Review Drama Cina You Are My Destiny (2020)

Review Drama Cina You Are My Destiny (2020) – Sejujurnya, ini adalah tulisan pertama di besoksore tentang drama cina. Seperti yang sudah kalian ketahui, biasanya besoksore lebih ke drama korea yang sesekali membahas drama jepang.

Alkisah….

Dulu kala, sebelum badai drama korea menyerang. Saya adalah pecinta drama Taiwan karena ditayangkan di SCTV, RCTI dan Indosiar.

Zaman Meteor Garden, MVP Lovers, sampai Twins. Banyak pokoknya. Saat itu saya masih SMP dan dunia hiburan zaman dulu benar-benar berbeda seperti sekarang.

Adanya internet belum seperti saat ini. kecanggihan ponsel belum seperti saat ini. Maka sebagai remaja yang haus hiburan, demenlah saya dengan mudahnya sama tayangan-tayangan yang ada di TV.

Termasuk telenovela juga lho. Makanya saya merambah nonton serial spanyol yang ada di Netflix.

Untuk saat ini. Tayangan TV lebih saya benci daripada saya sukai. TV nasional biasanya lebih menjual rating dan acaranya kurang beragam. Pengennya nanti kalau punya uang cukup, saya pengen beli smart TV gitulah. Duh kapan yaaa? mana zaman isinya corona. Nyari uang buat makan aja kalau dapat sudah bersyukur banget.

*dan selalu curhat.

Kenapa sih nonton Drama Cina?

Simple sih. karena saya suka sama versi koreanya yang dimainkan Jang Hyuk dan Jang Nara di Fated to Love You. Zaman itu nontonnya di DVD bajakan dan sumpah saya jatuh cinta. Saya juga terperangah sama kemampuan akting dan kegantengan Jang Hyuk.

Hati pecinta om-om ini memang susah untuk dipungkiri ya?

Berbekal pengalaman di masa lalu yang tak terlupakan itu. Makanya saya nonton versi cinanya. Sekalian mau dapat pengalaman baru juga. Gimana sih rasanya nonton drama cina?

Emmm…

Agak Membandingkan Sama Versi Korea

Ketika sebuah karya sudah diremake sana dan sini. Apalagi sudah nonton di versi korea. Kepala saya tentu saja membandingkan.

Banyak sekali perbedaan tapi jalan ceritanya “sejenis dan selaras”

Misalnya, dulu jalan-jalan ke Macau, kali ini mereka jalan-jalan naik kapal pesiar mewah dan wik wik di sana. btw, apakah saya adalah pemerhati wik wik yaaa. kok ngeh aja urusan ginian.

Bagian wik wiknya nih yang nggak suka. Kesannya nggak jelas aja gitu gimana awal mulanya nggak cuma di bawah pengaruh alkohol doang gitu. Nah terus mereka kan ada di kepulauan Bahama, karena kisah lamaran yang gagal, akhirnya malah ngelamar si cewek dan dapat sertifikat nikahnya.

Jadi, secara di atas kertas, anak mereka bukan anak haram gitulah.

Emmm…

Para perannya juga masih muda-muda. Beda banget sama Fated to Love You. Beberapa peran juga kayak dipaksakan seperti nenek yang masih muda tapi rambutnya dibuat putih semua. Orang-orang akan tahu sih, itu Nenek belum pas untuk memerankan nenek. Rambut putih tidak menimbulkan kesan tua sama sekali.

Karena panjang episode drama cina itu panjang yaaah jadi banyak kisah yang dipanjang-panjangin gitu. Episode drama cina kali ini 36 episode dengan durasi sekitar 45 menit perepisode. Tayang original pada 5 Juni 2020 dan selesai pada 23 juni 2020.

Gilanya nih, drama ini punya banyak versi adaptasi, awalnya drama Taiwan, kemudian dibuat di korea, dibuat lagi sama orang Thailand, dan kali ini sama Cina. Cina emang yaaa? nggak mau kalah dong.

Keluhan Manusia Newbie dalam Drama Cina

Nonton drama cina itu mengingat nama perannya susah banget. Apalagi pelapalannya. Namanya udah kayak percakapan semua. Beda sama drama Jepang atau Korea. Kuping saya juga lumayan “kaget” sama bahasa Cina. Banyak bahasa yang seperti berdesis.

Hal kayak gini emang wajar sih. naahh dulu aja pas nonton drakor pakai bahasa aslinya sampai minum paramex saking kepala puyeng dan nyut-nyutan.

Cinematografi juga kayaknya terlalu dibuat “terang”. Jadi, kesannya silau gitulah dramanya. Apa cuma drama ini aja yaa? drama lain gimana guys?

Beberpa adegan juga terasa janggal.

Kesimpulan Review Drama Cina You Are My Destiny (2020)

Ibarat sebuah resep. Drama ini sudah punya resep yang enak. Ketika kokinya diganti, koki hanya menambahkan beberapa bumbu dan sedikit mengurangi bumbu tanpa boleh menghilangkan benang merah utamanya.

Saya nggak nonton versi Taiwannya. Itu sudah lama banget ya? tahun 2008. Itu saya jelas masih muda belia. Belasan tahun. Pemainnya aja Joe Chen, sekarang dia 41 tahun, pernah tahu drama-drama sebelumnya dan aktingnya bagus.

Versi koreanya? Aahh itu suka benget juga.

Untuk versi Cina, nggak buruk laahhh. Wong ceritanya sudah laku di mana-mana kok. Saya yakin kalau yang baru nonton satu versi aja pasti udah suka. Dulu waktu zaman Jang Nara nangis anaknya mati, saya juga ikut nangis. Mereka balikan. Saya ikut bahagia.

Yaahhh. Tapi kalau boleh memilih. Saya lebih memilih versi koreanya aja sih ya.

Kenapa?

Yaaa anggaplah semacam cinta pertama sama jalan ceritanya.

Pengalaman pertama memang sulit dilupakan bukan?

 

Advertisements

You May Also Like

7 Comments

  1. Sebenernya drama cina jg ga kalah sama drama korea, emang kalo org yg udah lama di drakor pasti bakal asing sama drama cina. Dulu aja aku yg anti bgt nonton drama cina dipaksa temen ku nonton akhirnya ketagihan, secara bbrp tahun terakhir udah ngabisin 170 drakor + 60 film korea, jd kalo pindah haluan berasa nyelekit aja.
    Aku sih nge rekomen bgt drama cina yg viral sekarang:
    – a love so beautiful
    -gogo squid
    -love 020
    -meteor garden 2018
    -my girlfriend is alien
    -put your head on my shoulder
    -the romance of tiger and rose
    Coba aja dulu tonton, kali aja lagi bosen nonton drakor kaya aku, eh malah nagih wkwkwk

    1. wkwkwkkwkw. kaaaakkkkkk itu drakornya yang ditonton banyak bener.

      Dracin yang diikuti juga banyak juga ya?
      mau jadi pengulas nggak? bisa nulis nggak nih? keknya boleh juga tuh.

    2. setuju sama komen di atas. the romance of Tiger and rose. bagus min.. barusan selesai nonton bbrp hari lalu n lumayan membekas ceritanya.

  2. Udh nonton versi taiwan nya…bagus kok versi taiwan..tp ttp yg paling dsuka yg versi korea..#pling inget ketawa janghyuk yg khas bgt…hahhaaha..apalgi di akhir2 episod pas udh potong rambut.. aduhh makin cakep ini lakik..😍wkwk

Tinggalkan Balasan ke ghina nisar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!