Review Drama Korea The K2

Berikut merupakan review drama korea the k2 yang ditayangkan tvn pada tahun 2016.

Kayaknya mesti kurang-kurangin nonton kdrama deh? Eh tapi gimana coba? Ini ada Ji Chang Wook gini? Nggak mungkin nggak ditonton kan? Oke, lanjut nonton The K2, haha. Awal-awal nonton baru sampai episode 10 doang dan karena saya sakit dan nggak bisa kemana-mana jadi bisa kelar dalam sehari doang dari episode 11 sd 16. Yeahhh… Masih tergolong kdrama baru dengan tanggal release 23 september sampai 12 november 2016, sebelum Goblin.

revied drama korea the k2

Saya buat dalam bentuk list tentang kdrama The K2. Kenapa saya suka, kenapa saya nggak suka, kenapa bingung, kenapa protes? Pokoknya yang kepikiran setelah menamatkan 16 episodenya. Yu mariiii…. Spoiler abis-abisan nih!!! Yang belum nonton mending jangan baca aja, hehehe…

  1. Sosok Anna

Diperankan oleh Yoona yang hits itu. Denger-denger katanya doi juga dipuji-puji karena aktingnya di drama ini… oh begitukah? Menurutku kok biasa aja ya? hahaha *ditimpuk fans Yoona.

review drama korea the k2

Di awal-awal episode sampe episode 8, coba deh perhatikan. Yoona muncul bentar-bentar. Kalau nggak dibagian awal ya dibagian akhir episode. Porsi Ibu Tirinya (Choi Yoo Jin) malah jauh lebih banyak dengan Ji Chang Wook. Jadi, menurut saya peran utama wanita disini bukan Yoona tapi Song Yoon-A (namanya sama yohhh).

Ini penulisnya mau buat Anna kaya gimana sih? Fobia sosial diawal-awal tapi kok terkesan fobianya mengada-ada biar manis doang? Biar bisa ada adegan berselimut bareng Ji Chang Wook gara-gara si Yoona takut-takut nggak jelas gitu? #Momosirikaja.

Secara pribadi, jujur aja kurang suka kalau peran utama wanitanya kok malah manya-menye gini, nangis mulu, terkesan lemah, terkesan ingin dilindungi, jadi korban, tidak melawan, plin-plan alias bisa dipengaruhi pihak tertentu yang sebenarnya jahat dengan segala kepentingannya, jadi bahan tawanan terus sampe episode 16. Karena demikian adanya, saya malah percaya kalau Ji Chang Wook jatuh cinta karena kasian doang. Cian Anna.

  1. Healer is back

Sudah nonton Healer? Berasa mirip nggak sih karakter tokohnya dengan Lee Jae Ha alias k2?  Apa mungkin karena suksesnya Healer makana JCW dapet karakter yang mirip-mirip gini?

review drama korea the k2

Di episode awal yang K2 masih diuber-uber baik di Eropa atau Korea, JCW kok badannya lebih beriisi dari sebelumnya ya? jauh lebih berisi dari pas main Healer dan Empress Ki. Kulitnya juga lebih coklat, walaupun kembali putih lagi di episode pertengahan sampai akhir. But, menurutku JCW lebih “manusiawi” gantengnya kalau kulitnya sedikit lebih gelap yes??? *sempet ya komentar begini.

Untuk aktingnya sendiri. Okelah… Moga aja kedepan Ji Chang Wook dapat peran yang lebih manis, dari kemaren-kemaren baku hantam terusssss….

  1. Samunim

Si Nyonya yang satu ini rasanya sangat mengerikan dan ingin dimaki sekaligus ingin dipeluk. Apalagi kalau udah akting ketawa-ketawa, kok rasanya doi psikopat sangat. Aktingnya war biasakkk, eh tapi berasa kemudaan nggak sih? Kok kadang mirip sama Song Ji Hyo ya?

 

review drama korea the k2

Dibanding dengan Yoona, saya lebih suka Song Yoon-A dari sisi karakter dan akting. Si Samunim lah peran utama wanita disini, wanita dengan kekuasaan dan uang yang mengerikan. Wanita yang tahu bagaimana membuat lawannya bisa jungkir balik ketika melawannya.

Oh iya, tentang Cloud Nine. Sebuah ruang rahasia di kantor JSS yang super canggih itu, cermin yang bisa ditanya tentang apa saja. Berasa mirip google nggak sih? Google yang lebih detail informasinya. Si Nyonya pernah bilang ke K2 kalau “cermin” itu adalah dirinya. K2 diberi akses penuh untuk di Cloud Nine beserta cerminnya. Bahkan Samunim bilang kalau K2 bisa bertanya apa saja mengenai dirinya pada cermin jika K2 ragu. Tapi??? Si Dodol K2 nggak peka juga maksud dari Samunim. K2 tidak pernah bertanya tentang Samunim di cermin. K2 tidak sadar bahwa ketika Choi Yoo Jin memberi akses penuh pada “cermin” adalah sama saja dengan menyerahkan dirinya. Alias, Choi Yoo Jin jatuh cinta pada Kim Jae Ha sejak adegan bawa mobil yang ugal-ugalan yang keren banget itu.

  1. Jang Se Joon

Suami dari Choi Yoo Jin, ayah biologis dari Anna, seorang politikus dan kandidat presiden yang sebenarnya hanyalah seorang player yang tidak bisa melindungi orang-orang yang mencintainya. Untunglah dia bukan peran utama, kalau Jang Se Joon jadi peran utama nanti judulnya jadi The Kampet.

review drama korea the k2

Alasan utamanya mencalonkan diri menjadi presiden adalah untuk melindungi Anna dari Choi Yoo Jin istrinya. Sekuat itukah seorang Choi Yoo Jin sampai-sampai membuat seorang ayah harus jadi presiden dulu supaya bisa melindungi anaknya? Hah? Kok saya merasa alasan itu sangatlah mengada-ada ya? bukannya Jang Se Joon memanglah lelaki dengan ambisi yang luar biasa? Buktinya dia meninggalkan Umh Hye Rin (Ibu biologis dari Anna) dan Anna anak kandungnya sendiri. Dia juga menikahi anak Chaebol (Choi Yoo Jin) karena ambisi busuknya? Jika memang benar karena untuk melindungi Anna, kenapa dia tidak pernah benar-benar melindungi anaknya? Mengapa dia harus meminta orang lain (Kim Jae Ha) untuk melindungi anaknya?

  1. Sekertarisnya Samunim/ Kim Shiljang

Itu lho dia yang rambutnya nggak bisa gerak itu aking lempengnya? yang nggak pernah senyum itu. siapa sih? Sekertaris Kim?

review drama korea the k2

Berhubung kadang-kadang kdrama ini mengingatkan saya sama Yong Pal karena diisi dengan karakter wanita penuh dendam. Mulai deh saya “berprasangka buruk” sama sekertaris yang satu ini. walaupun sempat terbukti dipertengahan kalau dia tidak menyukai K2 dan menginginkannya mati. Saya kira dia bakal mengkhianati Samnumim atau apalah gitu. Ternyara nggak cuy… Dia pengikut setia rupanya.

  1. Ahjussi Botak

Ada karakter ahjussi tua botak yang menjadi guru bela diri di JSS. Doi juga pernah main di Yong Pal, jadi Bos para preman dan lumayan jadi peran pembantu yang diperhitungkan juga. Rasanya kok masa Ahjussi Botak cuma jadi peran pembantu biasa di The K2? Nggak mungkin… nggak mungkin… DAN!!! Bener nih firasat saya kali ini, siapa Ahjussi botak ini sebenarnya? Terjawab di dua episode terakhir.

review drama korea the k2

  1. Tentang Choi Yoo Jin dan suaminya dulu

Jujur ya, daripada ngeliat Yoona yang joget-joget pas nemu ramen. Alasan kenapa Choi Yoo Jin jadi Samunim mengerikan itu lebih menarik buat saya. Kenapa cerita tentang masa lalu Choi Yoo Jin tidak dimunculkan lebih dalam? Apa yang membuat anak sulung dari keluarga kaya bisa jatuh cinta pada seorang Jang Se Joon. Tentang Choi Yoo Jin yang menentang perintah ayahnya? Tentang dia dan saudara tirinya yang nggak kalah jahat itu. Tentang patah hatinya Choi Yoo Jin. Sumpah, adegan Yoona yang nggak bisa nyalain kompor gas itu kurang penting *ditimpuk fans Yoona lagi.

  1. Raniya

Uhhh, sayang sekali dia cuma muncul bentar. Doi tunangannya Kim Je Ha sebelum ketemu Go Anna. Sebelum negara api menyerang mereka terlihat bahagia (baca: Park Kwan So). Adegan mereka berdua nggak bisa dilupain; ngobrol-dilamar-lepas hijabnya???-and then….. hahaha. Btw, mata Raniya cakep banget dahh…

review drama korea the k2

  1. Ending

Kalau adegan kissing di Barcelona diartikan sebagai akhir yang bahagia. Kok saya nggak ngerasa gitu ya? Kalau bagi kacamata Kim Jae Ha itu mungkin akhir yang bahagia, Park Kwan So musuh besarnya sudah dipaksa bunuh diri? Bingung saya sama endingnya Park Kwan So yang dipaksa bunuh diri.

review drama korea the k2

We? We? We???? We? Kenapa seolah-olah semua penjahat dipaksa mati di episode 16 demi adegan kissing di Barcelona.

Untuk Anna yang kerjaannya nangis mulu dari awal episode dan tiba-tiba ketiban durian runtuh, alias jadi satu-satunya ahli waris dari kekayaan Ayah dan Ibu Tirinya… emmmm… Cuma pengen bilang “Anna kamu mendapatkan sesuatu yang sama sekali tak kamu perjuangkan. What a lucky girl!” prettt yahh… kesel kesel….”. *ditimpuk fans Yoona terus.

Tarik napas dulu.

Pokoknya nggak suka sama endingnya. Kenapa Choi Yoo Jin nggak ditolong? Kenapa juga Si Kampret Jang Se Joon malah bilang ke istrinya “Maukah kau menjadi temanku ke neraka?” heh Ahjussi!!! Yang ada tuh ya suami mengajak istri ke surga, kurang neraka apa coba hidup yang sudah ahjussi berikan ke Choi Yoo Jin. Hah?

Buset, ini ngetik ampe seribu kata kelewat begitu aja, hahaha. Berasa nggak ada remnya. Ya begitulah pokoknya… yang jelas The K2 itu drama TVN yang makin apik aja…

Saya suka dramanya, tapi nggak suka endingnya…

Poor Choi Yoo Jin…

Advertisements

9 tanggapan untuk “Review Drama Korea The K2

  • 24/11/2017 pada 2:44 AM
    Permalink

    Emang kasian choi yoo jin ngga tertolong, hidupnya juga kasian. Setauku jang se joon bukan bilang neraka, tapi akhirat. Endingnya ngga buruk juga toh jang se joon mati dan mengakui semua kesalahannya terhadap anna dan termasuk ke choi yoo jin.

    Balas
    • 24/11/2017 pada 4:31 AM
      Permalink

      Seingatku terjemahannya bilang neraka. Tapi ya nggak tahu juga apa yg bener, nggak bisa bahasa korea akunya hehehe.

      Balas
  • Pingback:Review Drama Korea Prime Minister and I - Besok Sore

  • 31/01/2018 pada 8:05 PM
    Permalink

    Pertama nntn maz JCW healer.trus trouble partner..tggl K2 nh blm liat.makanya liat review nya dl tar nntnnya.

    Balas
  • 03/05/2018 pada 12:25 AM
    Permalink

    Benci banget ya sma yoona??
    Gw sampe ngakak baca nya, emang bener sih kenyataan nya gitu,, tpi emng disitu drama tentang anna yang hidup nya menderita, jadi dari awal dh menderita nah pas akhir dikasih kekayaan deh,, tapi emng bener si nyonya choi itu cinta sama k2? Aku masih ragu..

    Balas
  • 19/01/2019 pada 12:49 PM
    Permalink

    Maaaaak sama, menurut ku romance antara K2 sama anna terlalu dipaksain.
    Apalagi yg anna joget2 gak jelas gara2 ramen trus si K2 nya senyam senyum sendiri ngeliatnya? Duhh menurutku terlalu cepet, untuk seorang yg punya tunangan nati ketembak didepan matanya sendiri rrus ngeliat cewek gak bs masak ramen langsung jatuh cintrong? Hmmm -_-
    Padahal setting nya ud bagus menurutku, actionnya juga keren, tp romancenya maksa
    Lebih seneng romancenya Healer malah yg alurnya lebih natural dan “lebih bs diterima” menurut eyke

    Balas
  • 04/02/2019 pada 1:48 PM
    Permalink

    Anna disini pemanisnya ajja sih….walaupun aku sempet ngeri juga si Anna bakalan berakhir di tangan ibu tiri..tapi mungkin kita sama min..sindrom second lead female kayak itu loh..lady mishil yg legendaris…atau mungkin dayang istana choi di jewel in the palace…sorry curhat.

    Balas

Tinggalkan Balasan ke moses Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat