Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 29 Part 2

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 29 Part 2 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. Untuk selangkapnya ada di tulisan yang ini.

Doo Hon menyerahkan berkas pada Chae Rin, “Aku sudah memeriksanya, kontrak dengan Kosmetik Bailing tidak ada masalah, tapi sepertinya itu akan menjadi sedikit rumit karena Grup Taesan sebagai perwakilan perusahaan. Apa kamu sakit?”

“Sepertinya aku agak sres karena kontrak ini.”

“Begitu rupanya. Ahh yaa… bagaimana dengan Yeon Joo? Apa kamu pergi ke rumah sakit? Kamu bertemu dengannya?”

“Kenapa kamu sangat memedulikan Yeon Joo? Orang akan mengira kamu kakak kandungnya.”

“Itu karena dia mengingatkanku pada Soo A. Dia juga sering menangis. Dia tidak bisa mengatakan apa yang terjadi dan menangis di depanku.rasanya aku menatap Soo A.”

Tuan Min pun masuk. Kemudian ia mendapaykan telpon dari Hae Ran yang mengatakan bahwa Soo A sudah kembali.

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 29 Part 2

Chae Rin berpura-pura tidak tahu detailnya saat ditanya dan tentunya Do Hoon sangat senang mendengarnya.

Tuan Min pergi. Kini Chae Rin hanya bersama dengan Do Hoon.

“Selalu saja… Soo A, Soo A, telingaku jadi sakit mendengarnya. Lebih baik jika dia tidak ada bahkan jika kami bersama.”

“Apa maksudmu?”

“Bukan apa-apa. Aku pergi.”

***

Pil Doo kembali ke rumah Eun Hyuk.

“Beri salam pada ayahmu, malah menatap. Jika kamu sial, hidungmu akan patah bahkan saat kamu terjungkal. Aku kehilangan targetku padahal sudah mendapatkan kesempatan. Putra semata wayangku tidak menghormatiku sama sekali. Tidak ada yang berhasil.”

“Kenapa kamu tidak menata hidupm dan mencari pekerjaan? Jika mau, aku bisa mencarikan pekerjaan. Lokasi konstruksi selalu kekurangan pekerja.”

“Apa katamu?”

“Taesan sering membangun. Jika kamu mau…”

“Lihat apa yang kamu katakan.” Pil Doo pun marah. Ia menarik kerah Eun Hyuk.

“Aku memintamu mengubah hidupmu. Seperti manusia. Berapa lama kamu akan mengancam orang atas kejadian 20 tahun lalu?”

“Baiklah. Biar aku tanya satu pertanyaan. Gadis itu, Min Soo A. Apa kamu selalu memikirkanya? Jika dia menjalani hidupnya tanpa insiden apa pun, dia akan menjadi pemilik perusahaan kosmtik itu. kasihan sekali. Hidupnya sangat menderita. Dia tidak tahu mereka bukan keluarga kandungnya. Dia mati-matian menafkahi ibu dan kedua adiknya. Saat aku mengatakan akan memberitahu siapa dia, kamu akan menutup telinga dn tidak mau mendengarkannya. Beraninya kamu menyuruhku mengubah hidupku setelah melakkan semua hal itu. hei… Jong Sung Min. Tidak peduli seberapa keras perjuanganmu, dua hal tidak akan berubah. Pertama, kamu putraku. Satu lagi, yaitu kamu menghancurkan kehidupan gadis itu. kamu tidak meyadarinya?”

Eun Hyuk pun pergi…

***

Tuan Min sudah datang bersama Chae Rin di rumah. Soo A masih tertidur.

“Apa dia benar Soo A?” Tanya Tuan Min.

“Jika bukan, bagaimana dia bisa tahu lagu itu? dia bahkaan terlihat sama persis saat tidur.”

“Bagaimana menurutmu Chae Rin? Apa dia terlihat mirip?” Tanya Tuan Min.

“Entahlah. Aku tidak yakin.”

“Kamu tahu apa? Kamu tidak pernah menyukai Soo A. Pergilah.” Hae Ran mengusir Chae Rin.

***

Chae Rin ke kamarnya. Kim Siljang membawakan obat untuk Chae Rin dan dia sedang sakit. Chae Rin pun memanggil Omma…

“Aku ingat. Hal serupa terjadi 20 tahun lalu. Nona Soo A dan kamu jatuh sakit di hari yang sama seolah-olah kalian memiliki takdir serupa.”

“Apa yang ingin kamu katakan?kamu juga beranggapan Ha Yeon Joo adalah Min Soo A?”

“Kita akan segera mengetahuinya. Nyonya Na meminta tes DNA.”

“Apa?”

“Kamu pikir dia tidak melakukakannya? Kita akan segera mendapatkan hasilnya. Daripada berbaring di tempat tidur seperti ini, menurutku lebih baik kamu memikirkan rencana selanjutnya.”

“Keluar. Aku sedang ingin sendiri.”

“Kamu bukan gadis dari panti asuhan 20 tahun lalu. Kamu salah satu pemegang saham terbesar. Saham grup Taesan. Kamu lupa itu?”

“Kenapa kamu membuatku bingung? Kamu terdengar seperti memihakku.”

“Jangan bingung. Aku akan menjadi kaki tangan Nyonya Na sampai mati. Aku hanya mengatakan yang sebenarnya. Meski Ha Yeon Joo memang Nona Soo A, tidak ada yang bisa menyingkirkanmu dengan mudah dari rumah ini atau perusahaan. Jaga dirimu sebelum situasi memburuk.” Kim Siljang memberikan obat. Dan Chae Rin langsung meminumnya.

***

Di rumahnya, ahjumma masih sakit dan dirawat oleh kedua putrinya.

***

Esoknya, Soo A sudah membaik. Park Hae Ran sangat senang namun Tuan Min masih bingung dan belum bisa percaya sama sekali.

Akhirnya Tuan Min berbicara pada Yeon Joo.

“Kamu mungkin kecewa, tapi aku tidak yakin bahwa kamu sungguh Soo A. Maafkan aku.”

Kim Siljang masuk dan Tuan Min menanyakan kondisi Chae Rin. Kim Siljang mengatakan bahwa Chae Rin tidak akan berkantor hari ini. dan Tuan Min memang lebih memedulikan Chae Rin dibandingkan dengan Soo A.

Soo A merasakan itu.

***

Tuan Min menemui Chae Rin. “Aku rasa kamu terlalu lelah bekerja karena kontrak itu. jika kamu sakit parah, ayo pergi ke rumah sakit bersama.”

“Aku sungguh tidak apa-apa. Aku akan membaik setelah minum obat.” Tuan Min memeriksa suhu badaN Chae Rin.

“Demammu sudah hilang. Kalau begitu, tetap di rumah saja hari ini. kita sudah menandatangani kontrak. Kamu bisa cuti beberapa waktu.”

“Bagaimana perasaan ayah jika Ha Yeon Joo benar Soo A?”

“Entahlah. Ini tidak terduga. Ayah tidak tahu harus berkata apa soal itu.”

“Bagaimana jika dia benar-benar Soo A?”

“Jika benar, itu akan jadi kabar bagus. Kita sudah menunggunya selama 20 tahun. tapi itu tidak mengubah fakta bahwa kamu juga putriku. Kamu tahu apa yang ingin ayah katakan bukan?”

Yeon Joo pun melihatnya. Saat Chae Rin memeluk Tuan Min.

Kim Siljang memergoki Yeon Joo yang mengintip kamar Chae Rin.

“Apa yang kamu lakukan di sana?”

“Aku mencari kamar mandi. Aku tersesat.”

“Ini bukan pertama kali kamu datang kemari, tapi kamu tersesat?”

“Maksudmu aku berbohong?”

“Aku tidak bilang kamu berbohong.”

“Aku harus memanggilmu apa mulai dari sekarang?”

“Mulai sekarang?”

“Ya. mulai sekarang. aku akan sering melihatmu… tidak, bahkan setiap hari. Aku harus tahu nama panggilanmu. Se[ertinya aku mendengar mereka memanggilmu kim siljang. Kurasa aku juga akan memanggilmu demikian.”

“Silakan. Samunim menunggumu.”

***

Eun Hyuk dan Jae Sang sudah menunggu Chae Rin di kantornya. Namun ada Do Hoon yang datang. Do Hoon mengatakan bahwa sepertinya Jae Sang tidak punya janji temu dengan Chae Rin. Namun, Jae Sang mengatakan dia tidak perlu membuat janji dan marah pada Do Hoon.

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 29 Part 2

***

Pertempuran sebenarnya dimulai. Antara Chae Rin dan Yeon Joo.

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 29 Part 2

Bersambung. klik di sini kelanjutannya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat