karakter yang buruk, kamu mendekatinya, karena berpikir dia yang asli. Tapi dia palsu. Min Chae Rin pasti berpura-pura menjadi aku selahi aku tidak ada di sana. Dia menikmati seluruh keistimewaan dengan namaku. Aku bahkan tidak tahu hal itu dan dulunya aku menjadikannya panutan. Mereka bilang aku diculik 20 tahun yang lalu. Mungkin karena merasa syok, dan kenangan masa kecilku tidak bagus. Semuanya perlahan kembali, tapi aku tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi kepadaku. Mereka bilang hampir semua orang tahu mengenai kasusku karena kasusku masih diselidiki. Mereka bilang penculiknya bernama Jo Pil Doo. Kamu harus sejahat apa untuk menculik seorang anak dan meminta tebusan? Apa orang seperti itu bahkan menyanyangi anaknya sendiri? tapi kemudian, anak-anaknya pasti akan sama seperti dia. buah tidak jatuh dari pohonnya. Tapi tetap saja, itu sangat aneh. Kurasa bukan Jo Pil Doo yang membawaku. Kurasa seorang lainlah yang memintaku datang di tengah sesuatu.”

Eun Hyuk sudah tidak tahan lagi akan apa yang dibicarakan Soo A. Ia pun memarkirkan mobilnya dan segera pergi dengan lemas.

“Mau ke mana? Apa yang kamu lakukan?” Teriak Soo A. “Yakkkk Cha Eun Hyuk.” Namun Cha Eun Hyuk tidak peduli akan teriakan Soo A.

Eun Hyuk bahkan kesulitan bernapas karena mendengar ucapan Soo A.

***

Kilas balik 20 tahun yang lalu.

Soo A kecil mendatangi Eun Hyuk yang sedang menggantikan ayahnya bekerja di kebun.

“Oppa kamu siapa?”

“Dan siapa kamu? Kamu tinggal di sini?”

“Tidak, rumahku jauh dari sini. ini rumah Do Hoon. Nenek memintaku menginap di sini beberapa hari, ini alasanku di sini. omong-omong, kenapa kamu tidak bersekolah hari ini?”

“Aku tidak bersekolah. Pergilah, berhenti menggangguku.”

Soo A pun pergi dan ia menginjak tanaman yang Eun Hyuk tanam. “Yakkk… kenapa kamu menginjaknya? Nanti bunganya mati. Bunga yang malang.”

“Oppa kamu pasti orang yang baik. Kamu menanam bunganya lagi agar mereka tidak mati. Kamu sungguh orang yang sangat baik hati.”

(dan ada suara Pil Doo… “Kamu orang jahat. Kamu sampah.tidak ada yang berpikir kamu baik. Seperti ayahmu, Pil Doo. Belajarlah mencopet, atau mencuri barang, dasar bodoh.)

Ibu Do Hoon pun datang. melihat ada anak kecil yang menggantikan tukang kebun sebenarnya, Ibu Do Hoon meminta Eun Hyuk untuk pulang.

***

Eun Hyuk pun pulang. di rumah, Pil Doo sedang mabuk.

“Apa? Kenapa kamu kembali begitu cepat? Kamu sudah selesai bekerja? kemarikan upah yang mereka berikan.”

“Aku tidak mendapatkannya. Wanita itu memintaku pulang.katanya dia tidak mengizinkan anak kecil bekerja.”

“Sudah berulang kali ayah bilang, katakan kepada mereka bahwa kamu seheba pria dewasa. Meski kamu masih kecil. Astagaa… kamu menyebalkan.”Eun Hyuk akhirnya di bawa kembali ke rumah Do Hoon oleh Pil Doo dan menemui Nyonya rumah.

“Siapa kamu?” Ucap Nyonya rumah. “Kamu lagi? Sudah aku bilang jangan datang. bagaimana bisa kamu biarkan kamu bekerja? kamu masih kecil.”

“Aigooo… aku ayahnya, dia masih kecil, api dia belajar bekerja sebelum belajar membaca. Tangannya begitu andal. Percayalah kepadaku dan izinkan dia bekerja. jika tidak suka pada pekerjaannya, kami tidak akan menerima uangnya.”

“Aku akan bekerja keras.” Ucap Eun Hyuk.

“Pekerjaannya tidak terlalu buruk. Kalau begitu lanjutkan pekerjaanmu tadi.” Nyonya rumah pun pergi. Eun Hyuk dikatain bodoh oleh Pil Doo kemudian ada Soo A yang datang dan menyela.

“Dia tidak bodoh. Dia anak yang baik.”

“Lihatkah… pakaian yang dia kenakan. Dia berkilauan dari kepala hingga kaki. Kamu tinggal di sini?” Ucap Pil Doo. “Apakah samunim tadi adalah Ibumu?”

“Bukan. Rumahku di tempat lain. ayahku pimpinan perusahaan kosmetik.”

“Ahh dia pimpinannya. Pantas saja aku bisa mencium aroma uang dari anak ini.”

Eun Hyuk berlari ke arah Soo A. “Kamu harus masuk sekarang. wanita tadi mencarimu. Cepat….”

“Baiklah Oppa.” Soo A pun pergi.

Pil Doo pun mendekati Eun Hyuk. “Yakkk… sepertinya dia patuh padamu. Baiklah kalau begitu.”

***

Malamnya, Eun Hyuk digeledah dan diambil semua upah yang telah ia peroleh. Dan saat itulah Pil Doo meminta Eun Hyuk memintanya melancarkan rencana jahatnya. Sebuah rencana yang ia yakini akan mengubah hidupnya.

***

Esoknya, Soo A bermain petak umpet dengan Do Hoon. Min Soo A bersembuyi. Saat Soo A bersembunyi. Eun Hyuk mendekati Soo A.

“Aku tahu kamu bersembunyi di sana. Kamu mau ikut aku sebentar?”

“Tidak. Aku sedang bermain petak umpet.”

“Aku sungguh harus membawamu ke suatu tempat sekarang. jika tidak, habislah aku.”

“Apa maksudmu?”

“Jangan tanyakan apapun. Bisakah kamu ikut saja? entah apa kamu memahami ini, tapi menjadi hancur artinya aku harus menjalani hidup tinggal dengan sampah seperti Jo Pil Doo dan menjadi seperti dia.”

“Tidak. Aku hanya bisa pergi saat dia bilang tidak bisa menemukanku.”

“Tentu saja. bagaimana bisa orang seperti aku bisa menjalani hidup yang berbeda? Aku ditinggal oleh ibuku. Ayahku pecundang. Tapi kamu tahu? Jika tidak punya orang tua yang baik sepertimu, aku pasti juga akan bisa menjalani hidup yang menyenangkan. Aku pasti hidup dengan layak. Baiklah… bersembunyilah dengan baik. Jangan pernah keluar hingga kamu harus melakukannya.”

Eun Hyuk pergi dan Soo A mengikutinya. Soo A menyeka air mata Eun Hyuk.

“Jangan menangis Oppa. Aku akan ikut denganmu.”

Eun Hyuk pun membawa Soo A keluar.

“Dengarkan baik-baik. Mulai kini, kamu harus kembali pulang. kamu tahu jalannya bukan? Kamu hanya perlu kembali ke jalan yang tadi kita lalui. Kamu bisa pergi tanpa teralihkan bukan? Ada monster yang akan memakanmu di depanmu. Kamu tidak boleh melihat ke belakang. Paham?”

“Bagaimana dengan Oppa?kamu tidak ikut denganku? Bagaimana jika monster itu memakanmu?”

“Aku akan baik-baik saja. pergilah.”

“Bagaimana denganmu?”

“Namaku Jo Sung Min. Jika bertemu lagi nanti, aku akan membayar kejadian hari ini. maafkan aku.”

Sayangnya, Pil Doo menemukan mereka. Soo A pun dibawa oleh Pil Doo. Eun Hyuk pun merengek pada Pil Doo untuk melepaskan Soo A. Namun gagal.

Kilas balik berakhir.

Berlanjut ke bagian 2… klik di sini.

Advertisements

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!