Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 26 Part 1

Sinopsis Drama Korea Hide and Seek Episode 26 Part 1 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini. di sini kamu bisa cari tahu lengkapnya.

Tuan Min, Chae Rin dan Tuan Min sedang makan bersama.

“Aku dengar kamu sudah banyak membantu Chae Rin.”

“Tidak juga. Semuanya berkat Chae Rin, aku tidak melakukan apa-apa. Anda juga bisa bicara santai padaku.”

“Tidak baik terlalu merendah. Ini kesempatanmu untuk pamer dan mendapatkan pujian. Aku juga menyadari kamu layak disanjung. Aku akan berbicara dengan santai saat kita bertemu lagi. Kamu tahu itu berarti aku ingin sering kita bertemu bukan? Terima kasih. Aku mengatakan ini bukan karena kamu membantu mengembalikan saham kami. Aku berterima kasih soal itu, tapi aku lebih berterima kasih karena kamu ada di sisi Chae Rin. Aku harap kamu akan terus berada di sisinya.”

“Jangan gugup.” Ucap Chae Rin.

“Gugup karena apa?”

Suruhan Moon Tae San pun memotret mereka bertiga dan melaporkannya pada Tae San.

“Benar. Tersenyumlah selagi bisa. Kamu akan menangis sekarang.” Moon Jae Sang masih dengan keinginannya melakukan marger dengan Makepacific. Ia bahkan sudah sesumbar bisa melakukannya di depan pimpinan.

***

“Kini kamu bebas sekarang. kamu tidak terikat kemana pun. Apa jiwamu bebas sekarang? kapan kamu akan bekerja di perusahaanku? Ayahku juga ingin kamu mulai bekerja sesegera mungkin. Kesepakatan dengan Tiongkok kemarin menyebabkan banyak kerusakan, termasuk untuk posisinya di perusahaan juga. Terutama karena nenek. Ayahku kesulitan dan kesepian sama seperti aku di rumah dan di perusahaan.”

“Kamu baik-baik saja? tinggal di rumah yang sama. nenekmu bukan manusia biasa.”

“Tidak seburuk yang kamu pikirkan.”

“Bagaimna jika cucu aslinya kembali? Dia pasti berubah.”

“Mungkin.”

(jika kamu tahu Ha Yeon Joo adalah Soo A, bagaimana perasaanmu sudah mencampakkan pewaris sebenarnya dan memilih aku yang palsu?)

“Kenapa menatapku seperti itu? apa yang ingin kamu katakan?”

“Kapan kamu mulai bekerja. ayahku berharap banyak karena kamu orang nomor satu yang menyelamatkan perusahaan kami. Sekarang jangan melihat Grup Taesan lagi. Lupakan tentang waktu kerjamu dengan pria seperti Moon Tae San. Kamu tidak lagi harus bekerja untuknya.”

***

Di tempat kerjanya. Min Chae Rin akan mengajukan Yeon Joo agar dia mendapatkan pelatihan di Paris.

***

Ahjumma masih uring-uringan karena kejadian kemarin. Dan saat Yeon Joo akan membeli obat. Ada orang suruhan Min Chae Rin yang datang. tamu itu disambut oleh ahjumma.

*tapi nggak ada adegannya ngomongin apa.

Di sisi lain, Pil Doo masih hidup di jalanan.

***

Ahjumma melihat-lihat tiket.

“Ini akan menjadi kesempatan istimewa bagi Ha Yeon Joo.” Ucap suruhan Chae Rin.

“Tapi… sudah lama Yeon Joo berhenti dari pekerjaannya. Dia bekerja sebagai sekertaris Bu Park sekarang.”

“Aku tahu. Saat berkerja di bidang penjualan, dia karyawan yang luar biasa. Dia juga memiliki keterampilan merias yang unik.”

“Aku harus mengakui Yeon Joo mahir dalam banyak hal.”

“Karena itu dia tidak boleh melepaskan kesempatan ini.”

***

Ahjumma pun mendatangi Yeon Joo.

“Lihat ini. seorang pria tadi datang dari perusaanmu. Ini akan membantumu belajar di luar negri dan semuanya gratis. Jika bersedia, besok pun kamu bisa langsung pergi.”

“Tidak. Terima kasih. Aku akan tetap menemani Ibu. Kenapa tiba-tiba pergi pelatihan di luar negri?”

Ahjumma pun marah, “Kamu tidak ma mendengarkan Ibu karena Ibu bukan ibu kandungmu? Kamu mengabaikan Ibu karena Ibu adalah Ibu palsu? Ibu memungutmu saat masih kecil dan membesarkanmu sampai sekarang, maksud ibu, karena kita sudah lama hidup sebagai ibu dan anak, setidaknya kamu bisa berpura-pura mendengarkan ibu. Kenapa? kamu ingin bilang ibu memanfaatkanmu seumur hidup? Ibu menyekolahkan Geum Joo dan Dong Joo sampai kuliah karena mereka anak kandung. Tapi bahkan nyaris tidak membiayaimu sampai SMA? Kamu ingin balas denda, atas hal itu? dengan begitu kamu bisa membuat Ibu merasa bersalah?”

“Ommma.”

“Dasar berandal. Tidak ada gunanya membesarkanmu. Kamu bahkan tidak mengerti perasaan Ibu.”

Yeon Joo memeluk Ibunya dari belakang dan meminta agar dirinya tidak dicampakkan. Dan ia akan melakukan apa yang dikatakan Ibunya.

Yeon Joo pun mengkonfirmasikannya ke kantor. Ia benar-benar menjadi kandidat yang akan dikirimkan ke luar negri.

***

Tuan Min mendapatkan telpon dan ia bahagia. Kemudian ada Min Chae Rin yang datang.

“Sepertinya kita bisa membuat kontrak dengan perusahaan Tiongkok. Kosmetik Bailing menghubungi untuk melanjutkan kontrak kita.”

“Benarkah? Syukurlah kalau begitu.”

Min Chae Rin pun mendapatkan telpon bahagia kembali karena Yeon Joo mau pergi ke lar negri.

***

Nenek berbicara pada Do Hoon.

“Berapa persentase saham yang dibawa kembali oleh Chae Rin?”

“Sepuluh persen. Dia pemegang saham ketiga setelah Nyonya dan Nyonya Park.”

“Yang satu bekerja keras, yang lainnya mendapatkan nama. Uang buruk membawa kebaikan. Jika seperti ini, Soo A tidak bisa memiliki seluruh perusahaan meski dia kembali. Do Hoon kamu harus menemukan jalan.”

“Apa maksud Anda?”

“Lakkan yang terbaik untuk membuat saham yang Chae Rin miliki menjadi milik Soo A dengan cara apapun. Dengan begitu kamu akan terlepas dari beban mental karena kamu berhutang pada Soo A.”

***

Yeon Joo menemui Park Hae Ran.

“Maafkan aku. Karena mengambil keputusan ini secara tiba-tiba.”

“Kamu tidak perlu menyesal. Kamu membuat keputusan yang tepat untuk masa depanmu. Aku merasa bersalah karena memaksamu berada di sisiku untuk menemaniku dan pergi berbelanja denganku. Itu tidak akan membantu masa depanmu. Pergilah dan pelajari banyak hal. Jaga dirimu.”

“Terima kasih untuk semua hal yang Anda lakukan untukku.”

***

Dan kali ini Yeon Joo menemui Eun Hyuk.

“Maaf menghubungimu. Kamu pasti sedang sibuk.”

“Tidak apa-apa. Kenapa kamu memanggilku?”

“Apa perlu alasan untuk berbincang sambil minum teh denganmu? Aku sulit mengambil keputusan tapi begitu melihatmu, aku yakin keputusanku sudah tepat. Aku tidak akan memanggilmu sayang. Kamu milik orang lain. aku akan meninggalkan korea. aku akan pergi ke luar negri untuk pelatihan.”

“Apa yang kamu bicarakan?”

“Itu terjadi begitu saja. jika kamu penasaran, aku juga ingin tahu apa yang akan terjadi dengan hidupku sekarang. kutanyakan sekali lagi. Apakah kamu pernah mencintaiku?”

“Aku selalu berterima kasih padamu. Kamu menyelamatkanku. Kamu menerimaku.”

“Bukan itu yang aku tanya. Pernahkah kamu mencintaiku sebagai seorang wanita?”

“Maafkan aku.”

Eun Hyuk pun mendapatkan telpon dari Chae Rin.

***

Kini pindah ke restoran daging. Eun Hyuk minum dengan Chae Rin.

“Kamu ingat saat itu? kamu memiliki cincin kawin dan setelah yang dibuat sebagai avatar Jae Samg dan kita minum soju bersama?” Chae Rin mulai mabuk.

“Kenapa? kamu berpikir hatimu akan bernanah dan meledak jika tidak mensterilkannya hari ini? apa yang ingin kamu katakan? Kamu memanggilku untuk mengatakan sesuatu.”

“Entahlah… apa itu.”

(Sekarang, Yeon Joo Bukan… Min Soo A akan pergi jauh dari sini. suat hari nanti kamu juga akan mengetahuinya meski tidak mau tahu. Saat itu apa yang akan kamu katakan? Bagaimana ekspresi wajahmu nanti?)

“Aku akan mendengarkan ceritamu hari ini. aku pendengar yang baik. Kenapa? sepertinya ada sesuatu yang ingin kamu ceritakan.”

“Tidak ada yang ingin aku ceritakan.” Ucap Eun Hyuk.

“Baiklah kalau begitu. mulai sekarang, kita harus saling bercerita. Kita tidak boleh menyembunyikan apapun.”

Berlanjut ke bagian 2. klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat