Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1 – Awalnya saya nggak buat sinopsis come and hug me episode 1-4, langsung saya buat kesan pertamanya saja (sila baca di sini). Namun karena responnya cukup bagus, akhirnya saya coba untuk membuat episode yang terlewatnya.

Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Awal mula adegan pada sebuah wawancara akademi kepolisian. Para peserta sibuk dengan persiapan, kecuali Chae Do Jin yang terlihat ketiduran. Kemudian namanya disebut dan membuatnya kaget.

Chae Do Jin masuk bersama dua orang lainnya dalam ruangan wawancara. Seorang pewawancara melihatnya tanpa berkedip. Kemudian melihat berkas Chae Do Jin (sepertinya sedang memastikan sesuatu).

Di tempat lain. Han Jae Yi sedang melakukan audisi. Setelah menangis dalam salah satu dialog dan dikritisi juri. Han Jae Yi mencoba satu kali lagi dialog Gil Ra Im dalam Secret Garden.

Beralih lagi ke tempat Chae Do Jin wawancara;

“Pelanggaran privasi mungkin dipertanyakan, tapi itu berguna untuk mencegah kejahatan dan mengenali penjahat.” Ucap salah satu peserta.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

“Berikan kami salah satu contohnya.” Ucap salah satu pewawancara.

“Seorang pembunuh berantai ditahan tahun 2006. Contohnya kasus Yoon Hui Jae. Yoon Hui Jae tidak banyak meninggalkan barang bukti. Jadi, sulit menahannya. Dia membunuh wanita usia 60 tahunan di salah satu kawasan. Dia ditangkap kamera CCTV saat melarikan diri. Karena kasusnya menjadi publik, ada tekanan dari masyarakat. Penahannya menjadi kasus Jee Hye Won yang populer. Dia bisa ditahan karena rekaman kamera CCTV.” Mendengar itu, Chae Do Jin langsung mengepalkan tangannya.

“Pak Chae Do Jin, Anda punya banyak bekas luka. Ada apa?” salah satu pewawancara mulai bertanya pada Do Jin.

“Bukan luka serius. Aku mendapat luka ini (sambil memegang pelipis kepalanya) semalam di restoran karena pria-pria mabuk. Luka ini kudapat dari langgai saat membantu tetanggaku (Do Jin memperlihatkan tangannya). Yang ini adalah maha karya adikku (kelingking yang diberi kutek, hahha).

“Di sini tertulis kamu tinggal di pulau Chugae. Anda tinggal di pulau ini sejak kelas 10. Lalu Anda berhenti sekolah dan mengikuti ujian GED.”

“Ya, Ibuku menyarankan untuk berhenti sekolah.”

“Mengapa? Kebayakan orangtua ingin anaknya menyelesaikan pendidikannya?”

“Keluarga kamu tidak mampu membayar biaya sekolah. Saya putra tunggalnya. Ini demi kepentingan saya.”

Adegan beralih lagi ke lokasi Han Jae Yi yang diberikan sebuah naskah. Han Jae Yi diminta membaca salah satu dialog.  Tentang pembunuhan berantai dalam suatu rumah. Kemampuan membacanya yang lancar menjadi sangat terbata. Salah satu juri langsung melihat profilnya usai melihat Han Jae Yi yang mulai berkeringat dan seperti ketakutan.

Adegan beralih kembali ke tempat Chae Do Jin. Salah satu pewawancara kembali bertanya “siapa yang paling Anda hormati?”

“Meraka, orang-orang yang bertahan.”

“Alasanmu mendaftar adalah, untuk memberantas kejahatan dan melindungi manusia, untuk korban kejahatan…”

“Sebagai penebus dosaku.”

“Apakah ada peristiwa pribadi yang berkaitan dengan polisi?”

“Ya. ada.”

Flashback tahun 2006 ;

Seorang detekif bertanya : soal penjahat yang kabur, kamu sempat melihat wajahnya?

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

“Aku tidak sempat melihat wajahnya. Tapi aku tahu siapa dia. Aku juga tahu senjata yang dia miliki. Aku pernah melihatnya.” Na Moo muda menangis di bawah hujan salju.

“Di mana?”

“Di rumah.”

“Milik siapa?”

“Itu. milik ayahku. Ayahku adalah penjahat yang kabur.” Na Moo menangis dengan tersedu-sedu.

Flashback berakhir…

“Bukankah kita bertemu di tahun itu Pak?” Ucap Do Jin pada salah seorang yang mewawancarainya. “Anda menulis kesaksianku. Pembunuh yang kamu sebut tadi Yoon Hui Jae, dia ayahku.” Chae Do Jin melirik salah satu peserta wawancara tadi.

Sebuah koran lama, bertuliskan Yoon Hui Jae ditangkap CCTV di gang. Di sebelahnya da foto Nak Won dan Na Moo.

Kembali ke tempat Han Jae Yi. Saat ia keluar, salah seorang juri menghentikannya.

“Bukankah nama ibumu adalah Jee Hye Won? benar. Kamu sangat mirip dengannya. Aku tidak yakin karena namamu berbeda. Apakah kau mengingatku? Aku asisten sutradara. Dulu kamu pernah mengunjungi lokasi syuting. Senang bertemu denganmu. Tapi sepertinya kali ini kamu tidak akan berhasil. Kamu tertarik dengan drama? Aku mengenal teman yang sedang syuting drama. Aku akan mengenalkannya padamu. Sebenarnya aku penggemar berat ibumu, bagaimana dia bisa berakhir karena psikopat itu?”

Han Je Yi sebenarnya hampir menangis. Namun ia mencoba untuk tetap ceria dan menjawab dengan wajar. “Anda benar. Nama asliku Gil Nak Won. Banyak yang mengenal namaku sejak saat itu. jadi, aku menggunakan nama panggung.”

Kembali kepada Chae Do Jin yang sedang mencuci wajahnya. “Ini gila. Aku tidak pernah membayangkan bertemu dengan putra Yoon Hui Jae. Jika dilihat dari samping, mereka mirip. Dulu Yoon Hui Jae juga sangat tampan. Dia mengendarai mobil mewah dan mahir merayu. Kurasa beberapa korbannya masuk ke mobilnya dan dibunuh. Bukankah dorongan pssikopat itu diturunan?” begitulah ucap peserta lainnya di lorong. Mereka membicarakan Do Jin.

“Benar. Kudengar tingkahnya aneh. Dia tersenyum lebar saat membicarakan anaknya.” Saat meliah Do Jin lewat, para penggosip ini mulai terdiam.

Do Jin kemudian menghampiri mereka “Menurutku, mereka menulis informasi yang salah di internet.”

“Apa?”

“Korban tidak naik ke mobil Yoon Hui Jae secara sukarela. Dia sedang dalam perjalanan pulang. dia diculik paksa saat menunggu bus. Dia dipaksa masuk ke mobil. Begitulah pengakuan Yoon Hui Jae atas kejahatannya. Karena reporter suka membumbui cerita, mereka terus memakainya tanpa melihat fakta yang sebenarnya. Semua orang membicarakannya seolah-olah itu terjadi, tapi korban adalah orang yang tidak akan mau masuk mobil orang asing.”

Do Jin mengingat salah satu keluarga korban yang mengatakan Yoon Hui Jae adalah pembohong karena berkata korban masuk secara sukarela. Padahal itu semua adalah ulah dar reporter.

Do Jin dengan bahasanya yang penuh dengan logat duduk di samping para penggosip dan memegang pahanya. “Oleh karena itu, jika kamu membicarakan kasus ini lagi, pastikan kamu menceritakan dengan benar. Jika kehormatan korban hancur karena ini, anggota keluarganya akan sangat terluka. Hai apakah kamu menghindari kotak mata karena takut psikopat akan menurun? Jangan cemas. Kecenderungan psikopat tidak diturunkan. Meski kita sedekat ini, itu tidak akan menular. Jadi, jangan kejam pada keluarga pelaku. Yang bsa kulakukan hanya menebusnya demi keluarga korban. Hukum kolektif sudah lama dihapuskan, bukan begitu?” Do Jin kemudian pergi dan peserta lainnya melihanya dengan diam.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Do Jin ada di stasiun. Di dalam stasiun TV ada seorang pria yang memeluk ayahnya. Kemudian TV mengeluarkan suara Nak Won. Do Jin yang hampir pergi mendadak diam. Ia melihat TV dan ada Han Jae Yi dalam suatu iklan serum wajah. Do Jin mengingat kalimat Nak Won saat remaja yang berkata untuk lari padanya ketika bersedih.

***

Sebuah jalan dipenuhi dengan bunga (sakura kah?). Ada mobil dengan angkutan yang banyak dan mobil pribadi. Di dalam mobil pribadi ada anjing yang tiba-tiba menyalak pada Ibu Ok Hee (Ibu Tiri Na Moo) yang berada di depan toko. Awalnya mobil pribadi itu terus berjalan. Kemudian mundur kembali. Nak Won dan anjingnya turun dan meminta maaf pada Ahjumma. Kemudian Ibu Nak Won (sumpah cantik banget) turun dan minta maaf.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Di dalam mobil itu ada Ayah, Ibu, Nak Won dan Moo Won. Oh iya ada anjing bernama Lucky. Sementara di jalan ada Na Moo yang menggendong adik perempuannya So Jin. So Jin berkata bahwa ia menggambar keluarga, dia menggambar dirinya, Na Moo dan Ibu. Dia tidak menggambar ayah karena tidak bisa ingat wajahnya. So Jin juga tidak akan menggambar Hyun Moo karena dia suka sekali memukul Na Moo.

Lagi, saat jendela mobil dibuka. Si anjing Lucky menggonggong pada So Jin dan Na Moo yang berada di pinggir jalan. Kembali, mobil itu mundur dan Nak Won meminta maaf pada So Jin.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Pertemuan pertama mereka, Nak Won dan Na Moo (dan entah kenapa saya pengen nangis, hahaha/ lah kok nangis pakai hahah ya?). saat mobil kembali melaju, Nak Won masih saja melihat Na Moo.

Saat ditanya Moo Won mengapa Nak Won selalu melihat kebelakang. Nak Won berdalih bahwa kelopak bunga yang jatuh mirip dengan kepingan salju.

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Keluarga Gil akhirnya sampai di rumah. Rumah yang sangat besar letaknya di bukit dengan pohon yang besar-besar.

***

Di toko, pemilik toko mengatakan pada Ibu Tiri Na Moo bahwa ada artis yang tinggal di bukit. Saat pemilik toko memuji Ibu dari Nak Won. Ibu Tiri Na Moo hanya merespon dengan respon negatif.

Ahjumma melayani pelanggan dan diminta untuk membelikan rokok. Saat ia keluar, ia melihat Na Moo dan So Jin. Ahjumma memerintahkan Na Moo untuk pulang kembali dan menyiapkan makanan karena ia akan pulang terlambat.

***

Segerombolan anak remaja. Hyun Moo termasuk di dalamnya mengganggu para gadis yang sedang menunggu di halte. Mobil pick up kemudian memberi aba-aba pada Hyun Moo. Di dalamnya ada Yoon Hui Jae. Hui Jae berkata pada Hyun Moo bahwa ia akan pergi ke Seoul.

Hyun Moo meninta uang pada ayahnya untuk pergi ke warnet. Yoon Hui Jae juga meminta Hyun Moo untuk berteman dengan anak-anak yang baik, teman-teman Hyun Moo saat ini tampak tidak baik (sejauh ini Yoon Hui Jae masih sebagai ayah yang normal-normal saja).

Sinopsis Drama Korea Come and Hug Me Episode 1

Yoon Hui Jae membetulkan saluran air salah satu ahjumma yang macet. Saat Ahjumma menceritakan bahwa ia seorang diri tinggal di rumah dan bertanya berapa ongkos yang harus dibayar. Mulailah Yoon Hui Jae berwajah dingin. Ahjumma juga nampak sedikit ketakutan. Tapi kemudian Yoon Hui Jae menampakkan wajah ramahnya kembali dan pergi.

Saat keluar, dia membawa tas besar hitam. Tapi, dia tidak masuk ke dalam mobilnya kembali. Dia masuk ke dalam gang. Berjalan dengan cepat. Dan berhenti di depan rumah yang pagarnya sudah usang kemudian memakai topi.

Bersambung….

 

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *