Review Drama Korea VIP (2019)

Review Drama Korea VIP (2019) – Ada kalanya, saya main sana main sini. Jadilah telat gitu cuyy… hahahahha… padahal tadinya pengen banget buat reviewnya usai selesai nonton beberapa hari lalu. Tapi, ada pada, godaan desember yang kuat untuk main-main itu sulit tertahankan. Wkwkwk.

Untuk sinopsisnya, kamu bisa cari tahu di link yang ini. kesan pertamanya ada di tulisan yang ini. seperti biasanya, ini hanya komentar tambahan saja.

Tenang aja, saya nggak banyak spoiler kok. Saya cuma berusaha memberikan sudut pandang dari beberapa sisi saja.

Drama VIP selesai pada 24 desember 2019, agak telat 1 minggu karena ada acara baseball di TV yang bersangkutan.

Jang Nara aktingnya bagus!

Bagus dalam artian yang sebenarnya, emosinya dapet banget, entah itu emosi negatif atau positif. Gemasnya dia pada sang suami juga kerasa banget. Setelah tahun kemarin ada The Last Empress yang Jang Nara diselingkuhin. Saya harap, tahun depan kalau main drama lagi, temanya nggak beginian lagi.

Insaf ngapa insaf…

Lee Sang Yoon adalah aktor yang kebagian jatah dialog yang dikit!

Saya sadar sih, emang karakternya begitu. Tapi di beberapa bagian, kadang kata “minta maaf” sangat amat sangat mengesalkan.

Jawaban pendeknya biasa “ya… baiklah…”

Dan entahlah. Saya kurang respek aja sama lelaki yang karakternya “kurang tegas” dan manya menye gitu.

Kesannya dia akting agak “kagok” gara-gara karakternya.

Drama ini menggiring pada opini siapa yang diselingkuhi diantara 3 dan itu cukup bagus…

Yha, saya nggak akan spoiler. Tapi dari awal hingga pertengahan, drama ini terus menerus begitu. Menggiring opini..

Penonton diajak berpikiran buruk siapa selingkuhan Park Sung Jun. Dan ketahuan juga di episode pertengahan.

Nggak asyiknya adalah episode 1 sampai pertengahan itu membosankan. Amat sangat membosankan. Makanya saya nggak akan masukkin drama ini di rekomendasi drama tahun 2019. Mian.. hahah

Episode justru membaik saat episode pertengahan menuju akhir.

Ending yang Realisis dan Minimalis Drama di atas Drama

Kecewa sama endingnya?

Nggak… kalau saya.

Buat sebagian orang mungkin ingin hal kayak di FTV indosiar, di mana peran jahat kena batunya langsung di ujung. Drama ini berjalan “ngalir” di episode akhir.

Bagi saya itu bukan akhir yang bahagia atau akhir yang bersedih.

Tapi itu adalah akhir yang “dewasa”. Di mana para orang dewasa pada akhirnya lelah dengan kegeraman dan emosi yang ada dan memilih keputusan demikan.

Sama-sama mencoba damai, terutama untuk diri sendiri. Bahagianya mulai dari diri sendiri.

Drama ini kadang saya pikir terlalu lebar…

Apalagi masalah cerita pekerjaan di awal. Kalau dibuat sinopsis padat. Ini bakalan pendek banget. 16 episode *durasi 1 jam dirasa cukup panjang bagi saya. Karena dramanya kerasa“lama”. Beberapa adegan lama terkadang dibuat hanya untuk mengecoh.

Di menuju akhir, kisah Hyun A muncul dan dibahas 4 episode. Rasa-rasanya kok bikin melebar aja. Tapi ya sudah. Pentonton kan tinggal tonton saja. iya bukan?

Dramanya juga cukup gelap (masalah cinematografi). Tapi cantiknya Jang Nara amat sangat mantul sih di drama ini.

Pada akhirnya….

Kesimpulan Review Drama Korea VIP (2019)

Pada akhirnya, nggak kayak tahun kemarin Jang Nara main, drama ini nggak daebak. Belum masuk kategori daebak di mata saya.

Kalau lihat salah satu tempat nonton drama, drama ini penuh dengan komentar ini dan itu… bahkan dengan jahatnya mereka memberikan spoiler. Mungkin penontonnya banyak bu ibu yang tiba-tiba menunjukkan sila ke 3, yaitu persatuan Indonesia. Mungkin mereka gemas dengan pelakor yang lagi-lagi disudutkan pada perempuan.

Saya pikir di sini, Park juga punya kelakuan “buruk” bukan hanya rekan selingkuhannya saja.

Drama ini barangkali menunjukkan bahwa “keterbukaan” pada hubungan sangat diperlukan. Tapi saya pikir bukan hanya itu. Pandangan soal diri sendiri yang “rendah” juga ada di drama ini. apalagi tentang Park yang memandang dirinya, harus selalu “kece” di depan istrinya yang hampir nggak ada celah itu.

Lagi-lagi…

Manusia satu nggak akan pernah selesai mengenali manusia lainnya. Kalau satu wajah ditunjukkan, ada 99 wajah tersembunyi.

Tapi, hidup terlalu singkat untuk diisi dengan kecurigaan.

Udahh…. karena desember ini waktunya bakalan lebih singkat lagi. Saya mau nonton drama lain. Liburan telah usai. Dan kemarin saya lagi ngetik surat lamaran pekerjaan.

Hoho…

 

Advertisements

You May Also Like

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!