Sinopsis Drama Beautiful World Episode 1 Part 6

Sinopsis Drama Beautiful World Episode 1 Part 6

Episode sebelumnya ada di sini. dan saya baru tahu sudah ada lapak yang buat sinopsis ini juga lebih cepat pula. Jadi… mari selesaikan 1 saja paling tidak. Wkwkwkw.

Kini giliran Joon Seok yang dinterogasi. “Belakangan ini, aku bermasalah dengan Sun Ho.”

“Masalah apa?”

“Soal…”

“Tidak apa-apa. Santai saja. kita sama-sama pria.”

“Aku pernah mengejek Young Chul.”

“Mengejek bagaimana?”

“Terkadang Young Chul bersikap konyol. Jadi, aku mengejek dia. dan kudorong dia. tapi tidak keras.”

“Sun Ho berkata sesuatu padamu?”

“Ya. dia marah kepadaku karena mengganggu teman sekelas.”

“Young Chul tidak bilang apa pun soal itu.”

“Aku langsung minta maaf kepadanya. Lagi pula, itu salahku.”

“Jadi, kamu dan Sun Ho berkelahi karena masalah itu?”

“Bukan berkelahi. Aku hanya malu karena seluruh kelas melihat.”

“Pasti hubungan kalian menjadi canggung setelah itu.”

“Tidak. Aku menyesal karena tidak bersikap baik kepadanya. Aku merasa bersalah kepadanya.”

“Kurasa dia akan mengerti.”

“Kuharap begitu.” Ucap Joon Seok.

***

Di kantor guru pun mulai sibuk dengan telpon dari orang tua yang macam-macam karena di sekolah ada interogasi.

Pak Lee pun mengangkat telpon dari Ibu Sung Jae.

“Ya… Ibu Sung Jae. Tidak… ini bukan investigasi, polisi hanya ingin bicara dengan mereka. mulai besok, kelas-kelas akan berjalan seperti biasanya. Mereka sudah mulai menebak-nebak. Sun Ho dan Sung Jae berteman, Bu”

Saat sedang menelpon Pak Shin mendekati Pak Lee. Pak Lee masih bicara. “Aku tahu nilai dan suasana itu penting. Tapi itu temannya!!!” dan Pak Lee langsung dipukul oleh Pak Shin…

Pak Lee menurunkan nada bicaranya. “aku tidak marah pada anda. Yaa… aku mengerti maksud anda. Tentu saja aku mengerti. Tentu saja…”

Pak Lee mematikan ponselnya. Pak Shin berkata. “Ketara sekali. “apa yang kamu lakukan?” “mereka harus fokus belajar”. “cepat fokuskan mereka.”seperti itu?”

“Ya.” Ucap Pak Lee yang lemes bgt.

Guru lain berkata. “Jika murid-murid tidak fokus, beberapa orang tua kan membuatlaporan resmi ke Dinas pendidikan.”

Pak Shin mulai berteriak. “Yang mereka lihat hanya pelajaran!!! Mereka tidak peduli anak siapa yang mati.”

***

Ayah dan Ibu sedang menjenguk Sun Ho.

“Sun Ho yaaa… bisa dengar suara Ibu? Kamu dengar bukan? Kenapa kamu di tempat seperti ini? sudah saatnya bangun. ayah, Ibu dan Soo Hoo percaya kamu bisa melewati semua ini. Ibu mohon, bangunlah. Bangunlah, kita pulang sekarang!!!”

***

Pak Bae mengadakan pertemuan. Ia berkata, “Mereka sudah bicara dengan murid, tapi tidak ada hasilnya. Sepertinya beberapa anak bilang bahwa Sun Ho stres karena nilai pelajarannya turun.”

Dirut berkata. “Maka, kini sudah tahu alasan bunuh dirinya.”

“Sepertinya begitu. seperti yang anda bilang. Kita sudah menyiapkan para murid untuk tidak keluar batas. Biasanya pihak sekolah diam soal ini.”

Dirut pun akan menuangkan minuman di gelas Pak Lee. “Tunggu… sebaiknya aku tidak minum.”Ucap Lee.

“Terima sajalah. Dirut yang menawarkanmu.” Ucap Pak Bae.

“Tidak. Aku tidak ingin memaksa siapa pun untuk minum.” Ucap Presdir. “Lagi pula, dia wali kelas murid jatuh itu. tidak benar jika gurunya malah duduk dan minum-minum. Tapi, berduka dan pura-pura simpati itu, sangat mudah bukan? Saat ada tanggul longsor, kita susun kembali. Saat ada kecelakaan, kita yang mengurusnya. Mencegah itu memang lebih baik, aku tahu itu. tapi jika kalian gagal mencegahnya, kalian harus bertanggung jawab.”

“Anda benar sekali.” Ucap Pak Bae.

Pak Myeong berkata. “Kurasa kita perlu melaporkan masalah ini ke Dinas pendidikan.”

“Belum terlambat melaporkannya jika memang harus. Jangan sampai masalahnya makin membesar. Rating kita bisa turun. Dinas pendidikan dan polisi ingin masalah ini diselesaikan secara diam-diam.”

“Aku permisi.” Ucap Pak Lee.

Dirut lanjut bicara. “Orang tua Sun Ho bilang apa?”

“Aku hanya bisa bayangkan perasan mereka. pasti ini mimpi terburuk mereka, sebagai orang tua dari anak-anak….” Pak Myeong belum selesai bicara.

“Pak Myeong… kamu mengerti pertanyaanku?”

Pak Bae menjawab. “Karena ayah Sun Ho adalah guru SMA, sepertinya dia lebih logis. Tapi dia terus menepis bahwa putranya berniat bunuh diri. Dia bilang jika ini bunuh diri, ini disebabkan oleh pihak sekolah. Aku yakin itulah yang dia yakini.”

“Biasanya orang akan menyalahkan orang lain.” Jawab Dirut.

Lanjut ke bagian 7 ya… klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat