Sinopsis Drama Korea Encounter Episode 1 Part 4

Sinopsis Drama Korea Encounter Episode 1 Part 4 – Episode sebelumnya ada di tulisan yang ini.

Keduanya pulang ke tempat masing-masing. senyum-senyum sendiri seperti orang yang sedang kasmaran.

***

“Ada masalah apa?” Tanya Soo Hyun pada Jang.

“Mereka harus menandatangani kontrak itu lagi. Mereka bilang ada pasal yang terlupakan.”

“Pasal apa?”

“Pasal tentang taman. Soal mempertahankan tempat it agar tetap sama.”

“Bukankah kita bilang akan memelihara taman itu?”

“Ya. kita sudah membuat perjanjian lisan, tapi kurasa mendadak ingin memasukkan ke kontrak. Pemilik tanah hotel ini mengajukan keluhan.”

“Prosesnya betuh berapa lama?”

“Kurasa prosesnya tidak akan lama. Pegawai mereka menuju kemari. Masih banyak waktu sebelum penerbangan kita.”

“Periksa keberadaannya sekarang.”

***

Waktu menunjukkan pukul 8. Ji Hyun datang terlalu dini ke kafe karena kafe akan buka pada pukul 9.

Sedangkan Soo Hyun sedang menunggu untuk sebuah pertemuan.

“Berapa lama kita harus menunggu?” Tanya Soo Hyun

“Dia bilang sedang menuju kemari. Aku akan memeriksa lagi.

***

Sesuai janjinya. Jin Hyun pun menunggu.

“Astaga. Aku harus segera naik kereta.”

***

Soo Hyun pun mulai menandatangani kontak.

***

Karena Soo Hyun tidak datang juga. Jin Hyuk menuliskan memo kemudian ia pun pergi. Entah apa tujuan dan untuk siapa memonya. apa hanya semacam meninggalkan jejak?

Memo bertuliskan : aku harus pergi. Tuan Putriku dari “Roman Holiday”

Jin Hyuk pun sudah meneruskan perjalanan dengan keretanya.

Dan saat sudah sampai. Saat mengantre. Jin Hyuk melihat Soo Hyun dengan Sekertaris Jang. Mereka hanya saling pandang dan memberi senyuman.

Itu doang??

Jin Hyuk mengambil tiketnya kembali dan duduk. Dan tiba-tiba Soo Hyun mendekatinya.

“Maaf tidak menepati janjiku.” Ucap Soo Hyun.

“Syukurlah kita masih bertemu di sini.”

“Mendadak ada urusan mendesak.”

“Tidak masalah.”

“Aku juga tahu kameramu rusak dalam insiden itu, tapi maaf baru memberitahumu.”

“Ahhh kamu juga ada di sana. Rusaknya tidak parah. Jangan cemas.”

“Sekertarisku akan memesan tiket pesawat untukmu. Anggaplah sebagai ganti rugi dan naiklah kelas bisnis.”

“Tidak, aku akan duduk di kursiku.”

“Aku bahkan tidak mentraktirmu sarapan. Beri aku kesempatan untuk menebusnya.”

“Sungguh tidak perlu. Aku tidak banyak membantu untuk berhak menerima ganti rugi.”

“Berkat kebaikanmu semalam saat aku sungguh tersesat, aku bisa sejauh ini dengan selamat. Bisakah kamu menerima kebaikanku sebagai balasan kali ini?”

“Aku bekerja paruh waktu untuk menyiapkan liburan ini. aku menabung selama setahun. Aku ingin melihat sejauh apa aku bisa berlibur dengan anggaranku. Aku merencanakan liburan ini selama lebih dari sebulan. Berkat itu, aku mengakhiri usia 20 tahunku dengan liburan yang hanya membawa kenangan indah. Harus terbang selama 17 jam di kelas ekonomi memang melelahkan. Tapi pengalaman itu juga bagian dari liburanku. Liburan mandiriku belum selesai dan aku ingin mengakhirnya sesuai rencana. Apa jawabanku ini cukup bagus?”

“Tentu. Kalau begitu, aku akan menganggap utangku lunas. Jaga dirimu.” Soo Hyun pun pergi. Ia melangkah meninggalkan Ji Hyun.

***

2 jam lalu. Begini ceritanya.

Soo Hyun berlari menuju kafe. Ia sudah terlambat dan tidak ada Jin Hyuk di sana.

***

Jin Hyuk masih mengantri untuk naik pesawat. Ia melihat kartu nama yang diberikan Jang dan tertulis Donghwa Hotel.

Langsung dong cari di internet dan ketemu artikel tentang Soo Hyun yang memang adalah pemilik dari hotel tersebut yang akan ke kuba.

***

Soo Hyun bersama dengan Sekertaris Jin. sudah mendarat di korea.

“Ahh kamera yang kita rusak. Model kamera itu 28 tahun, tapi masih diprosuksi. Siapkan kamera itu. selain itu, kenangan 28 tahun sangat penting bagi pria itu. pastikan kamu tidak bersiap kejam.”

“Bagaimana kamu tahu usia model kamera itu?”

“Aku hanya menduganya.”

“Begitu rupanya. Hanya dugaan.”

Dan hal yang sama. Jin Hyuk pun sudah pulang dan masih ada di bandara. Ia lagi-lagi melihat ponselnya dan melihat ada Cha Soo Hyun di dalamnya.

Tak lama Jin Hyuk mendapatkan telpon.

“Halo. Ini Kim Jin Hyuk?”

“Ya.”

“Ini hotel Donghwa. Aku menelpon untuk menginformasikan bahwa kamu lolos wawancara terakhir.”

Dan anehnya Jin Hyuk malah berkaca-kaca sambil melihat Soo Hyun yang sedang berjalan ke luar.

Bersambung…

Nanti komentarnya di kesan pertama aja ya guys.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *