Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Untuk episode sebelumnya, kamu bisa baca di sini yaaa…

Kejahatan tidak dikembangkan.

Sebuah hutan bambu, tanah yang sedikit ditutupi salju dan seorang pria dengan penutup kepala berjalan dengan cepat.

Bunyi sirine polisi terdengar, terjadi aksi kejar-kejaran polisi dan sebuah mobil pick up. Mobil pick up itu dikendarai oleh Yoon Hui Jae yang wajahnya dipenuhi dengan darah. Yoon Hui Jae menabrak pembatas dan mobil. Terjadi kecelakaan dan ia terkepung.

Yoon Hui Jae akhirnya tertangkap tanpa surat penahanan. Ia diborgol.

Yoon Hui Jae tertawa. Kemudian mobil pick up meledak. Yoon Hui Jae berkata bahwa yang menangkapnya adalah anaknya yang mengkhianatinya.

“Jika kamu tidak bisa menghancurkan mereka. Akan ayah hancurkan mereka untukmu. Apapun yang membahayakanmu. Semua yang tidak berguna.” (kembali, suara narasi yang pernah dikatakan Yoon Hui Jae pada anaknya diperdengarkan).

Saat persidangan…

Na Moo bersaksi tidak secara langsung. Namun melalui sebuah video.

“Saya akan bersaksi.”

Seorang reporter terus menerus tersenyum di bangku para penonton sidang. (ini yang kemaren itu lho).

“saya akan menjadi saksi tentang semua hal yang terjadi pada hari itu.”

Kejahatan tidak dikembangkan. Kejahatan ada dalam darahmu.

Kemudian adegan beralih di penjara. Yoon Hui Jae berbincang dengan reporter tadi.

“Begitu? yang terjadi di luar? Aku tetap tidak cemas”

“Jika punya komentar. Akan aku tambahkan di buku. Bukunya belum dicetak.”

“Untuk apa? Tidak ada yang bisa aku katakan. Aku bersalah.”

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

“Sebagaian dari hidup Anda bisa membawa rasa simpati. Sudah ada di buku. Kebanyakan orangbilang penjahat tidak boleh dikasihani. Tapi, sebagaian bilang kehidupan penjahat itu keras. Berdasarkan statistik, 85 persen pembunuh berantai dianiaya saat masih anak-anak. Beberapa ahli juga mengatakan demikian.”

“aku terkurung di sini. keberadaanku di sini saja memancing perdebatan di luar. Tidak bisa dipercaya. Anda tahu? Anda sungguh mempercayai semua perkataanku ini?

“Pentingkah itu? yang anda katakan kepadaku sejauh ini benar dari sudut pandang anda. Aku bukan hakim. Bukan tugasku menilai perkataan Anda”

“Aku tetap ingin mendengar jawaban Anda.” Keduanya tersenyum.

“Aku akan memberikan jawaban. Sebagai reporter, aku menyadari bahwa sama halnya dengan keberadaan banyak ras di dunia ini, kelompok juga beragam. Anda sebagian dari mereka yang seharusnya tidak dilahirkan. Itu sudah pasti. Bagaimanapun, buku-buku Anda akan laku keras usai kegemparan ini.”

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Reperter itu hendak pergi. Namun ia sebelum bergegas pergi, ia membahas tentang Na Moo. Ia bertanya apakah mengizinkan untuk memperlihatkan wajah Na Moo. Ia juga berkata bahwa Na Moo adalah lulusan terbaik akademi kepolisian.

***

Na Moo dengan seragamnya membawa buku autobiografi ayahnya. Ia memasuki sebuah tempat. Na Moo pergi ke tempat penerbitan dan mengembalikan uang yang diberikan pada Ibu Tirinya. Na Moo juga berkata bahwa semua hal yang ada di dalam buku itu adalah sebuah kebohongan.

***

Reporter Park Hee Young menemui Han Jae Yi. Ia bahkan tak segan-segan mengatakan bahwa Jae Yi dapat salam dari pembunuh kedua orangtuanya Yoon Hui Jae. Tentu saja Jae Yi tidak mau berlama-lama berbincang dengan Reporter Park.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

“Saat kau pingsan di akademi kepolisian. Kudengar ada seseorang yang membantu. Ini terlalu aneh jika disebut dengan kebetulan. Orang yang amat kamu kenal belajar di akademi itu juga.”

Manager Jae Yi datang dan segera mengusir Reporter Park.

Tidak berhenti di situ. Reporter Park dari Sisa Line juga menghubungi Kakak Gil Nak Won. tentu saja ia ingin wawancara dari sisi pihak korban Yoo Hui Jae. Reporter Park juga memancing Kakak Gil Nak Won dengan mengirimkan foto siswa yang membantu Nak Won saat pingsan.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

***

Na Moo mendatangi sebuah media. Ia bahkan tidak keberatan bila wajahnya diperlihatkan.

“Autobiografi ayahku adalah keboohongan. Tidak ada satu perkataannya yang benar. Jadi, jika Anda membeli bukunya, yang Anda beli bukan penebusan atau pertobatan si Pelaku. Dia ingin perhatian dunia lagi, Anda akan membayar pemikiran pembunuh sombong itu. Buku itu hanya simbol penghargaan untuknya. Ayahku bukan orang yang bisa bertobat. Dia psikopat yang tidak dapat merasakan emosi apapun. Jangan biarkan buku itu membohongi Anda. Kumohon.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Wawancara itu disirakan di TV, Kakak dari Na Moo yang berada di penjara melihat tayangan itu sambil tertawa kemudian terdiam.

Usai Na Moo diwawancara, ia melihat Han Jae Yi berada di TV dan sedang melakukan wawancara.

Intinya Han Jae Yi tidak ingin dikasihani oleh pembunuh orangtuanya, reporter dari Sisa Line atau apapun. Ia akan dicintai orang berdasarkan kemampuannya sendiri. Bukan karena kasus di masa lalu yang menewaskan kedua orangtuanya.

***

Di penjara, Yoon Hui Jae bertemu dengan anak sulungnuya. Tak henti-henti Hyun Moo mencerca adiknya Na Moo karena sudah menjelek-jekan ayah. Namun, reaksi Ayah justru berbeda. Ia justru mengatakan bahwa Hyun Moo tidak pernah berguna bagi adiknya.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Hyun Moo yang kesal melepaskan kekesalannya dengan memukuli napi lain. Yoon Hui Jae pun tersenyum.

Sementara itu Gil Nak Won datang ke rumah lamanya. Dia berkata “aku pulang” sambil berkaca-kaca.

***

Di tempat tinggal Ibu tiri Na Moo dan So Jin terjadi masalah. Karena pemberitaan yang ada, orang-orang di sekitarnya sering menggunjing. Bahkan tetangga sudah tidak mau datang. Tempat makan mereka bahkan tidak didatangi oleh pelanggan.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

***

Di rumahnya, Gil Nak Won mendapatkan sepucuk surat dari Yoon Hui Jae.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 9

Di tempat lain, Gil Moo Won menerima foto adiknya dengan Na Moo. Ia juga mengingat bagaimana TKP pembunuhan dulu, foto keluarga yang dipenuhi dengan darah.

Na Moo nampak bersiap dengan kelulusannya. Tidak main-main, presiden akan datang memberikan penghargaan.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *