Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17 – Episode sebelumnya bisa kamu baca di sini yaaaa… akhirnya keluar juga kelanjutan episodenya setelah ada jadwal piala dunia.

Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

Yoon Hui Jae nampak dari penjara begitu dingin menatap hujan.

Sementara itu Hyun Moo menyerang Na Moo.

“Tadi kamu bilang tidak akan diam saja jika aku menyakitinya? Coba saja. Telpon dia sekarang. Kamu harus melihatnya mati dengan matamu sendiri. lalu kehidupanmu akan hancur seperti kehidupanku.”

“Hyung, kenapa kamu melakukan ini?”

“Kamu juga melakukan hal serupa bedebah, aku dipenjara. Kamu menghancurkan keluarga kita karena Gil Nak Won. pikirmu cuma Nak Won dan keluarganya yang menjadi korban? Aku juga. Kamu dan Nak Won sudah menyakitiku. Keluarganya dekat denganmu dan mencampuri urusan keluarga kita. Jika mereka tidak membuat Ayah kesal, ini tidak akan terjadi. Kamu berusaha melindunginya. Jika kamu tidak melaporkan Ayah, keluarga kita tidak akan hancur seperti ini. aku ingin kamu merasakan kehidupanmu berantakan.” Kemudian Hyun Moo mulai membanting Na Moo.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

“Hyung, kumohon hentikan.”

“Jika ingin menghentikan ini, aku tidak akan menelponnya. Sudah menerima pembalasanku? Kamu dan ahjumma Chae Ok Hee mengirimiku uang. aku sudah membayarmu kembali. Apa? Kamu kecewa? Pikirmu aku tak akan menyakitimu? Kamu salah. Berhentilah bicara dan telpon dia sekarang. Aku sangat kecewa tidak bisa menghabisinya semalam.”

“Kamu pelakunya? kamu yang menyerang Nak Won?”

“Kamu tidak paham?”

“bagaimana dengan lagu itu? bagaimana kamu mendengarnya? Peristiwa di sekitar sini, kamu juga yang melakukannya?”

“Benar, Bedebah. Dunia ini buruk. Aku akan menghancurkannya. Sama seperti Ayah.” Perkelahian pun berlanjut kembali.

Flashback…

Hyun Moo yang masih remaja dihajar seorang diri oleh beberapa kawanan anak sebayanya di bawah suatu terowongan. Kemudian Ayahnya datang dan berkata “Bangunlah Hyun Moo.”

Kembali ke dalam perkelahian yang lebih banyak adegan bicara dari Hyun Moo.

“Yang kupunya hanya Ayah. Kamu merebutnya dariku hari itu. tahu apa arti Ayah bagiku?”

“Ayah. Dia pembunuh. Ayah, dia cuma pembunuh.”

“Lantas kenapa? Dia tetap ayah kita, kenapa?”

“Karena dia ayah kita. Lebih sulit bagiku untuk memafkannya. Dia ayah kita. Aku tidak bisa memahaminya. Orang-orang mati. Banyak orang mati. Karena Ayah. Maaf, aku menghancurkan keluarga kita. Maafkan aku. Tapi, ayah tidak pernah melindungi kita. Kamu tahu itu.” Na Moo pun menangis.

Flashback ingatan kembali milik Hyun Moo saat dipukuli dulu.

“Jika kamu selalu dipukuli, Ayah tidak membutuhkanmu. Bangun. Coba lagi, lalukan selagi ayah menonton.”

Flashback kembali berakhir…

“Setelah kamu melaporkan ayah. Kamu mendatangi jalang yang sudah mengkhianatinya dan hidup sebagai putranya. Berhentilah bicara omong kosong. Memang apa salah Ayah?”

“Ibu. Tidak pernah melupakanmu.”(aaahh pengen nangis saya dibagian yang ini).

(Kepada Hyun Moo 2-11 Uiwang, Gyeonggi-do, kotak pos. 1005-83). “Kamu pasti sudah melupakan kami, tapi kami tidak pernah melupakanmu. Kamu pun mengetahuinya bukan? Kamu pasti tahu tiap kali menolak kunjungan kami. Bagaimana kami bisa membuatmu mempercayai kami? Kenapa kamu tidak bisa mempercayai kami?”

“Bagaimana aku bisa mempercayaimu? Kamu mengkhianati Ayah. Bagaimana aku bisa mempercayai kalian? Lihat saja bagaimana keinginanmu hancur berkeping-keping. Kamu harus tahu rasanya dikoyak-koyak seperti aku.”

Kemudian terdengan suara Nak Won… “Na Moo, kamu di sana?” Na Moo berteriak untuk tidak membuka pintu. Perkelahian pun terjadi kembali.

“Kumohon hentikan.”

“Kamu harus mencoba hidup gila seperti diriku.”

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

“Kamu membuang palu ini untukku. Ini… Kamu membuang palu ini untukku.” (flashback, saat dulu Hyun Moo mendapatkan palu dari meja belajar Na Moo, ia membuangnya ke tempat sampah). “Jika palu itu sudah dibuang lantas mengapa kamu memegang ini? dahulu, aku dan kamu dekat sekali. Ayah tidak pernah ada. Aku mohon. Kumohon hentikan ini.”

Kemudian suara Ayah mulai terdengar “Kali ini, tunjukkan pada Ayah cara melakukannya dengan benar.” Flashback kembali saat di penjara. Ayah sedang mengajari pada narapidana lain memotong kayu. Kemudian Hyun Moo berkata “Kalau begitu. Aku boleh membunuh Na Moo?”

“Kamu seingin itu mendapatkan izin ayah?”

“Ya. Lebih dari dia.”

“Kurang ajar. Jaga bicaramu. Jangan merundung adikmu. Mereka bilang saudara tertua selalu yang terbaik, tapi tidak selalu begitu. Hyun Moo, kamu tidak akan pernah mengalahkan adikmu.”

Flashback berakhir…

“Kita berdua besar dengan Ayah tanpa sosok Ibu. Kamu pasti sudah memiliki segalanya, tapi memintaku menyerah? Tidak. Akan aku tunjukkan siapa diriku kepada semua orang. Akan aku tunjukkan kepada dunia siapa Yoon Hyun Moo. Lihat saja.” Kemudian berantem lagi… haduhh, berantem ngobrol, berantem ngobrol. Sambil ngopi kek apa gitu ya? biar asyik?

Di luar, Nak Won sudah menghubungi 119 karena mendengar kegaduhan di dalam garasi. Dalam keadaan marahnya, Hyun Moo menusukkan pisau pada Na Moo. Saat itu, jusru Na Moo memeluk Hyun Moo. “Hyung, kumohon hentikan.”

Kemudian suara Yoon Hui Jae terdengar kembali “Kamu tidak akan bisa mengalahkan adikmu.”

Flashback saat Na Moo mengunjungi Hyun Moo yang baru masuk penjara karena memukuli salah satu temannya. “Hyung….”

Darah mengalir dari perut Na Moo. Kemudian ia mengingat kalimat Moo Won “Kamu pernah membunuh seseorang sebelumnya? Tidak peduli apapun yang kamu lakukan dalam hidup. Tidak ada hal yang membuatmu merasa bersalah selain membunuh.” Hyun Moo melepaskan pisaunya dan lari ke luar. Ia berjalan berlumuran darah dengan gontai. Ia juga menabrak seorang pemuda misterius yang membawa payung. Ia justru tersenyum melihat Hyun Moo. (ini yang kemarin ada di kedai ahjumma, jangan-jangan dia psikopat juga? Masa iya lihat orang berlumuran darah malah katawa?).

Nak Won masuk ke garasi dan melihat Na Moo yang berlumuran dengan darah. Nak Won kembali terserang sindrom panik. Na Moo akhirnya tidak sadarkan diri. Akhirnya Nak Won bisa menelpon dan meminta bantuan.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

Pemuda misterius tadi masuk ruangan dan berkata “Kamu baik-baik saja?”. Saat Nak Won berkata, “tolong”. Ia justru seperti tertawa dalam keadaan mengejek.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

***

Jaksa Gil Moo Won keluar dari sebuah ruangan. Dia tiba-tiba diberondong oleh reporter Park dengan pertanyaan “Anda yang memimpin kasus penyerangan di perumahan Gangnam? Yoon Hyun Moo sepertinya tersangka utama. Bagaimana pendapat Anda? Kalian sudah lama saling mengenal.

Gil Moo Won mengacuhkan pertanyaan tersebut. Hingga pertanyaan kedua dilontarkan “Bagaimana dengan Nak Won? karirnya sudah tamat. Aktris yang terlalu sering terdiam karena trauma masa lalunya. Karena itulah dia tampak menderita meski sedang tersenyum. Siapa yang mau memakainya?” kemudian, Gil Moo Won marah dan menarik kerah reporter jahanam itu. “Ohh… Seorang jaksa menarik kerah reporter? Kuharap Anda akan mengatakan sesuatu.”

“Ya. kamu mirip dengan Yoon Hui Jae. Dia memegang palu dan kamu memegang pena. Apa bedanya?”

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

“Aku memakai penaku untuk mengorbankan Nak Won dan menjadikannya kompensasi untuk keluarga korban Yoon Hui Jae. Itu hal yang bagus, fungsi postif media. Harga diriku terusik saat Anda membandingkanku dengan psikopat.”

“Kamu pikir sudah menang? Tidak. Pada akhirnya Yoon Hui Jae juga mempermainkanmu. Kamu cuma maianan yang bisa dimainkan dari selnya. Kamu akan membuat film dokumenter? Kamu tahu persis film dokumenter itu Cuma berisi omong kosong yang Anda dapat dari perkataan Yoon Hui Jae.”

“Bukankah itu membuat Anda sama dengannya? Lim Tae Kyung? Bagaimana rasanya menikam orang di usia semuda itu? menikam orang di usia 12 tahun? itukah alasan Anda sangat tahu pikiran seorang kriminal? Alih-alih mengetahui berat ringannya kejahatan, Anda berempati bukan? Mungkin Anda yang mirip mereka. Jujur saja. Saat menuntut seseorang, pernahkan anda merasa takut atau senang?”

“Ya. kamu benar. Itu alasan hewan sepertimu, Yoon Hui Jae dan aku seharusnya tidak pernah lahir.”

“Aku tidak pernah membunuh seseorang seperti yang kalian lakukan.”

“Tidak. Pikirkan baik-baik. Kamu sudah sering membunuh.”

***

Operasi pun dilakukan. Kemudian ada adegan flashback kembali saat pembunuhan malam natal.

“Mengapa Ayah melakukan ini? Kenapa kamu adalah ayahku? Kenapa monster seperti dirimu adalah ayahku? Kenapa?” Na Moo kemudian berteriak.

Yoon Hui Jae membuka maskernya. “Sudah ayah bilang. Semua hal yang membuatmu lemah dan menyedihkan, akan ayah singkirkan.”

Flashback berakhir…

Sementara itu di luar. Han Jae Yi sedang menunggu proses operasi yang sedang berjalan. Chae Ok Hee dan So Jin pun kemudian datang.

“Kenapa Do Jin bisa berakhir seperti ini?” Ucap Ahjumma.

“Maaf. Dia bersama denganku. Aku tidak bisa menghentikannya. Na Moo ditikam.”

“Oleh siapa? Siapa yang melakukannya?” So Jin mulai bertanya.

“Yoon Hyun Moo. Dia mendatangi rumahku.”

“Kakakku yang melakukan ini?

“Maaf. Maaf aku tidak bisa melakukan apapun.”

Sementara dari kejauhan. Seorang pria misterius dengan sepatu berwarna putih nampak sangat meikmati kesedihan keluarga Na Moo. Ia juga memotret sambil menggumamkan sebuah lagu (busettt… siapa lagi sih ini ya?).

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

***

Hyun Moo mengetuk pintu kedai pada tengah malam hari. Tentu saja tak ada respon, hingga ia memecahkan kaca kedai. Hyun Moo masuk ke dalamnya dan mengambil air di dalam kulkas (eh soju kayaknya?). Ia juga mencuri beberapa uang dari meja kasir. Di sampingnya, ia melihat foto Na Moo bersama So Jin dan ahjumma.

Di rumah sakit. Gil Nak Won nampak sangat berantakan. Bahkan ia belum mencuci tangannya yang dipenuhi dengan darah. Dengan sangat perhatian, ahjumma membersihkan darah di tangan Nak Won “Maafkan saya. Aku melakukan banyak kesalahahan pada Na Moo. Tapi aku juga tidak melakukan apapun kepada Yoon Hyun Moo. Jadi, aku kan minta maaf. Untuk semua hal yang dia lakukan. Maaf. Untuk 12 tahun dan hari ini. yang bisa aku lakukan hanya meminta maaf. Maafkan aku untuk itu.”

“Jangan meminta maaf padaku Bu. Aku akan mendapatkannya dari orang-orang yang memang seharusnya meminta maaf. Na Moo sudah sering terluka karena diriku.”

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

“Jae Yi. Jika kamu terluka lagi aku dan Na Moo akan merasa bersalah. Kami tidak akan bisa menahannya. Jika itu terjadi, Na Moo sangat menderita. Maaf. Maafkan aku.”

***

Na Moo mulai sadar. Yang pertanya ia tanyai adalah keadaan Nak Won. Na Moo juga menanyakan tentang Hyun Moo.

Na Moo hanya berkata akan membawa kakaknya kembali.

Kemudian, di luar kamar. Han Jae Yi mulai ditanyai oleh rekan detektif dari Na Moo. Sebelum pertanyaan lebih jauh, ahjumma keluar ruangan dan sepertinya meminta Nak Won untuk masuk menemui Na Moo.

Di pintu parkir ruang bawah tanah. Ahjumma mengantarkan Nak Won dan bertemu dengan Gil Moo Won yang baru saja tiba.

“Maafkan saya. Pelakunya adalah putra sulungku. Aku berjanji padamu. Aku akan membuatnya membayar semua perbuatannya. Aku minta maaf.” Dengan sikap angkuhnya, Gil Moo Won langsung membawa adiknya pergi.

Di dalam mobil, Nak Won meminta kakaknya untuk tidak terlalu membenci Na Moo dan keluarganya.  Tentu saja Gil Moo Won tidak terlalu peduli dengan hal itu.

Sementara itu, pihak kepolisian sudah menindak lanjuti kasus penusukkan.

***

Di rumah, So Jin rupanya bertemu dengan Hyun Moo.

“Hyun Moo kamu sudah gila, kamu sudah hilang akal. Kamu selalu mengganggu Na Moo. Sekarang kamu akan membunuhnya? Kamu tidak layak disebut manusia. Kamu bahkan bukan manusia. Benar-benar bukan manusia. Memangnya kamu siapa? berani sekali kamu mencoba membunuhnya. Kamu yang seharusnya mati. Kamulah yang layak mati. Jika hal buruk terjadi pada Na Moo, aku akan mengutukmu sepanjang hidupku. Sebaiknya kamu pergi dan mati saja.”

“jadi, apakah dia masih hidup? Bedebah itu? apakah dia masih hidup?

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 17

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat