Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 23 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 23 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa… walaupun sedikit sekali. Wkwkwk. Kali ini 39 menit. Belum jelas dibagi menjadi berapa bagian. Karena tergantung banget sama cerita di drama.

Wajah Pimpinan Hong kesal saat melihat Seol Ah makan dengan lahap. Ia kemudian sembunyi. “Siapa itu?”

*Tae Rang hanya terlihat dari belakang kemudian pergi.

Pimpinan langsung mengomeli Seol Ah. “Kenapa kamu…”

Seol Ah kaget dengan makanan di mulutnya. Tapi Pimpinan Hong sadar ini tempat umum dan mengingat nasihat pengacaranya untuk memperlakukan Seol Ah dengan baik.

“Itu bagus. Jangan sampai kamu kelaparan. Kamu lemah. Duduk dan lanjutkan makananmu. Aku merasa kenyang dengan melihatmu makan seperti ini. kamu menghabiskan semuanya. Apakah selezat ini.”

“Aku menghabiskannya tanpa sadar. Maafkan aku Ommonie.” Wkwkwkkw

Seol Ah sebenarnya mau keselek karena Mertuanya memperlakukannya dengan baik.

“Siapa lelaki tadi?”

“Dia wali dari Sekretaris Moon.”

***

Polisi yang dulu mengurus masalah Cheong Ah bertemu dengan Joon Hwi. “Dulu waktu akan mengambil komputer gadis itu. Kami melihat seorang pembaca berita.”

“Siapa?”

“Begini… dia salah satu dari mereka yang menghilang setelah sukses sesaat. Namanya Kim Seol Ah atau semacamnya.”

“Siapa? Kim Seol Ah?”

***

Seol Ah dan Pimpinan Hong melihat keadaan Jin U.

Di sisi lain. Ayah Moon berkata. “Aku merasakan jari Hae Rang bergerak baru saja. aku yakin itu.” Pimpinan Hong dan Seol Ah pun mendengar mereka.

***

“Boleh kulihat catatan penyelidikannya?” tanya Joon Hwi.

“Kasusnya ditutup. Mungkin karena dia putra hakim atau kasusnya tentang keluarga konglomerat. Mungkin karena dia dibawah umur.”

“Kamu tidak melacak ponsel mereka?”

“Tadinya mau. Tapi Hakim Hong meminta kami untuk berhenti. Media tbtb meributkan kasus itu. Kurasa dia merasa terbebani. Mereka bisa saja mengungkap semuanya termasuk privasi yang berkaitan dengan kasus.”

****

“Apa hubungan kalian?” tanya Ibu Pimpinan pada Tae Rang tbtb. “Apa hubunganmu dengannya?”

“Aku Haerang Oppa.”

“Ahhh kamu Oppanya.”

“Ah maaf tidak memperkenalkan diri dari awal. Aku Moon Tae Rang.”

“Moon Hae Rang. Moon Tae Rang. Kalian berdua bersaudara.”

“Tapi kenapa anda bertanya?”

“Bukan apa-apa, kita bertemu setiap hari tapi tidak saling menyapa.”

Tae Rang memberikan kartu namanya dan tertera resto di basement Inter Market.

Seol Ah di situasi ini langsung memberikan bekas bekal makanannya. *Seol Ah melakukannya agar Ibu Mertuanya tidak curiga.

Tak lama, Joon Hwi menelepon Seol Ah dan mengajaknya bertemu.

***

“Apakah kakak punya adik perempuan?” tanya Joon Hwi.

“Tidak. Aku tidak punya keluarga.”

“Maksudnya apa tidak punya keluarga?”

“Semua orang punya keluarga pada awalnya. Aku yatim piatu.”

“Maaf. Mungkin ingatanku salah.” Ucap Joon Hwi. *eemmm ngeles.

***

Cheong Ah ada di kediamannya. Memandang uang dari Ibu dan Pimpinan Hong. Juga mengingat ucapan Seol Ah yang menginginkan dia untuk segera menyingkir.

Cheong Ah pun mulai berkemas.

***

Seol Ah resah di rumahnya. Ia mencoba menghubungi Cheong Ah tapi tidak bisa. Hingga ia menekan tombol play di rekaman kiriman Cheong Ah. Isinya adalah percakapan suap antara Cheong Ah dan Pak Cha.

Seol Ah mengingat nasehat pengacaranya untuk menemukan bukti keburukan mertuanya. Ia mendapatkan salah satu yang terkuat.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat