Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 20 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 20 Part 1 – Episode sebelumnya ada di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah mengikuti yaaa…

Tae Rang mengubah makanan yang dibawa ahjumma. Dia mengganti wadahnya, menghangatkan lauk dan mengganti nasinya.

***

“Dari mana kamu dapat ini?” tanya Seol Ah.

“Rupanya kamu sudah tahu. Apa yang terjadi di kepalamu itu? Sesuatu yang berbeda pasti mengalir di pembuluh darahmu karena itulah pertanyaan pertamamu. Aku menemukan di laci Moon. Aneh bukan, istrinya memamerkan kebagahiaan palsu di medsos. Sementara yang lainnya menyimpan baik perasaannya di laci.”

“Ini perselingkuhan.” Ucap Seol Ah.

“Perselingkuhan? Mungkin cinta. Aku tahu putraku. Mungkin yang ia lakukan adalah cinta.”

“Aku tidak akan pernah bercerai. Seret aku keluar seperti binatang, dan aku akan merangkak kembali. Aku akan menempel seperti hantu meski diperlakukan seperti binatang. Bahkan setelah kematianku, aku akan menghantui keluarga ini selamanya.”

****

Yeon Ah dan Ayah butuh uang. Sayangnya, uang dari Seol Ah yang ada pada ahjumma tidak bisa mereka pakai karena ahjumma terus mengancam akan bercerai jika ayah menggunakannya.

****

Ayah Moon menyetrika baju milik Pa Rang. Karena kebanyakan mengobrol, baju Pa Rang gosong. Wkwkkwkw…

***

Seol Ah menemui Ahjumma di kafe.

“Ibu tahu masalah yang ibu timbulkan?”

“Seharusnya ibu tahu. Ibu hanya ingin bertemu denganmu. Ibu sengaja mampir di jam besuk.  Tapi diaaa… aku tidak akan ke rumah sakit lagi.”

“Bukan. Ini bukan salah Omma. Kebohongan Ibu. Kebohongan yang Ibu katakan kepada Cheong Ah. Mungkin Cheong Ah selamat, tapi itu menyiksaku. Ibu tahu itu?”

“Haruskah kami kabur lagi?”

“Ya. Kabur ke luar negeri. Aku akan mengirimkan uang. Bibi iparku ingin bertemu dengan Cheong Ah, dia ingin mengundangnya ke hari 10 tahun di tahun depan. Suruh Cheong Ah sembunyi di tempat lain.”

****

Hakim Hong sudah ada di lingkungan apartemen studio Cheong Ah. Ia bahkan langsung bertemu dengan Cheong Ah yang sedang membawa keranjang cucian.

Mau menyapa. Tapi, ada penghuni lain mengajak Cheong Ah bicara dan mengatakan keluhan bahwa apartemen Cheong Ah bau ikan.

“Aku tidak mau mengatakan ini. tapi kamu harus pindah. Pindah saja. Kim Cheong Ah, kamu tahu apa julukanmu? Sapi yang berumur panjang.”

“Apa? Sapi yang berumur panjang?”

“Selama tujuh tahun, kamu belajar seperti sapi, tapi tidak pernah berhasil. Itu artinya kamu putus asa. Jika kamu cukup pintar, maka kerja fisik saja. kamu kuat…..”

“Maaf. Aku akan segera membersihkannya.”

Hakim Hong mendengar semuanya.

***

Kembali ke obrolan Seol Ah. “Apa maksud Ibu? Jin U yang menyebabkan kecelakaan itu?”

“Jadi, selidiki baik-baik. Jika Cheong Ah benar…. pokoknya cari tahu. Cheong Ah bilang akan memberikan keputusan yang tepat. Bagi ibu, sepertinya dia telah menyalahkan ibu pada keputusan sebelumnya. Kini Cheong Ah hanya ingin meluruskan kejadian sebenarnya.”

***

Tae Rang ingin bicara dengan Seol Ah tapi Seol Ah terus menghindar. Hingga karena nama Seol Ah diteriakkin terus, Seol Ah pun duduk. Tae Rang menyiapkan makanan yang ia bawa. *itu makanan dari ahjumma.

“Apakah kamu menyukaiku?” tanya Seol Ah. Wkwkwkwkkwkw. “Tidak!!!!!!!! “

“Dengar. Aku tidak pernah punya perasaan, minat, dan motif tersembunyi. Makan saja.”

“Terserah!!!! Teriakkan saja namaku setiap hari.” Seol Ah pun pergi.

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat