Review Drama Korea My Unfamiliar Family (2020)

Review Drama Korea My Unfamiliar Family (2020) – Kesan pertamanya ada di tulisan yang ini yaaaa. Jadi, seperti biasanya tulisan ini hanyalah tulisan tambahan usai nonton sampai 16 episodenya.

Yapppp. Gimana? gimana dalam perjalanan nonton sampai selesai?

Edan Bagus Banget!!!!

Senangnya hati saya mendapatkan drama korea yang bagus.

Bagus di sini adalah bagaimana sebuah drama bisa nyambung sama kehidupan apa adanya. Tema besarnya adalah di mana anggota keluaga saling tidak mengenal satu sama lain.

Sebuah lingkungan yang katanya adalah yang paling dekat dengan hidup kita. Tapi mengandung paradoks, bahwa sesuatu yang dekat adalah sesuatu yang jauh pula. Nonton drama ini itu, per episodenya seperti dituntun pada masing-masing luka, luka yang awalnya terlihat tidak ada. Tapi luka itu diam-diam ada.

Mungkin kita sering lihat keluarga yang harmonis, rukun, saling mendukung satu sama lain. Di sisi yang lain, kita juga membenarkan adanya keluarga yang tidak harmonis. My Unfamiliar ini ada di tengah kemudian maju dan mundur.

Terkadang keluarga Kim dalam drama ini terlihat harmonis, menyenangkan, dan normal. Terkadang, di banyak sisi, mereka hanya orang-orang yang saling tahu tapi tidak begitu mengenal masing-masing.

Lagi-lagi… ya, keluarga, bukankah memang begitu adanya.

Melukai

Pernah dengar kalimat ini, orang yang melukai kita adalah orang yang paling dekat dengan kita. Salah satunya adalah keluarga.

Ada seorang Omma yang nggak tahan dengan suaminya. Suaminya (Pak Supir Lee) merasa tidak pantas ada bersama istrinya karena rasa rendah diri, menyimpan tanggung jawab yang besar seorang diri, merasa bersalah pada putri sulungnya karena alasan di masa lalu. Kemudian sang istri hanya membiarkan kesalahpahaman menumpuk hari demi hari, kemudian berganti dengan tahun.

Putri Sulung Pertama, hatinya nampak keras. Mulutnya mudah melukai orang lain. Tapi dia juga yang paling tegar. Pernah menjadi tulang punggung saat ayahnya mengalami kecelakaan. Hidupnya dengan suami tidak harmonis, yang sekali lagi adalah ketidaktahuan masing-masing. Kedua pasangan nampak serasi. Tapi keduanya sama-sama dipertemukan dengan perasaan ini : Ingin menjauh dari keluarga mereka dengan membangun keluarga baru,

Familiar nggak sih?

Ya ‘kan? Biasanya ada saya orang-orang entah perempuan atau lelaki yang merasa tidak tenang di keluarga inti dan menginginkan keluarga baru sebagai “pelarian”.

Putri Sulung Kedua. Anak tengah yang terbiasa menjadi penengah. Hidup di apartemen miliknya, di mana ia pun ingin kabur dari keluarga inti. Punya hubungan dengan bosnya dan masuk dalam hubungan orang ketiga.

Punya sahabat yang diam-diam sama-sama saling suka. Di sini nih yang saya suka lagi. Kisah sahabat jadi cinta yang super pelan banget. Sama-sama woles dan akhirnya diam-diam mau membuka diri juga. Tentunya setelah mengenal satu sama lain. Bahkan romance di sini terasa begitu manis tanpa gula. Hanya waktu kebersamaan mereka yang membuatnya menjadi manis.

Saat Park Chan Hyuk membuka kisahnya tantang kenapa dia nggak bisa nyetir mobil juga pada Kim Eun Hee, itu juga dapat banget. Gombalan Chan Hyuk pada Eun Hee juga natural banget. Ada gitu yaaa. Cowok yang begini perhatiaannya sama keluaga cewek. Sampai dekat sekali.

Putra bungsu, Maknae. Tinggal bersama keluarga saat dua kakaknya sudah misah. Terlihat ceria dan seperti anak yang jauh dari luka. Tapi sama-sama ingin pergi dari keluarga intinya. Yang paling menyedihkan adalah terlihat bahagia padahal tidak bahagia bukan?

Pergi.

Pasangan dengan tiga anak. memutuskan untuk lulus dari pernikahan dan menjual apartemen mereka.

Tiga anak dengan masalahnya masing-masing yang ingin pergi di waktu yang berbeda dengan kesadaran yang berbeda.

Mereka ingin pergi dari keluarga. Tapi, seberapapun hati memilih pergi. Hati akan merasa tidak bahagia. Sama seperti yang dikatakan oleh Maknae. Akhirnya, mereka masih ada satu sama lain dengan lukanya.

Tidak ada tema menyembuhkan, masing-masing dalam perjalanannya mencari kelegaan hati masing-masing. Menemukan cinta masing-masing dan membebaskan diri masing-masing tanpa perlu pergi atau kabur.

Ahh mending ada tawanya juga.

Saya nggak jarang nangis pas nonton. Bukan banyak nangis kayak nonton Mother. Tapi emang nangis di beberapa adegan yang begitu mengiris. Atau mungkin saya juga diam-diam memikirkan keluarga saya sendiri.  Sama kayak kalimat Eun Joo, seperti membuka lemari dengan isi barang-barang yang penuh. Kemudian barang-barang itu berjatuhan.

Bersyukur aja, penulisnya masih naro adegan yang lumayan lucu. Kayak adegan di dalam mobil saat Yoo Min Woo (diperankan oleh Kwon Wol) ngobrol sama Emaknya di telepon. Yeaah, keluarga itu nggak selamanya bikin luka.

Kesimpulan Review Drama Korea My Unfamiliar Family (2020)

Sebuah drama yang nggak berisi Chaebol  sana sini dengan kekuatan uangnya. Drama My Unfamiliar Family hadir dengan segala kekuarangan diri dalam anggota keluarga, hidup yang nggak pernah sering berjalan mulus dari yang kita inginkan.

TVN kali ini bener-bener bikin drama yang bagus lagi. Apalagi tentang keluarga. Nyampe banget ke hati. Ratingnya masuk 3 sampai 5 %.

Dan yhaa. My Unfamiliar Family adalah salah satu drama dengan tema keluarga yang terbaik.

Kemudian saya terdiam.

Kita pasti selalu ada dalam kesalahpahaman, tidak bisa menunjukkan emosi yang sebenarnya, merasa berjuang sendirian padahal punya keluarga. Kita juga punya banyak hal yang kita sesali untuk sesaat.

Kalau ada yang komen drama ini Majkang maka terlaluan banget orangnya. Hahha.

Drama model begini tuh layak dapat perhatian lebih lhooo…

Drama ini selesai 21 juli 2020. Semacam hadiah di pertangahan tahun. Terima kasih, Kim Eun Jung writter-nim, dramanya bagus. Terima kasih untuk para pemain juga, kalian main bagus.

Dan kalian yang membaca di besoksore.com sejauh ini. terima kasih.

Advertisements

You May Also Like

2 Comments

  1. Akhirnya kelar jg reviewnya. Sengaja ga mw nonton deama ini sblm mimin kasih review. Makasih ya mimin, tetep semangad. Sll ditunggu review2nya.

Tinggalkan Balasan ke besoksore Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!