Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 1 Part 3

Sinopsis Beautiful Love, Wonderful Life Episode 1 Part 3 – Episode sebelumnya di sini. Selengkapnya kamu bisa cari tahu di tulisan yang ini. terima kasih sudah mengikuti yaaa…

Permen yang jatuh akhirnya dibuang oleh Koo Joon Hwi. Cheong A mengaduk-aduk tasnya dan kali ini roti jatuh di sepatu Joon Hwi lagi. Joon Hwi marah dan Cheong A malah terpana.

“Kamu tersenyum seperti ini? apa yang kamu lakukan soal ini?”

“Waaahhh… Daebak. Kamu sangat tampan, Ahjussi tentara. Mungkin ini yang terakhir, jadi, aku akan mengatakannya. Aku jatuh cinta padamu ahjussi. Sepatumu bisa dibersihkan. Bagaimana denganku? Aku tidak bisa mencintaimu. Aku tidak bisa melakukan apapun. Ini kali pertama aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Cinta menggelora di dalam hatiku.”

Roti yang jatuh tadi pun dibuang lagi oleh Joon Hwi.

***

Di dalam persidangan. hakim berkata *hakimnya ibunya Joon Hwi. “Tampaknya terdakwa tidak semabuk itu guna melihat jelas atau membuat keputusan logis, jadi, pengadilan tidak bisa menerima pembelaan pengacaranya. Mungkin ini pelanggaran pertama terdakwa. Tapi ini direncanakan dan melibatkan kekerasan kejam. Terdakwa bukan hanya berpura-pura menunjukkan penyesalan. Tapi korban mengalami cidera akibat pelecehan seksual. Terdakwa dihukum 4 tahun penjara.

Keluarga korban pun senang.

***

Di dalam ruangan berita dibacakan. Seol A membacakan berita dengan nyerocos tanpa memberikan rekannya untuk bicara hingga berita ditutup. Rekannya pun kesal.

“Kim Seol A, siapa bilang kamu bisa menutup berita seperti itu? Apa? Tahun 2009 di kores dan keadilan masih bertahan?”

“Maaf sunbaenim. Di makan malam kemarin, anda menyuruhku mengerahkan seluruh kemampuanku saat penutup.”

“Yak!!!! Ada hal-hal yang tidak boleh kamu katakan. Katakan yang cocok dengan suasana tahun 2009. Kamu pikir aku tidak mau mengatakan apapun?”

“Aku tidak memikirkannya baik-baik. Aku akan lebih berhati-hati mulai sekarang.”

“Bos akan panik karena ini. tunggu saja.”

***

Saat Seol A keluar. Ia diberikan segelas minuman oleh rekannya yang lain. Rupanya pria itu naksir. Seol A langsung terus terang. “Maafkan aku sunbae. Standarku sangat tingg. Seperti katamu. Aku tidak waras. Aku mengakui itu.”

“Katamu kamu ingin tahu banyak tentangku.”

“Ya.”

“Apa yang ingin kamu tahu tentangku jika aku tidak pantas diperhatikan?”

“Chaebol. Contohnya, Jo Tae Hyun, putra ketiga dari KM korea. Dan hakim dari keluarga Chaebol yang menjatuhkannya hukuman empat tahun penjara. Aku penasaran dengan orang-orang seperti itu.”

“Bagaimana dengan rasa penasaranmu tentangku?”

“Apa yang mereka makan atau pakai dan bahkan jalan yang mereka lewati pasti berbeda. Aku penasaran di mana mereka makan, apa yang mereka pakai, dan di mana aku bisa menemui mereka, itulah yang ingin kuketahui. Kamu tahu itu, bukan?”

****

Cheong A yang masih di kereta mendapatkan pesan. “Aku sudah sampai. Kamu di mana?”

“stasiun.”

“Kamu hampir sampai. Pemberhentian berikutnya stasiun Kudun.” Seorang anak sekolah lagi nampak membalas pesan. “Aku membawa arang dan obat tidur. tapi aku lupa selotip. Apa kamu membawanya?”

“Aku hanya punya obat tidur.” Cheong A membalas. “Apa kita butuh selotip?”

“Waktu check in di penginapan pukul 15.00. mari kita beli sebelum itu. Aku pria tampan dengan seragam putih.”

“Aku akan mengenalimu pada pandangan pertama.” *kenapa saya duga ini mau bunuh diri bareng?

Kemudian Cheong A berkata pada tentara. “Ahjussi Tentara. Aku turun di pemberhentian berikutnya.” Ahjussi sibuk dengan bukunya. “Ahjussi, mari bertemu di kehidupan berikutnya. Karena aku berada di akhir kehidupan ini.” Cheong A pun memberikan kue. “Dan bisakah kamu mengatakan satu saja untuk kali terakhir. Aku tidak ingat suaramu.”

“Selamat tinggal, Nak.”

“Kalau begitu, selamat tinggal.” Cheong A menunduk. Dan rambutnya malah kejepit di resleting Ahjussi. Wkwkwkw.

Sedangkan kereta berhenti. Karena merasa tidak ada waktu, Cheong A meminta ahjussi turun bersama.

klik di sini kelanjutannya.

Komen dulu aahh…

Btw, saya nonton sambil buat sinopsis ya.. dan yang sms an dengan Cheong A dalah adiknya tentara. Waktu itu, adiknya tentara minta main basket sebagai permintaan terakhir.

Kemudian Cheong A bilang sarange ke semuanya.

Saya yakin keduanya mau buduh diri bareng. Lho beli selotip buat apa?

Btw, di awal aja udah menarik. Nggak aneh ratingnya tinggi.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat