Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 18 Part 1

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 18 Part 1 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih untuk kalian yang sudah setia baca sinopsis di sini.

“Seharusnya aku berterima kasih lebih cepat. Tapi sepertinya terlambat.” Ucap ayah Moon. Kemudian Seol Ah memberi hormat dan pergi.

***

Tae Rang bilang di foto Hae Rang. “istri bosmu, mengira aku suamimu. Dia pikir kami sama. Jadi, dia melampiaskan kemarahan dan kekecewaan pada kakak. Kakak hanya bisa membantunya dengan cara mendengarkannya. Kamu yang salah, benar bukan?”

*****

Pimpinan Hong pun mendapatkan kabar bahwa ada bukti foto bekas ban di lokasi kecelakaan. Pimpinan hong ingin melenyapkan bukti itu segera.

***

Karena Joon Hwi masih belum mendapatkan kabar tentang “kekasih Joon Kyum” ia bertanya pada ahjumma.

“Aku hanya melihatnya sekali.” Ucap Ahjumma. “Dia berhenti sekolah dan pindah.”

“Dia berhenti sekolah?”

“Doa pasti malu karena sesuatu karena dia pergi tanpa mengatakan apa pun. Kami baru tahu karena set daging yang dikirim ibumu dikembalikan. Entah kenapa ibumu repot-repot menemuinya setiap hari minggu dan membelikannya makan.”

“Ibu bertemu dengannya setiap hari minggu?”

“Ya. Kenapa?”

“Bukan apa-apa.”

****

“Apa maksudmu yang menabrak Baek Rim adalah iparmu?” tanya ahjumma pada Cheong Ah.

“Kita belum tahu siapa yang bersalah. Polisi masih menyelidiki. Kurasa Baek Rim korbannya.”

“Apa? Apa kamu sudah gila? Itu yang kamu katakan pada Unniemu?”

“Tidak. Tapi mungkin aku harus mengatakannya. Banyak hal yang tidak masuk akal.”

“Apa? Kenapa kamu sok menjadi detektif? Kamu bilang polisi masih menyelidiki.”

“Aku tidak tahu soal kakak iparku. Tapi kita kenal Baek Rim. Omma juga.”

“Kenapa itu penting? Baek Rim bukan siapa-siapa bagi kita. Tapi kakak iparmu adalah keluarga.”

“Dia mungkin keluarga, tapi kita tidak pernah bicara.” Ucap Cheong Ah.

“Jangan ikut campur hal ini, Cheong Ah. Menjauhlah dari rumah sakit. Jangan ikut campur apapun.”

“Bagaimana dengan Baek Rim?”

“Kamu tidak peduli pada Unniemu? Apa kehidupannya?”

“Ini bukan masalah masa depan siapa yang lebih penting. Aku hanya ingin membuat keputusan yang tepat.”

“Bagi ibu, Kim Seol Ah, Cheong Ah dan adikmu. Hanya mereka. Tidak yang lain.”

“Ommaa…. bukan hanya ibu mertua kakakmu. Ibu Jeon Kyum…. jika mereka tahu bahwa kamu adalah adik Kim Seol Ah. Jika mereka tahu, kita tidak bisa lolos. Jadi pikirkan dengan baik.”

***

Seol Ah kembali ke rumah mertuanya.

Tapi di dalam rumah, Pimpinan Hong sedang menggeledah kamar Seol Ah. Ia bingung kenapa perhiasan menghilang.

Pimpinan bahkan membuang foto pernikahan Seol Ah dan Jin U.

Seol Ah pun masuk ke kamar saat ibu sedang mengacak-acak.

“Kulihat kamu menggali kuburmu sendiri. Beraninya kamu bermain kotor seperti ini? baik, aku akan memasang batu nisanmu.”

“Apa?”

“Kamu bisa bayar dengan arlohi dan perhiasan yang kamu ambil.”

“Apa? Aku tidak mengerti.”

“Turunlah.”

****

Pimpinan Hong memperlihatkan kontrak pernikahan tentang gono gini.

“Kamu tidak punya anak. Jin U tidak di sisimu. Dua perjanjian tertulis ini…. aku memang sudah meramalkannya. Aku tidak bisa melindungi putraku. Tapi aku bisa melindungi uang putraku. Aku tidak bisa menghentikan Jin U. Tapi bisa menghentikanmu. Bercerailah. Akhiri pernikahan kalian yang tanpa cinta.”

“Ommonieee….”

“Tidak perlu kata-kata lagi.”

Lanjut ke bagian 2 klik di sini.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat